Tindakan Tegas lebih Penting daripada Analisis-Paralisis

Tujuan Organisasi apapun, Bisnis, Sosial atau Politik, adalah mendapatkan hasil.  Hasil yang diinginkan dapat kita sebut sebagai “KEUNTUNGAN”.  Keuntungan yang bersifat nyata atau imateri adalah syarat berdirinya sebuah Organisasi.  Tentu untuk mendapatkan sebuah keuntungan perlu dijalankan namanya Perencanaan Strategi dan Pelaksanaan Strategi.  Strategic Planning dan Operational Planning saling berbagi peran mencapai Visi Misi Perusahaan (Organisasi) pada kisaran 30:70.  Hal ini sangat tampak bahwa Pencapaian Hasil dari Operational Planning memiliki Tingkat Dominasi lebih dibandingkan Strategic Planning.

Secara tidak langsung, para Pembesar Perusahaan atau Top Manajemen akan berkata “Putuskan apa yang akan dilakukan dan Lakukan hal itu Sekarang juga”Just Do It.  Terlalu banyak perusahaan yang memelihara para pembual yang berbau “omong kosong”.  Sudah jelas bahwa “Tong Kosong Nyaring Bunyinya”.

Membangun organisasi yang Sustain perlu sebuah Tindakan Tegas dan tidak mengedepankan Analisa yang Bertele-tele (Analisis Paralisis).  Tindakan Tegas akan membawa kemenangan dibandingkan orang yang ragu-ragu.  Sudah terlalu banyak orang dengan kemampuan Analisa, Opini, Pendapat, namun masih langka orang yang memiliki Ketegasan mengambil Keputusan.

Berikut beberapa cara yang dapat Anda kembangkan untuk membangun Iklim Ketegasan dalam Tindakan.

1.  Jadikan Pengambilan Keputusan sebagai suatu Kebiasaan.

Pada awalnya mungkin keputusan yang diambil adalah buruk, namun dengan semakin sering berlatih maka Anda akan mahir dalam Pengambilan Keputusan yang Tepat.  Lebih baik Anda benar hanya 51% dari semua Keputusan yang diambil dibandingkan tidak dapat memutuskan apa-apa yang harus dilakukan.

2.  Jangan Tolelir Pengambilan Keputusan Terbalik.

Ketika Anda memberikan kepada seseorang untuk melakukan sebuah Pengambilan Keputusan jangan pernah menerima kembali pemecahan masalah ke pangkuan Anda.  Ini bukan cara belajar yang efektif, justru Anda tengah mematikan Potensi Pengmbangan Diri seseorang.  Berikan kepada orang tersebut untuk menulis semua kemungkinan solusi yang ada di benaknya, urutkan prioritasnya dan pilih satu.  Maka Anda telah membantu dia untuk Berkembang dan berhenti membuang waktu Anda.

3.  Tuliskan Keputusan yang akan diambil secara Sederhana dan Jelas.

Kupas dengan jelas permasalahan yang ada dengan cara sederhana, alokasikan waktu untuk menganalisa informasi dan tentukan pilihan Anda sesuai Tenggat Waktu yang ada.  Ini akan menghindari Anda dari jebakan Analisis-Paralisis (analisa berlebihan), Kebimbangan dan Penundaan.

4.  Temukan Informasi Terbaik dalam Batas Waktu Anda.

Jika Anda menunggu informasi yang paling tepat, tentu akan menunggu selamanya, jangan pernah menunggu keadaan sempurna.  Segera tetapkan keputusan Anda dari informasi terbaik yang ada.

5.  Pertimbangkan sebanyak mungkin Alternatif.

Buat sebanyak mungkin solusi yang Anda bisa dan berikan masing-masing poin 1 sampai 10 untuk skala prioritas.  Anda tidak mungkin memiliki Solusi Optimal jika Anda tidak pernah memilikinya. Dalam dunia nyata akan ada sekurang-kurangnya beberapa pilihan yang baik dan Anda dapat memilih satu diantaranya.

6.  Gunakan Pendekatan Keseimbangan dalam Pertimbangan beberapa Alternatif.

Ketika cukup banyak alternatif yang Anda punya, maka lakukan analisa secara seimbang, dengan melihat kelebihan satu dan lainnya.  Lihat sisi Positif dan Negatif dari masing-masing Solusi Alternatif dan segera tetapkan pilihan Anda.  Hal ini pula yang dilakukan Benjamin Franklin dalam mengungkapkan sebuah ide dua ratus tahun lalu dan masih berlaku sampai saat ini.

7.  Ambil Tindakan dan Hargai Orang yang melakukannya.

Melihat adalah satu hal dan melihat apa yang Anda lihat adalah perkara lain.  Mengerti sesuatu juga satu hal dan belajar dari yang Anda mengerti adalah perkara lain.  Dan Bertindak dengan apa yang Anda pelajari adalah Hal Terpenting dalam sebuah Strategi Manajemen dan Kepemimpinan.

ikhtisar.com

Leave a Reply