Tiga Langkah Memicu Keterikatan Lingkungan Kerja Anda

langkah untuk memicu keterikatan tempat kerjaLingkungan kerja sebuah organisasi akan terdiri dari orang-orang (People), proses dan prosedur (Process), produk dan layanan (Products) dan tempat kerja (Place). Keempat faktor ini akan sangat terkait satu dan lainnya dan mempengaruhi performa secara keseluruhan organisasi, baik individu atau tim. Membuat masing-masing faktor terikat satu dan lainnya menjadi wajib untuk mencapai performa akhir yang baik.

Sebagai seorang pemimpin organisasi Anda akan dituntut membangun sebuah organisasi yang mampu bertahan dan tumbuh berkembang seiring pergerakan pasar dan industri. Bagaimana Anda dapat mengatur setiap bagian untuk saling terkait dan berkontribusi bagi pencapaian tinggi perusahaan? Inilah 3 langkah untuk memicu lingkungan kerja akan saling terikat, sebagaimana dikutip dari entrepreneur.com.

1.  Mulailah dengan Tujuan Perusahaan

Goals atau objective perusahaan merupakan tanggungjawab seorang CEO atau pemimpin perusahan. Itulah tugas mereka yang utama, yakni memperjelas dan mempertegas tujuan perusahaan. Tujuannya dapat berupa Produk Baru, atau Proses Pengembangan Komunitas, atau Peningkatan Market Share dan lainnya. Sebagai seorang pemimpin perusahaan Anda harus melihat dan mendengarkan pasar, menganalisa hasil masa lalu dan melakukan brainstorming dengan para staf ahli. Dan yang terpenting adalah bagaimana Anda dapat melihat dan mendengarkan konsumen atau pelanggan perusahaan. Strategi terdepan dalam membangun tumbuh kembang perusahaan adalah menselaraskan tujuan perusahaan dengan pencapaian yang diinginkan pelanggan.

Membuat Tujuan atau Goals perusahaan tidak semata mengacu pada sisi operasional, namun sertakan pula beberapa tujuan ambisius yang dapat menantang karyawan Anda lebih produktif dan bersemangat.

2.  Fokus pada “Mengapa”

Anda harus yakinkan masing-masing karyawan bahwa mereka merupakan faktor krusial dalam organisasi. Performa karyawan sangat berdampak pada benefit bagi pelanggan, dan tugas seorang pemimpin perusahaan untuk menyambungkannya. Tujuan kerja masing-masing individu adalah saling membantu dan mencapai tujuan perusahaan. Karyawan sangat diharapkan kemampuan mereka mengeksekusi tujuan, sehingga tidak hanya tampak sibuk atau berusaha sibuk tanpa kejelasan.

3.  Libatkan Karyawan Anda

Kesalahan seorang CEO adalah ketika mereka menetapkan tujuan bagi masing-masing individu dalam perusahaan, tanpa melihat gambaran besarnya. Seorang pemimpin perusahaan tidak pernah tahu bagaimana satu-satu karyawan bekerja dan mencapai tujuan mereka, sehingga adalah sebuah kesalahan fatal manakala Anda membuat rincian kerja masing-masing karyawan. Anda cukup dengan memberikan kepercayaan lebih kepada mereka dalam menggapai tujuan kahir dan sesekali memberikan feedback positif.

Leave a Reply