Pentingnya Anda Meningkatkan Kemampuan Komunikasi dalam Pekerjaan

meningkatkan komunikasi dalam pekerjaanDapat Dipastikan bahwa salah satu Ketrampilan yang paling berdampak terhadap Kepuasan dan Kenyamanan Kerja, Potensi Promosi Pangkat dan Jabatan serta Kesuksesan Karir Anda salah satunya adalah Kemampuan (Ability) Komunikasi dengan Orang Lain secara Efektif, baik Horisontal dan Vertikal Atas Bawah.  Dengan Kemampuan Komunikasi yang Cerdas dan Efektif Anda akan mencapai Goal dan Tujuan, mendapat Catatan Sukses dan meraih Promosi yang Pantas Anda dapatkan.  Sedemikian Anda wajib Meningkatkan dan Mengembangkan Kemampuan Komunikasi (Communication Skills) dalam Pekerjaan.

1.  Pastikan Pesan yang Anda Sampaikan (Get Your Point Across), jangan Anda berpikir panjang dan lama mengenai Apa yang harus Anda katakan ketika akan menghadapi sebuah komunikasi dengan orang lain.  Anda harus lebih fokus pada Apa yang ingin didengar orang, artinya Pesan Anda Harus Jelas, tanpa berpikir jauh mencari kata-kata yang tepat, sehingga orang lain tidak dapat menangkap pesan yang Anda sampaikan.

2.  Pahami yang Tidak Dikatakan Orang, makna tersirat (Listen to What People are Not Saying).  Banyak karyawan tidak berkata secara eksplisit namun apa yang tersirat jauh lebih penting daripada ucapan tersuratnya.  Anda sebagai seorang manajer atau pimpinan perlu menggali lebih dalam untuk mencari tahu kebenaran dari ucapan mereka tersebut.  Kemampuan Anda mempelajari makna tersirat dalam sebuah komunikasi makin memperkuat posisi Anda memberikan pengaruh.

3.  Belajar Tampil di Muka Umum (Learn to Speak in Public Group).  Beberapa orang selalu enggan, mungkin tidak percaya diri untuk tampil bicara dimuka umum atau kelompok.  Seorang manajer tidak mungkin melakukan itu, karena Anda hanya menghambat perkembangan karir jika tidak berbicara didepan sebuah grup atau kelompok.  Sebagaimana ketrampilan lainnya, bahwa berbicara dimuka umum perlu dengan latihan dan cukup dengan maju kedepan, tampil kemuka Anda akan mengalami kemudahan dalam waktu-waktu berikutnya.

4.  Buatlah Atasan Anda Setuju (Get Your Boss to Agree).  Kebanyakan Anda ingin Atasan menyetujui setiap permintaan, namun nyatanya justru banyak diantara mereka yang berkata “Tidak”.  Masalah sebenarnya bukan dari subtansi atau apa yang Anda minta, namun Cara dan Bagaimana Anda melakukan Permintaan untuk itu.

5.  Berikan Masukan Positif (Give Positive Feedback).  Jangan pernah abaikan sebuah masukan atau inputan positif yang bersifat membangun.  Anda sangat mudah mengenali dan melihat kesalahan seseorang dan melakukan justifikasi akan hal itu, namun terkadang Anda lupa untuk memberikan sebuah apresiasi pada saat mereka melakukan hal yang benar.  Masukan dan Umpan Balik Positif sangat powerful untuk meningkatkan Motivasi Karyawan Anda.

6.  Berikan Masukan Negatif secara Bijak (Give Negative Feedback Properly).  Selain Umpan Balik Positif yang sering ingin Anda berikan, terkadang hal tersebut tidak efektif dan tidak perlu dilakukan.  Adakalanya Anda harus memberikan sebuah Umpan Balik Negatif atau Kritikan, namun dilakukan dengan cara bijak sehingga tidak menimbulkan tantangan dan hambatan lainnya.

7.  Tidak Setuju tanpa Marah-marah (Disagree without being Disagreeable).  Kegagalan Anda atau Perusahaan banyak terjadi karena terlalu bergantung pada Anda dan menyingkirkan orang-orang yang tidak setuju dengan mereka.  Itulah kenapa setiap organisasi selalu berisi dan dikelilingi orang dengan tipe dan ide yang mirip (similar), berpikir dan mendukung mereka.  Hal ini tidak salah, namun tidak dapat dibenarkan juga, karena akan membangun Budaya Ketakutan dilingkungan Organisasi Perusahaan.  Anda perlu membangun Budaya Perusahaan yang Menampung Ide dan Saran berbeda, Memberikan Kebebasan Berpendapat dan Menantang Rencana, karena berarti Anda tengah Membangun Organisasi Berpikir (Organization of Thinking) dan Orang Berkomitmen (Committed People).

8.  Kelola Pekerja Senior (Manage older Workers).  Perusahaan Anda tentu berisi orang-orang lama dengan masa kerja belasan dan mungkin puluhan tahun.  Anda sebagai Gen X manajer harus mempelajari bagaimana mengelola orang tua ini agar tetap Motivatif dan Produktif, dimana beberapa saat lagi mereka akan memasuki pensiun.  Ciptakan iklim kerja yang tetap kondusif bagi generasi lama ini sehingga Produktivitas dan Kreativitas mereka selalu terjaga.

9.  Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Menulis (Improve Your Written Communication Too).  Dalam industry bisnis kemampuan menulis juga esensi dalam menyampaikan atau meminta informasi.  Lakukan dengan cara Ringkas, Akurat dan Lengkap, agar pembaca dengan mudah memahami apa yang akan Anda sampaikan dan yang Anda minta dari mereka.  Jika Anda menulis sebuah proposal persetujuan, maka perlu dilengkapi dengan Guidance atau Petunjuk Teknis sehingga penerima akan mengerti dengan cepat.

10.  Tulis Surel yang Lebih Baik (Write Better Emails).  Jangan Anda sembarangan dalam menulis surat elektronik, sehingga hanya membuang Waktu dan Uang orang lain.  Buatkan surat elekronik yang Menarik Atasan Anda, dimengerti karyawan, sehingga sedikit Waktu dan Tenaga yang Anda keluarkan hanya untuk kembali mengulangi atau menelepon.

11.  Bangun Jaringan dan Relasi yang Lebih Baik (Network Better).  Tidak peduli bagaimana Anda tampak sukses dalam Karir dan Pekerjaan, namun semua tergantung sejauh mana Anda memanfaatkan Jaringan yang ada.  Kemampuan membangun jaringan akan menggiring sukses Anda.  Beberapa orang mengganggap ini sebagai Office Politics, dan menghindarinya, namun hal tersebut lebih kepada bagaimana Anda melakukan Komunikasi Efektif dengan Rekan Kerja, Atasan dan Bawahan.

Komunikasi adalah Ketrampilan Penting dalam mengembangkan Karir dan meraih Kesuksesan, dan komunikasi efektif menjadi dasar kemampuan Anda membangun Prestasi dan Kinerja Brilian dan Organisasi Perusahaan.

Comments
  1. awan | Reply
    • Ikhtisar | Reply

Leave a Reply