Apa saja Tiga Langkah Penting untuk Memenangkan Career Plan

Perencanaan Karir Profesional yang Matang dan sesuai Rencana, tentu merupakan Harapan dan Kebanggaan tersendiri bagi setiap Individu Profesional dalam menapaki Pekerjaannya.  Rencana Karir berfungsi bagai Tiang bagi sebuah Tenda dan Lampu Penerang dalam Perjalanan Panjang Anda.  Rencana Karir merupakan Navigasi dan Petunjuk arah sehingga Gundukan dan Lubang Jalan Karir dapat dihindari.

Dalam Kehidupan nyata Eksekusi merupakan Langkah Kedua seteleh Planning atau Perencanaan, tanpa adanya Rencana maka Anda tengah melamun menggantang asap, sedangkan tanpa Eksekusi Anda bermimpi di siang bolong.  Rencana (Planning) dan Eksekusi (Execution) adalah rangkaian sebuah proyek masa depan dalam karir Anda.  Ambil kendali dalam menentukan Karir Masa Depan Anda dan jangan pernah meninggalkan kesempatan yang ada.  Anda harus mampu menterjemahkan tahun penderitaan dan cobaan, tahun stagnasi dan saatnya pemulihan atau recovery.  Anda harus memperlihatkan Road Map dalam perjalanan karir profesional agar dapat mencapai Kebahagiaan dan Ketenangan.

Siapa yang butuh akan rencana karir (Career Plan)? Semua orang melakukannya karena membutuhkannya. Jika Anda masuk ke dalam salah satu kategori berikut ini, maka Anda perlu yakin untuk mendapatkan keuntungan dengan  memiliki cetak biru (Blue Print) karir:

• Tertimpa PHK atau Rasionalisasi
• Dipecat dari Pekerjaan Anda dan Takut Masa Depan suram
• Merenungkan Perubahan Karir
• Berencana untuk kembali memasuki Dunia Kerja
• Pensiunan Awal dan sekarang mengincar Karir Kedua
• Masih Bekerja namun Tidak Bisa Maju dalam Karir
• Sarjana Baru yang belum yakin akan Pilihan Karir

Mengembangkan Rencana Karir (Career Plan)
Sebuah rencana karir melibatkan beberapa proses tiga langkah berikut.

1. Kenalilah Dirimu – Pilihan Anda untuk berkarir, seperti halnya keputusan paling penting lainnya dalam hidup Anda, adalah salah satu kehidupan yang terdefinisi dengan tindakan dimana hasilnya tergantung pada Pengetahuan Diri.   Ketika Anda tidak mengenal Diri Sendiri maka Career Plan yang Anda bangun hanya menjadi wacana.  Sungguh luar biasa bagaimana ada orang yang hanyut dalam pekerjaan yang mereka benci atau dengan kata lain mereka membekukan potensi diri sendiri karena tidak mau repot-repot untuk mencari tahu apa yang mereka benar-benar ingin lakukan.

Butuh kesadaran diri, kenapa seorang lulusan terbaik hanya berakhir dalam pekerjaan yang jauh dari bidang mereka atau kenapa banyak orang berpindah-pindah pekerjaan dari satu tempat ke tempat lain atau mengapa pula Anda harus berubah haluan ditengah Karir Profesional yang sedang melambung.  Semua memerlukan Kesadaran Diri untuk mengetahuinya.

Tanyakan pada diri Anda, “Siapakah Saya”,”Apakah yang benar-benar saya inginkan”,”Apakah saya seorang yang Hebat”,”Hal apa yang paling penting bagi saya”. jawaban Anda untuk pertanyaan-pertanyaan ini dan yang sejenisnya akan memberikan wawasan berharga mengenai Keterampilan dan Kemampuan, Minat, Nilai-nilai, Sifat-sifat pribadi dan Gaya Kerja.

