Tips untuk Membuat Presentasi yang Mencengangkan

Tips Membuat Presentasi yang Mencengangkan

Tips Membuat Presentasi yang Mencengangkan

Apakah Anda seorang salesman, atau seorang public speaking, yang perlu sering tampil dihadapan banyak orang..?  Jika itu profesi Anda, maka Anda perlu tahu tips membuat Presentasi yang Mencengangkan, dengan tujuan tidak lain adalah orang bisa menerima penawaran Anda, atau orang dapat mengerti apa yang Anda jelaskan adalah sesuatu yang unik dan menarik.  Akan tetapi presentasi yang hebat dan mematikan, tidak selalu terkait dengan sales dan marketing produk, akan tetapi terkait apapun yang bertujuan untuk menunjukkan performa atau kinerja Anda dihadapan pemirsa.

Membuat dan melakukan presentasi tentunya sangat mudah, dengan berbagai macam alat bantu seperti laptop, pointer, sound system, slide projector dan lainnya.  Bahan-bahan presentasi pun dapat Anda peroleh dengan mudah pula daru bermacam sumber seperti internet dan buku misalnya.  Berapa banyak sudah Anda membuat presentasi dengan power point, namun hasilnya sangat tidak memuaskan bahkan untuk diri Anda sendiri…?

Ketika Anda bertanya mengenai metode presentasi yang baik dan hebat, maka ada berbagai hal yang perlu diperhatikan pada isi persentasi Anda.  Meski materi yang Anda sajikan adalah standar dan umum, seperti Metode Penjualan, Informasi Umum, Pelatihan Ketrampilan, Pesan Penting Manajemen, namun demikian sering kali hal ini justru mengacaukan even presentasi Anda.  Berikut saran dari CEO Shufflrr (Presentation Management Platform), James Ontra dalam menghasilkan sebuah presentasi yang mengejutkan dan mencengangkan kepada audien Anda.

1.  Buat dan Kelola Pustaka Slide Presentasi

Setiap waktu Anda akan menyajikan presentasi, bisa setiap minggu atau setiap bulan.  Dengan begitu Anda tidak perlu membuat sesuatu yang baru sementara slide sebelumnya masih dapat digunakan.  Terlebih jika Anda mempresentasikan kinerja bulanan, kuartal atau semester.  Isi materi yang sudah pernah ada sebelumnya, tidak perlu dibuat baru.

Slide presentasi seperti Company Profile, Product Knowledge, Studi Kasus dan lainnya adalah slide-slide yang bersifat umum dan dipergunakan terus menerus.  Anda cukup melakukan beberapa tambahan saja, dan simpan slide tersebut dengan catatan tanggal terbaru untuk memudahkannya.

2.  Sertakan Video atau Multimedia

Komunikasi searah dari presenter kepada pendengar hanya efektif 30%, dan hanya efektif pula selama 15 menit atau maksimal 30 menit.  Selebihnya Anda akan mengalami stagnansi dan kejenuhan, pun terhadap pemirsa atau pendengar.  Itulah mengapa Anda perlu kreatif dengan menambahkan audio video atau multimedia dalam slide presentasi.  Video akan mengikat orang dengan Anda, dan mereka dapat memperoleh lebih banyak intisari dari sebuah presentasi.

Saat Anda menjual dengan adanya audio video, maka setengah jalan telah berhasil dilakoni, dan Anda sesaat kemudian akan mampu mempengaruhi audien dengan pesan-pesan Anda.  Namun tidak perlu berlebihan, cukup 1 atau 2 video yang turut serta dalam presentasi Anda.  Terlalu banyak akan membuat ambiguitas kepada penonton.

3.  Lemparkan Pertanyaan kepada Pemirsa Anda

Sekali lagi, bahwa komunikasi searah hanya efektif 30%, selebihnya akan cepat terlupakan dan tidak dipahami pendengar.  Untuk membuat suasana Anda menarik dan friendly kepada pendengar dan pemirsa, maka libatkan mereka dalam presentasi Anda.  Cari tahu ketertarikan audiens Anda dan kemudian lakukan komunikasi dua arah.  Masing-masing pendengar dapat bertanya atau Anda pancing dengan pertanyaan yang mau tidak mau mereka harus menjawab.  Lemparan pertanyaan akan menjadikan suasana lebih hangat dan personal.

4.  Berikan Jeda antar Slide Presentasi

Saat komunikasi terjadi dengan pendengar, maka Anda perlu menghentikan slide presentasi sesaat.  Sehingga selain memperjelas apa yang tengah ditanyakan, Anda akan memberi kesempatan kepada yang lainnya untuk memahami presentasi Anda.  Tidak melulu saat presentasi Anda segera berpindah kepada slide berikutnya sementara tampak dan terasa ketertarikan dari pendengar dibawah panggung.

5.  Hindari Isi Materi yang Berlebihan

Jika Anda berpikir bahwa semakin banyak slide presentasi akan semakin baik, maka Anda perlu mengelola pemahaman materi sebelum presentasi.  Tidak semua orang mampu melihat dan mendengar sekaligus berbarengan secara simultan.  Berikan kesempatan kepada pemirsa untuk dapat membaca slide presentasi, dan berlanjut dengan kesempatan untuk bertanya atau mendegarkan Anda.  Dalam sesi presentasi Anda tidak dianjurkan membaca slide, karena mereka tidak perlu mendengarkan Anda membaca, namun mereka memerlukan penjelasan Anda terhadap isi slide.  Suara Anda dibutuhkan untuk menjelaskan hubungan (konteks) dengan muatan (konten) presentasi yang disampaikan.

Keberhasilan Anda Membuat presentasi yang efektif akan menjadikan Anda seorang yang handal dalam penguasaan materi presentasi.  Presentasi adalah menjelaskan maksud dan tujuan, serta menjelaskan hubungan dari setiap isi materi presentasi.  Konteks dari Konten adalah syarat dari sebuah presentasi yang mencengangkan.

Leave a Reply