Tips-tips Negosiasi Brillian dari Steve Jobs yang Visioner

negosiasi ala Steve JobsSiapakah yang tidak mengenal mendiang Steve Jobs, seorang yang sangat visioner dengan apa yang diinginkannya dan menjadi sebuah legenda tersendiri dalam perkembangan dunia teknologi informasi.  Steve Jobs berhasil meyakinkan dunia dengan produk yang dibuatnya, dan terbukti salah satu produk Apple, inc yaitu iPhone mampu menjadi market leader dari 0% menembus 30% di pasar telepon selular dunia.

Keberhasilan Jobs dalam meyakinkan AT&T sebagai partner eklusif dalam distribusi iPhone merupakan sebuah pembelajaran yang dapat Anda lakukan juga dalam memberikan performa terbaik dari produk dan jasa yang dimiliki.  Pengembangan diri Anda akan makin meningkat dengan memahami apa yang dilakukan Jobs sebelumnya.

Dikutip dari inc.com berikut beberapa perilaku Steve Jobs yang dapat Anda pergunakan dalam Pengembangan Diri, khususnya ketika berurusan dengan Negosiasi dan Komunikasi.

1 . Menggali Lebih Dalam tentang Detil Utama.

Seorang pengusaha besar harus menyeimbangkan keinginan untuk menyelam ke dalam semua detail untuk memastikan segala sesuatu berjalan dengan sempurna dan memastikan kebutuhan untuk mendelegasikan pekerjaan kepada orang-orang yang Anda pekerjakan. Tapi ada saat-saat dimana Anda harus menggali rincian lebih dalam terutama ketika masa depan organisasi tergantung pada keberhasilan orang Anda.

Jobs sangat berbeda daripada CEO lain yang mendelegasikan implementasi strategi  kepada tim mereka.  Keterlibatan pada setiap operasional strategi membuat Jobs mempertegas keberadaannya pada apa yang perusahaan lakukan dan keikutsertaan ini membuat dia berhasil.

2 . Pertegas Visi Anda.

Ketika Anda adalah seseorang dengan visi masa depan yang jelas, maka Anda tidak akan pernah melangkah jauh jika tidak dapat meyakinkan orang lain untuk berbagi visi tersebut. Jika Anda sudah melakukan yang terbaik untuk menjelaskan visi kepada orang-orang dan mitra bisnis dan mereka masih tidak mengerti , mungkin Anda perlu mengambil langkah berani meyakinkan mereka betapa pentingnya visi masa depan Anda.

Suatu waktu Jobs berani menantang AT&T untuk menerima sejumlah uang jika visi ini gagal dan itu dibayarkan dimuka.  Tantangan ini pada akhirnya menjadikan impresi bagi partner Jobs untuk mau bekerjasama mewujudkan visi yang ada.

3 . Perjuangkan Tuntutan yang Keterlaluan.

Pelanggan tentu sangat menginginkan segala sesuatunya dalam sebuah permintaan, artinya Anda perlu menyiapkan fungsi maksimal dengan harga minimal.  Demikian pula sebaliknya, jika Anda sebagai produsen mungkin Anda akan bersikukuh dengan harga yang akan dijual sebanding dengan produk serta layanan yang diberikan.  Jika Anda memiliki reputasi untuk mengubah industri , Anda bisa lolos dengan hal ini yakni membuat tuntutan berani (berlebihan) dan membuat orang ingin bertemu Anda . Inilah yang mungkin membantu menjelaskan mengapa Jobs bisa mendapatkan begitu banyak kesepakatan dengan AT & T.

Mungkin pula Jobs mengajarkan Anda untuk bersikukuh dengan permintaan berlebih Anda, sehingga itu akan mendorong semangat untuk berjuang dan akan berbuah keberhasilan.  Seperti misal pada saat bernegosiasi dengan AT&T, Jobs bersikukuh dengan harga yang dimintanya dan layanan yang akan diberikannya, dimana saat itu belum tentu banyak orang mau menerima paket seperti itu.  Namun Jobs akan datang kembali dan berjuang untuk tuntutan yang keterlaluan tersebut.

Anda mungkin tidak menjadi Steve Jobs berikutnya , namun Anda dapat menjadi pribadi yang lebih baik dengan belajar dari ketiga tips ini. Pengembangan Diri melalui pengalaman orang lain dan berani melakukan yang orang lain tidak berani akan membuat Anda jauh lebih hebat dari yang diperkirakan.

Leave a Reply