Tips Mengatasi Bos Yang Otoriter Pada Anda

Tips Mengatasi Bos Yang Otoriter Pada Anda
Tips Mengatasi Bos Yang Otoriter Pada Anda

Ikhtisar.com – Karakter manusia bisa bermacam-macam. Begitu juga dengan atasan yang Anda temui. Beberapa atasan mungkin mempunyai sifat permisif. Beberapa mungkin lebih suka berdiskusi dengan anak buahnya untuk memperoleh solusi yang lebih baik. Namun, tentu saja, ada beberapa yang bersikap otoriter dan menerapkan kekuasaan yang absolut pada bawahan.

Menemui bos yang otoriter adalah tantangan tersendiri. Mereka umumnya sulit untuk dipuaskan dan kurang mampu menerima pendapat lain selain pendapat pribadi mereka. Akibatnya, banyak karyawan yang kurang puas, karena sebagian orang lebih suka diberikan keleluasaan dalam bekerja.

Untuk itu, ada beberapa tips yang dapat diterapkan untuk menghadapi bos yang otoriter ini.

Pertama, memahami karakter bos tersebut. Bos yang otoriter kadang bersikap kaku karena sifatnya yang perfeksionis dan penuh kecemasan kalau pekerjaan terhambat atau mengalami kesalahan. Namun, ada pula bos yang melakukannya karena belum sepenuhnya percaya kepada karyawan, sehingga mencoba mengendalikan karyawan dengan cara tersebut. Kalau Anda memahami pola karakternya, maka Anda akan dapat mengetahui tujuannya dan Anda dapat menyesuaikan diri dengannya.

Kedua, membangun pemikiran positif tentang bos yang otoriter sangat penting. Hal ini agar tidak timbul prasangka buruk yang menyebabkan Anda menarik diri dari bos. Bagaimanapun, karakter individual yang otoriter hampir tidak bisa dihindari, maka lebih baik menghadapinya dengan sikap positif. Sikap positif ini juga diharapkan agar suasana kerja tetap kondusif dan bos yang otoriter perlahan mengendurkan ketegangannya terhadap Anda.

Ketiga, menyesuaikan pola kerja Anda dengan pola kerja bos Anda. Bos yang otoriter biasanya sensitif akan kesalahan sekecil apapun. Oleh karena itu, menyesuaikan pola kerja Anda dengan bos Anda akan membuatnya menaruh respek kepada Anda. Kecocokan Anda dengannya tentu akan membangkitkan simpatinya kepada Anda. Hal ini karena bos yang otoriter cenderung menganggap dirinya sebagai contoh yang baik.

Keempat, bos yang otoriter membutuhkan penghargaan yang tinggi. Oleh karena itu, Anda dapat menunjukkan penghargaan itu dengan banyak berkonsultasi kepadanya. Akan lebih baik apabila Anda menanyakan pendapatnya dalam setiap tugas Anda. Namun, sikap otoriter yang ditandai dengan dominasi tinggi biasanya mempunyai karakter tegas dan independen. Artinya, bertanya terlalu banyak tentu akan membuatnya meragukan kemandirian Anda dalam bekerja. Maka, batasi pertanyaan Anda pada hal yang benar-benar krusial bagi bos Anda.

Kelima, tunjukkan peningkatan performa kerja yang stabil. Bos yang otoriter biasanya mengharapkan pekerjaan yang sempurna. Maka, hal yang benar-benar efektif dalam mengurangi tingkat otoritas bos Anda adalah dengan menunjukkan bahwa Anda memang merupakan karyawan yang patut ia percaya. Satu-satunya cara adalah dengan menunjukkan kualitas Anda sebagai karyawan.

Keenam, dengarkan baik-baik setiap instruksi. Bos yang otoriter biasanya tidak suka mengulang apa yang telah ia sampaikan. Selain itu, ia juga tidak akan suka berhadapan dengan orang yang lelet dalam bekerja. Maka, Anda benar-benar harus menunjukkan bahwa Anda mampu mengikuti pola kerja serta semua instruksi yang ia berikan.

Leave a Reply