Tip Wawancara – Memenangkan Persaingan

Wawancara merupakan Alat Dasar (Basically Tool) yang selalu dipergunakan Human Resource untuk mendapatkan pegawai atau karyawan yang tepat.  Tampaknya cukup sederhana, namun ternyata proses yang harus dilakukan dalam wawancara tidak seperti tampak adanya.  Banyak pewawancara harus melakukan interview berkali-kali dan berulang hanya untuk mendapatkan kandidat yang tepat.  Karena Wawancara seolah menjadi kunci pembuka pintu penempatan Man Power yang tepat pada posisi yang tepat pula.  Sedemikian banyak pewawancara (perusahaan) yang memberlakukan standar minimum (Minimum Objectives Recruitments), seperti Pendidikan (Education), Ketrampilan (Skills) dan Pendapatan (Salary).

Adakalanya dari sepuluh kandidat Anda masuk dalam lima besar, namun walaupun Anda memiliki lima kriteria dari lima kriteria yang dibutuhkan, orang lain juga memenuhi kriteria yang sama.  Sehingga posisi Anda untuk mendapatkan posisi tersebut hanya 20 persen dari kemungkinan yang ada.  Untuk itulah ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan dalam menghadapi wawancara dan memenangi persaingan atau kompetisi tersebut.

Faktor emosional sangat berperan dalam pemenangan Anda terhadap pesaing lainnya, maka perlu adanya persiapan Anda mengenai : Impresi Awal (Initial Impression), Potensi Manajemen (Management Potential), Motivasi (Motivation), Kehangatan Individu (Personal Chemistry) dan Kompetensi (Competence).

Impresi Awal (Initial Impression):

Membuat Impresi Awal yang tepat akan menjadikan Anda mudah melakukan kelanjutan wawancara.  Sudah alamiah bahwa setiap orang selalu memberikan Penilaian atau Justifikasi terhadap orang lain dengan memperhatikan cara pandang, tingkah laku atau ucapan dan lainnya.  Lima menit awal Anda mendapatkan wawancara adalah krusial untuk memperoleh faktor nonverbal yakni, Intonasi, Bahasa Tubuh, Tatapan Mata dan Ekspresi Wajah.  Anda akan mendapatkan Tampilan Awal yang Efektif yang sesuai dengan keinginan pewawancara.

Potensi Manajemen (Management Potential):

Setiap Organisasi sangat berharap bahwa pengembangan sumber daya manusia lebih terfokus dari Internal dibandingkan Eksternal, maka Anda akan dilihat apakah memiliki kemampuan untuk mengembangkan dan menumbuhkan Tim Manajemen Mandiri.  Mereka akan melihat Anda dari sisi kemampuan untuk Bertanggung Jawab, Memimpin Tim dan Mengelola Proyek.  Hal ini terkait dengan pengalaman Anda yang relevan dan menjadi indikasikan Potensi untuk beradaptasi terhadap Perubahan Lingkungan dan Pertumbuhan.

Antusias dan Motivasi (Motivation or Enthusiasm):

Pengertian disini adalah Nilai Positif untuk Menyelesaikan Proyek dan Tugas.  Anda tampak sangat antusias dalam penyelesaian setiap proyek yang dibebankan, sehingga mereka melihat bahwa Anda dapat diandalkan dalam pengembangan proyek dan produk.  Carilah Produk dan Jasa yang dibuat perusahaan indaman Anda, sehingga didapat gambaran apa yang mungkin Anda lakukan nanti.

Kedekatan Pribadi (Personal Chemistry):

Mungkin bahasa kedekatan atau kehangatan kurang dapat dianalogikan dengan Chemistry, namun kiranya Anda dapat memahami bahwa orang yang memiliki Chemistry ibarat sebuah campuran zat kimia yang bersatu.  Sehingga paling mudah diibaratkan dengan Kehangatan, Kedekatan dan Rasa Kebersamaan pada pandangan pertama.  Anda akan merasakan “KLIK” atau tidak terhadap orang yang Anda temui.  Hal ini juga berlaku dalam proses wawancara yang tengah dilakoni.  Pewawancara tentu akan mempekerjakan Anda yang dirasakan nyaman dengan mereka.  Inilah yang disebut Chemistry.  Kemudahan kerjasama, Penyelesaian Masalah dengan Efektif.  Ketika Anda merasa terhubung dengan pewawancara, maka potensi Anda mendapatkan posisi tersebut lebih bersinar dibandingkan kompetitor lainnya.

Kompetensi (Competence):

Yang paling utama bagi seorang pewawancara adalah Kompetensi calon karyawannya.  Kompetensi adalah Perpaduan Kemampuan Ketrampilan dan Perilaku yang mampu memberikan Hasil atau Kinerja yang ditargetkan.  Kemampuan Softskill seperti People Management, Adapatbility to Change, Lateral Thingking dan lainnya sulit diukur dalam wawancara.  Namun dengan pengalaman Anda yang tepat dalam penyampaian maka akan menambah poin positif dalam kompetisi ini.

Pada akhirnya pemenuhan Mininum Reqruitment bukanlah syarat utama dan akhir segalanya bagi Anda mendapatkan pekerjaan.  Faktor emosional dalam wawancara sangat berperan besar menentukan pemenang persaingan.  Bahkan dengan kekurangan dalam kualifikasi yang diminta, dengan sedikit penambahan faktor emosional maka Anda lebih mungkin mendapatkan posisi yang diincar.

Leave a Reply