Dan sementara Anda berada di perjalanan penemuan diri, jangan lupa masukan bahwa Keluarga dan Teman-teman dapat berkontribusi untuk pencarian Pribadi Jati Diri Anda. Setelah mengenal Anda selama bertahun-tahun, mereka dapat memvalidasi dan memverifikasi Penemuan Diri Anda dan mengidentifikasi Kekuatan dan Kelemahan Anda.

Lakukanlah  beberapa Tes Kepribadian dan Ketrampilan dan jika perlu mencari seorang konselor karir untuk meningkatkan pencarian Anda.  Tes Ketrampilan dan Kepribadian akan menghasilkan informasi yang mungkin Anda tidak sadari, sementara seorang ahli karir profesional dapat membantu melihat jalur di depan Anda.

2. Studi Karir – Ada ribuan bahkan jutaan pekerjaan di dunia kerja saat ini. Tanpa rencanapun, akan sangat mudah bagi Anda untuk membuat pilihan pekerjaan. Tapi dengan sebuah Self-Assessment yang jujur, Anda memiliki kesempatan lebih besar mendapatkan Mata Karir ini.

Berdasarkan pencarian jiwa Anda, lakukan penelitian tentang jenis karir yang tersedia bagi Anda. Ada beberapa cara untuk mengumpulkan intelijen kerja. Anda dapat membaca publikasi tentang karir yang menarik bagi Anda. Anda bisa berselancar online. Internet merupakan pusat sumber daya yang luar biasa yang dapat memberikan dorongan besar pencarian Anda.

Anda juga dapat bertukar pikiran dengan orang lain dengan melakukan wawancara terhadap orang di bidang yang Anda minati. informasi lebih lanjut ini akan membuka mata Anda dengan realitas karir tertentu.  Seorang Mahasiswa baru lulus atau Fresh Graduate, dapat mengambil keuntungan dari layanan konseling sekolah, Program Magang dan Seminar dan Konferensi tentang karir untuk mengumpulkan dan menghasilkan ide-ide mengenai Karir Idaman.

Setelah menggali dan menemukan informasi yang Anda butuhkan, Persempit Pilihan pada Karir yang cocok dan sesuai dengan Ketrampilan dan Kemampuan Anda.

3. Membuat Keputusan – Inilah bagian paling sulit: Membuat Pilihan. Setelah Anda meyakinkan diri sendiri dan berkomitmen untuk menempuh jalur karir pilihan tersebut, maka setelah itulah Anda harus melakukan Eksekusi atau Tindakan Nyata agar terwujudnya Karir Idaman.  Salah satu strategi karir yang dapat Anda lakukan adalah dengan mengambil selembar kertas dan tuliskan keinginan Anda dalam satu tahun, lima tahun, sepuluh tahun. Setelah itu pertimbangkan pilihan terbaik dari beberapa pilihan karir, lihat Pro dan Kontra serta Penawaran masing-masing posisi.

Setelah Anda telah mengambil pilihan, saatnya untuk Test Drive. Sekali lagi, Anda memiliki beberapa jalan terbuka seperti melakukan magang untuk mendapatkan Deskripsi Pekerjaan atau mengambil Kursus Singkat atau berpartisipasi dalam Workshop yang berkaitan dengan karir pilihan Anda.

Anda dapat pula mengambil kerja paruh waktu, pekerjaan sementara atau relawan untuk melihat apakah karir baru tersebut akan membuat bahagia. Anda juga bisa bergabung dengan klub profesional atau dengan orang-orang yang bisa memberikan tips, arahan dan bimbingan.

Perencanaan Karir (Career Plan) merupakan sebuah perjalanan Anda yang perlu dipersiapkan dengan Matang dan Teliti, terkadang memerlukan waktu lebih namun terkadang dalam pandangan pertama Anda dapat melihat prospek Karir Cemerlang dalam sebuah Pekerjaan.  Rencanakan Karir Anda untuk Hidup Lebih Bahagia, dengan mengesampingkan Faktor Materi dan Pangkat dibandingkan Kemampuan dan Ketrampilan serta Penemuan Jati Diri.

Leave a Reply