Tip Wawancara – Hindari Hal-hal Berikut ini dalam Wawancara

Tip Wawancara - Hal-hal yang harus dihindari dalam Wawancara
Tip Wawancara – Hal-hal yang harus dihindari dalam Wawancara

Banyak cara yang sudah Anda tahu dalam menghadapi wawancara, namun terkadang masih ada saja permasalahan yang mengganjal setelah wawancara berlangsung.  Apakah Anda menjadi seorang yang terlalu Antusias, Arogan atau justru Anda menjadi seorang yang sangat Pendiam.  Wawancara adalah bagian dari Pelatihan Ketrampilan Komunikasi antar kedua belah pihak.  Untuk memenangkan wawancara, Anda perlu terus mengasah kemampuan Berbicara dan Mendengar yang baik.  Beberapa Tip berikut adalah hal-hal yang harus dihindari dalam wawancara untuk kelancaran dan keberhasilan Anda.

1. Tanpa Persiapan

Mendatangi sebuah Undangan Wawancara tanpa mengetahui apa-apa tentang perusahaan kecuali hanya namanya atau hanya sedikit gagasan yang kabur tentang posisi  yang dicari hanya akan mempercepat Anda untuk keluar, dan tergesa-gesa keluar dengan tidak elegan. Apa yang perlu dibicarakan, sih? Lakukan Pemeriksaan Latar Belakang Perusahaan sebelum Anda datang.  Lakukan penelitian tentang posisi dan jabatan yang dicari.  Jika memungkinkan cari tahu latar belakang Pewawancara Anda. Persiapan Anda juga berarti Perencanaan atas segala kemungkinan. Bawalah Resume Tambahan, Portofolio Anda, nomor kontak referensi dan Kartu NPWP dan lainnya seumpama Anda perlu mengisi formulir aplikasi.

2. Pakaian Tidak Profesional

Kesan pertama dapat membuat atau menghancurkan Anda, jadi selalu bertemu dengan perwakilan sebuah perusahaan dalam setelan profesional. Ingat aturan ini bahkan jika karyawan mereka sendiri mengenakan pakaian kasual, Anda hanya dapat mengikuti aturan yang berlaku setelah dipekerjakan. Anda tidak perlu terlihat Mewah dan Glamor, tetapi cukup terlihat Rapi dan Bersih. Hindari dalam penggunaan Perhiasan, Riasan Wajah dan Parfum secara berlebih.

3. Berlaku Panik

Anda mungkin terobsesi untuk pekerjaan itu, tetapi apakah Anda harus menunjukkan itu? Pemberi Kerja akan cepat kehilangan minat pada seseorang yang muncul putus asa untuk bekerja. Hal ini juga sangat tidak beralasan untuk mencela diri sendiri atau memaafkan diri sendiri. Bagaimanapun juga, Pemberi Kerja tidak akan repot-repot untuk dapat berhubungan seumpama Anda tidak memenuhi syarat. Pendekatan terbaik: Berusahalah untuk tampil Tenang dan Terkendali, bahkan saat Anda menyampaikan Kehangatan dan Antusiasme. Senyum, Pertahankan Kontak Mata, Duduk Tegak dan Menjawab Perlahan dan Jelas. Jangan gelisah, Jangan Mengunyah Permen Karet atau Jangan Membuat Gerakan-gerakan Gugup lainnya.

4. Mengoceh

Pewawancara atau Pemberi Kerja memiliki ketidaksukaan bagi mereka yang berbicara berlebihan (over-talk) selama wawancara. Mereka mendapatkan kesan bahwa Anda tidak dapat mengatur pikiran Anda, suka mengulur-ulur waktu, atau mengaburkan atas ketidakmampuan. Solusinya: Latih Jawaban Anda atas pertanyaan yang sering diajukan dan Latihan Skenario Wawancara (Role-Play)dengan seorang teman.

5. Bicara Uang terlalu Cepat

Jika ini wawancara pertama Anda, tahanlah diri Anda untuk bertanya berapa banyak yang mungkin Anda dapatkan. Ini menunjukkan Anda hanya tertarik pada gaji, bukan pekerjaan. Jika Anda membuktikan diri mampu, Anda akan mendapatkan tawaran dan kesempatan untuk negosiasi gaji yang diinginkan. Tetapi sementara itu Anda tidak harus bertanya dulu, Anda sudah harus memiliki ide-ide yang baik terhadap posisi yang bernilai tersebut. Sertakan masalah gaji ketika Anda melakukan penelitian sebelum wawancara sehingga Anda dapat tawar-menawar dengan baik jika Anda menerima tawaran gaji.

6. Terlalu Jujur

Anda dapat benar-benar jujur ?? Dalam pengakuan dosa dan Anda akan merasa baik sesudahnya. Tapi menjadi benar-benar jujur…?? Selama wawancara adalah sebuah bencana. Misalnya, jika ditanya mengapa Anda meninggalkan majikan sebelumnya, Anda tidak harus mengatakan bahwa Anda mengundurkan diri karena bos Anda adalah seorang otoriter atau perusahaan tengah terlilit hutang. Ingatlah bahwa Anda menjual diri Anda sendiri: Tetap Jaga Jawaban Anda dengan hati-hati, Proyeksikan Citra seorang Profesional setiap saat.

Wawancara terkadang Mudah namun terkadang Sulit, semua melihat kondisi dan situasi pada saat berlangsungnya wawancara.  Anda sebagai pencari kerja harus mampu membaca keadaan, sehingga segala persiapan Anda akan dapat menjadi senjata untuk memenangkan persaingan.  Hindarilah hal-hal yang akan membuat Anda tidak nyaman dalam sesi wawancara, terlebih jika ini menjadi sesi wawancara paling Anda tunggu-tunggu.

Leave a Reply