Total Quality Leadership dalam Penerapan TQM

Peran Kepemimpinan dalam Pengembangan Sistem Manajemen Talenta yang Berkualitas sangat Penting.  Anda mungkin tidak asing dengan istilah Total Quality Management, namun kelanjutan dari Keberhasilan TQM tidak luput dari Kepemimpinan itu sendiri.  Karena itulah Dr. Joseph M. Juran mengindentifikasikan Unsur-unsur Revolusi dalam Kualitas di Jepang.  Secara Global berikut hal yang sangat berpengaruh dalam Keberhasilan Jepang dalam TQM yakni:

  1. Manajer Atas mengambil Tanggung Jawab Manajemen Kualitas (Quality Management).  Setiap Manajer Atas sangat intens dan peduli dengan Kualitas, sehingga berpengaruh pada keseluruhan siklus dalam Level Organisasi.
  2. Manajer Atas melakukan Pelatihan kepada Seluruh Hierarki dalam Proses Manajemen Kulitas.  Kepedulian tidak hanya dalam Kebijakan, namun juga sudah menyentuh sisi Teknis Pelaksanaan.
  3. Manajer Atas melakukan Perbaikan Kualitas pada Tingkat Revolusioner, dimana pada koridor ini masih banyak Level Bawah yang belum berani mengambil Keputusan, sedemikian Manajer Atas menjadi Naungan Pelaksanaan di lapangan.
  4. Manajer Atas melibatkan partisipasi Angkatan Kerja (Karyawan)
  5. Manajer Atas menambah Sasaran Kualitas pada Rencana Kualitas.

Tampak Jelas bahwa Komitmen yang kuat dari Manajemen Puncak menjadi Faktor Keberhasilan Dinamika Perbaikan Kualitas dari Organisasi dan Perusahaan.  Kepemimpinan dalam TQM sangat berperan besar dalam keberhasilan Implementasi TQM, dimana Manajemen Puncak perlu Terlibat Aktif dalam Penerapan maupun Perencanaan.

Dr. Juran menyatakan Komitmen Manajemen Puncak dalam TQM adalah Perlu namun hal ini Tidaklah Cukup.  Melakukan Tindakan terhadap Komitmen dalam perusahaan dibutuhkan Elemen Manajamen Kualitas yang paling penting yakni Kepemimpinan.  Komitmen oleh para Leader (Manajemen Puncak) dalam Total Quality Management memerlukan kunci tugas sebagai berikut:

  1. Menetapkan Dewan Kualitas
  2. Menetapkan Kebijakan Kualitas
  3. Menetapkan dan Menyebarluaskan Sasaran Kualitas
  4. Memberikan Sumber Daya (Resources)
  5. Memberikan Pelatihan yang Ber-Orientasi pada Pemecahan Masalah Kualitas
  6. Memberntuk Tim Perbaikan Kualitas yang Bertanggung Jawab pada Manajemen Puncak untuk Menyelesaikan Masalah Kronis
  7. Merangsang Perbaikan
  8. Memberikan Pengakuan dan Penghargaan atas Prestasi dalam Peningkatan Kualitas.

Program Peningkatan Kualitas harus melibatkan secara Intensif Manajemen Puncak sampai Tingkat Paling Bawah dan akan ditangani Langsung oleh Pemimpin Tim program tersebut.  Total Quality Leadership merupakan Bagian Terintegrasi dalam TQM disetiap Organisasi yang ingin Bertumbuh dan Berkembang.  Keterlibatan Manajemen Puncak sangat berpengaruh pada berkurangnya 68% Tingkat Kegagalan Proses, dimana pada Level Pekerja hanya mampu menahan 32% Tingkat Kegagalan.

Tujuan dari Total Quality Leadership ini untuk Meningkatkan Kinerja Sistem Manajemen Bisnis, Memperbaiki Kualitas yang ada, Meningkatkan Output dan Produktivitas Kerja dan secara Simultan akan menciptakan Kebanggaan Kerja (Pride of Workmanship).

Memimpin berarti dapat Mengkomunikasikan Visi dan Prinsip Perusahaan kepada seluruh karyawan.  Kegiatan Memimpin termasuk menciptakan Budaya dan Kultur Positif dan Iklim yang Harmonis dalam Lingkungan Perusahaan, menciptakan Tanggung Jawab dan Pemberian Wewenang dalam Pencapaian Tujuan (Empowerment).  Total Quality Leadership dalam Penerapan TQM adalah Krusial untuk Perbaikan Berkesinambungan Organisasi.

ikhtisar.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>