Tingkatkan Integritas Anda dalam Karir

integritas diriKehidupan dunia kerja yang semakin dinamis, agresif dan kreatif terkadang dapat  membuat Anda lengah dengan sikap dan perilaku baik dan benar.  Sikap yang Baik belum tentu Benar, dan sebaliknya Sikap yang Benar belum tentu Baik.  Semisal Anda tengah berada dalam sebuah forum diskusi dan menjadi pendengar, kemudian Anda melakukan interupsi kepada presenter.  Tampak bahwa Sikap Anda bisa saja Benar, namun belum tentu hal itu Baik.  Inilah mengapa perlu adanya pemahaman tata cara komunikasi.  Sikap dan Perilaku Baik dan Benar dapat berkembang menjadi sebuah Nilai Integritas yang baik pula.  Perilaku Anda yang baik dan benar akan menjadi modal bagi Integritas dalam Profesi yang dijalani.

Saat ini Integritas mungkin masih menjadi perilaku langka, dengan semakin banyak orang yang berlomba-lomba mencapai impian dengan cara instan.  Nilai kejujuran dan integritas sudah menjadi tolok ukur utama dalam karir profesional Anda.  Sekali nilai tersebut tercemar mungkin sangat buruk dampaknya pada masa depan profesi Anda.  Integritas adalah sikap yang dapat dipelajari, dikembangkan dan ditingkatkan.

Berikut langkah praktis bagi Anda mengembangkan sikap integritas dalam pengembangan karir Anda :

1.  Buatlah Janji dan Tepati

Paling mudah untuk memperbaiki integritas Anda dengan membuat janji dan menepatinya.  Mulailah dengan janji yang Anda yakin dapat memenuhinya.  Sedikit demi sedikit nilai integritas Anda akan terbangun dari dalam diri dan mengalir natural.  Pada akhirnya Integritas adalah tabiat alami yang Anda miliki.  Contoh sederhana membangun integritas dengan cara berjanji adalah berikut ini :

Anak Anda akan melaksanakan ujian nasional dan Anda berharap lulus dengan nilai yang baik.  Anda berkeinginan sang anak akan masuk sekolah favorit terbaik.  Kemudian Anda berjanji akan membelikan tas dan perlengkapan sekolah baru jika sang anak berhasil masuk sekolah yang Anda inginkan.  Pada akhirnya sang anak mendapatkan nilai yang Anda “inginkan” dan berhasil pula masuk ke sekolah favorit yang Anda “inginkan”, maka demi menjaga integritas tepati segera janji Anda dengan memberikan tas dan perlengkapan sekolah baru pada saat proses daftar ulang selesai.

Janji kecil adalah tantangan bagi Anda untuk memupuk sikap jujur dan integritas, karena Anda “mungkin” saja beranggapan bahwa janji kecil tidak akan berdampak buruk pada sang anak.  Secara tidak langsung pun Anda tengah mendidik sang anak untuk belajar akan arti integritas.  Maka tepati janji Anda dan bangun terus Integritas. 

2.  Jujurlah dalam setiap Komunikasi

Latihan integritas adalah dengan mengatakan apa yang akan Anda lakukan dan Anda melakukannya.  Komunikasi adalah jembatan bagi pengembangan integritas Anda, dengan memberikan apa yang Anda janjikan dan apa yang Anda tidak janjikan.  Komunikasi akan membuat orang lain mengerti apa yang Anda sampaikan, namun tidak perlu kiranya Anda memberi janji lebih demi menyenangkan orang lain, karena hal ini dapat berdampak buruk bagi integritas jangka panjang dan kegagalan hubungan personal.

3.  Jadikan lingkungan Anda bersih dan terorganisir

Lingkungan adalah salah satu faktor penting dalam pengembangan integritas diri.  Meja, kursi, lemari yang bersih dan tertata rapi akan membangkitkan semangat Anda menjadi pribadi yang baik dan bersih pula.  Bayangkan jika meja kerja Anda berisi begitu banyak kertas dokumen yang bahkan tidak perlu, tentu perasaan suntuk melihatnya sedikit banyak mengganggu kondisi mental Anda dalam bekerja.  Emosi dapat terpengaruh melalui pandangan mata, sehingga perbaikan lingkungan kerja Anda perlu dibenahi sehingga tertata rapi, bersih dan terorganisir.

4.  Usahakan selalu Fokus

Menjaga keseimbangan banyak hal dalam hidup bukanlah perkara mudah, namun bukan sebuah keniscayaan.  Anda dapat membuat daftar pekerjaan yang perlu diselesaikan dan konsisten melakukannya, sehingga pada akhir hari seluruh rencana yang dicanangkan dapat tercapai.  Fokus pada daftar yang dibuat merupakan strategi jitu membangun nilai integritas diri Anda.  Perlu dipahami bahwa orang-orang sangat mudah ingkar janji pada diri sendiri, dan akhirnya menyesali tindakan tersebut.  Fokus pada tujuan Anda dan tetapkan kapan Anda akan mencapai dan meraihnya.

5.  Pengaruh yang Tepat

Bergaullah dengan orang-orang yang mempunyai semangat sama dalam mengembangkan nilai integritas.  Jika Anda enggan melakukannya, maka sering-seringlah membaca buku, mengikuti seminar dan motivasi sehingga mengarahkan Anda menjadi pribadi yang benar.  Integritas terbangun dari masukan-masukan yang Anda alami sehari-hari.  Dengan berhubungan dan bergaul kepada orang-orang jujur maka niscaya Anda akan terbentuk sebagai pribadi yang baik dan benar pula.

Integritas adalah kesadaran diri yang terbangun dengan meyakinkan diri Anda tidak perlu diawasi dalam menjalankan tugas dan wewenang.  Anda tidak harus sempurna dalam melakukan pekerjaan, dan tidak masalah ketika ada kesalahan yang terjadi.  Yang terpenting Anda peduli dengan komitmen-komitmen kecil dan terus melakukan hal yang baik dan benar.

Leave a Reply