Tips Memimpin Bisnis saat Keadaan Kritis

Tips Memimpin Bisnis saat Keadaan Kritis
Tips Memimpin Bisnis saat Keadaan Kritis

Ikhtisar.com – Menjalankan suatu bisnis tak selamanya akan berjalan mulus. Terkadang beragam resiko harus ditanggung terlebih bagi seorang pemimpin. Hal ini menjadikan pemimpin harus bekerja ekstra keras dan memikirkan bagaimana nasib bisnisnya ketika dalam keadaan kritis. Pemimpin pun bahkan harus memberikan respon dengan kualitas yang berbeda dari situasi normal. Jika pada situasi normal pemimpin dapat menganalisis situasi dan mampu mengerahkan berbagai sumber daya yang ada pada organisasi tersebut, berbeda saat situasi kritis berlangsung. Pemimpin tentu dituntut untuk bekerja cepat dan efektif dalam menghadapi situasi kritis tersebut. Oleh karenanya diperlukan cara bagi Pemimpin agar mampu mengendalikan Bisnis saat keadaan Kritis. Berikut tipsnya:

  1. Mampu Mengendalikan Situasi

Dalam situasi kritis kehadiran dari seorang pemimpin sangat dirasakan oleh anggota tim. Sebagai seorang pemimpin, ia harus mampu mengendalikan situasi. Ketika tak seorang mampu mengendalikan situasi tersebut maka pemimpin lah yang harus memiliki andil dalam menanganinya. Pemimpin juga harus mampu mengendalikan sebuah respon dalam tim ketika menangani suatu bencana yang tidak dapat ia kendalikan sendiri, seperti misalnya bencana alam. Pemimpin juga perlu memberikan respon yang cepat namun tidak gegabah yang justru akan memperkeruh situasi.

  1. Memberikan Harapan

Ketika kebanyakan orang kerap kali kehilangan harapan saat situasi kritis terjadi, maka tugas seorang pemimpin adalah memberikan secercah harapan pada mereka. Pemimpin dapat meyakinkan setiap orang dengan memberikan perspektif mengenai situasi. Ia juga harus mampu menunjukkan jalan keluar dari situasi tersebut. Ia mampu memberikan inspirasi bagi orang banyak yang mungkin sedang putus asa atau kehilangan harapan tersebut.

  1. Mencari Jalan yang tak Biasa untuk mengendalikan Situasi Kritis

Pemimpin yang kreatif akan mencari jalan keluar yang tak biasa dalam mengendalikan situasi kritis. Baginya cara biasa tidak memadai sebagai bentuk respon terhadap situasi kritis. Hal ini bertujuan agar anggota tim mau mengikutinya. Namun tentu saja hal tersebut dapat dilakukan melalui penilaian dari sang pemimpin melihat situasi tersebut kritis atau tidak. Anggota tim ataupun orang lain mungkin menganggapnya sebagai suatu kritis namun bisa saja bagi pemimpin situasi tersebut masih tergolong normal. Apabila situasi tersebut kritis seperti adanya bencana alam maka pemimpin akan bergerak dengan cepat dalam menghadapi situasi tersebut. Namun akan berbeda halnya apabila situasi tersebut hanya sebatas normal maka pemimpin tidak akan mengambil langkah secara kreatif dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Pemimpin justru akan menyelesaikan situasi tersebut dengan cara-cara yang biasa.

Ketika suatu bisnis dilanda keadaan kritis tentu bukanlah hal yang mudah bagi seorang pemimpin mengatasi berbagai persoalan yang timbul dari situasi tersebut. Diperlukan bantuan dari berbagai pihak seperti anggota tim untuk bersama mencari jalan keluar dalam menghadapi situasi kritis. Hal ini dikarenakan berbagai macam pikiran yang dihasilkan dari banyak pihak memberikan pilihan yang dapat diambil oleh sang pemimpin dalam menentukan keputusan guna menyelesaikan suatu persoalan.

Leave a Reply