Waspada dengan Topik Pembicaraan ini dalam Lingkungan Kerja Anda

topik pembicaraan yang harus diwaspadaiLingkungan kerja adalah lingkungan dimana banyak profesional terlibat, dari berbagai ragam keyakinan, budaya dan pendidikan. Meskipun dominan lingkungan kerja akan diisi oleh orang-orang yang bersikap profesional dan hanya membicarakan urusan profesional, namun hal-hal yang bersifat personal akan tetap muncul baik sengaja maupun tanpa sengaja.

Beberapa topik pembicaraan akan memicu hubungan komunikasi yang renggang dengan rekan kerja Anda. Dan topik tersebut sebaiknya diwaspadai dan dihindari sedapat mungkin untuk dibicarakan. Diskusi mengenai subyek kontroversial akan menyebabkan Anda dalam kesulitan dan bermasalah dengan lingkungan. Berikut ini dikutip dari about.com adalah topik-topik pembicaraan yang perlu dihindari. Cobalah berbicara mengenai topik yang umum dan aman seperti tentang makanan, film atau musik.

1.  Agama

Agama adalah urusan pribadi seseorang dan keyakinan mereka terhadap kehidupannya. Meski Anda tidak harus menyembunyikan status kepercayaan Anda, namun mendiskusikannya dengan rekan kerja akan berpotensi membuka sebuah pertentangan dan konflik. Setiap orang sangat sensitif dengan hal tersebut dan hindarilah Anda membuka topik diskusi mengenai agama dan keyakinan.

2.  Politik

Urusan politik adalah ranah yang lebih luas dan menjadi konsumsi publik. Perbedaan politik dapat menjadi pemicu hubungan personal kurang baik, meski Anda atau rekan kerja akan berusaha tetap profesional. Biarkanlah urusan politik menjadi pembahasan media dan tidak menjadi bahan pembicaraan di lingkungan kerja Anda.

3.  Kehidupan Pribadi

Mengapa Anda harus bercerita mengenai kehidupan pribadi dengan pasangan? Bukankah hal tersebut sangat privasi dan tidak menjadi konsumsi orang lain selain pasangan Anda. Selain itu hal tersebut dapat membuat orang lain tidak nyaman. Namun jika memang terpaksa Anda harus curhat, sebaiknya yakinkan ada teman baik yang dipercaya akan mendengarkannya.

4.  Masalah Keluarga

Masalah keluarga yang menjadi bahan pembicaraan dalam llingkungan kerja Anda akan menggambarkan bahwa Anda tengah terganggu dengan hal tersebut dan berpotensi mengganggu pekerjaan Anda. Masalah pribadi Anda pun akan berpotensi menjadikan bawahan melihat kelemahan Anda, dan merongrong otoritas struktural kerja Anda. Selain itu Anda dapat menjadi bahan gosip yang kurang baik di lingkungan kantor.

5.  Aspirasi Karir

Jika Anda merasa bahwa karir saat ini adalah sebuah batu lompatan untuk kesempatan lebih besar dan lebih baik, maka Anda akan menjadi sasaran pertanyaan akan loyalitas oleh atasan atau rekan kerja. Meskipun Anda bergerak naik dalam organisasi saat ini, maka biarkanlah performa dan prestasi yang berbicara. Biarkanlah atasan Anda melihat sendiri bahwa kinerja Anda memang merupakan sebuah jalur percepatan dalam karir, tanpa Anda harus bercerita atau membahas mengenai rencana ke depan tentang pekerjaan dan karir.

6.  Masalah Kesehatan

Jika Anda mempunyai masalah kesehatan yang cukup krusial, maka jangan terlalu optimis membicarakannya dilingkungan kerja. Jika Anda menjadikan hal ini sebagai topik yang sering dibahas, maka rekan kerja atau atasan Anda menganggap bahwa kesehatan menjadi pencegah bagi performa kerja Anda. Jikalau Anda memang mempunyai permasalahan serius dengan kesehatan maka lebih bijak jika didiskusikan dengan atasan Anda, tanpa harus menjelaskannya secara detil.

Leave a Reply