Beginilah Caranya Air Asia menjadikan Tantangan sebagai Tangga Sukses

Berawal dari keinginan memiliki Armada Terbang sendiri, Tony Fernandes justru mendapatkan Tantangan dari Pemerintah Malaysia untuk membangkitkan kembali Armada Penerbangan Nasional yang tengah Terjun Bebas.  Air Asia yang telah menjadi fenomena Penerbangan Murah di wilayah Asia Tenggara khususnya menjelma menjadi Perusahaan Besar, dengan begitu dominannya di pasar Domestik Malaysia dan beberapa Negara Tetangga seperti Indonesia, Thailand dan Singapura. Berbekal dengan dukungan pemerintah dalam membangun kembali industri penerbangan komersial, Tony Fernandes berhasil membalikkan keadaan Hutang menjadi Untung dalam tempo setahun.

Siapakah yang tidak kenal Air Asia saat ini, dimana hampir seluruh pelosok Kota di Regional Asia Tenggara telah menjadi destinasi Terbang Maskapai Negri Jiran tersebut.  Berkaca pada sedikitnya jumlah orang yang bepergian dengan pesawat, Tony Fernandes melakukan Improvisasi Terbang dengan menghilangkan Biaya Makan, Minum dan Hiburan lainnya.  Melalui Motto “Everyone Can Fly”, Air Asia menjadi pioneer Penerbangan Murah yang diikuti banyak Maskapai saat ini.

AIR ASIAPada Awalnya Tony Fernandes berkiprah bersama Warner Music selama 14 tahun, dengan dengan adanya Internet Booming, terlihat jelas bahwa Industri Musik tidak siap menghadapi perubahan teknologi ini.  Pada Akhirnya Tony yang merasakan ingatan masa sekolah dahulu, dimana dia tidak bisa pulang ke kampung halaman setiap waktu karena tiket pesawat yang mahal, mengejar impian masa kecilnya yakni : Menciptakan Transportasi Udara yang Terjangkau bagi Masyarakat Umum.  Selama masa asrama di Inggris, dan liburan sekolah, Tony Remaja selalu memikirkan Kampung Halamannya dan gagasan tentang Penerbangan Murah.

Setelah Air Asia ditanganya, Tony Fernandes bekerja keras dan tidak kenal lelah melakukan upaya-upaya untuk mewujudkan impiannya.  Saat ini Air Asia telah memiliki Armada lebih dari 100 unit dan 140 rute penerbangan dan telah membuka rute terbang jarak jauh.  Kepemimpinan Tony ditandai dengan seringnya turun ke lapangan melihat langsung kondisi karyawan dan pelanggan mereka.  Prinsip Kerja Tony Fernandes adalah, “Kamu akan melakukan kesalahan besar jika hanya duduk di Menara Gading dan memandangi Laporan Keuangan.  Karyawan adalah Tujuan dari sebuah Kesenangan Kerja, sehingga dengan senangnya karyawan akan membuat mereka senang melayani pelanggan.  Mendengarkan langsung masukan, kritikan dan saran dari lapisan terbawah organisasi membuat Air Asia merambah banyak bisnis turunan dari Industri Penerbangan Komersial.

Beberapa Motivasi Diri yang dapat Anda ambil dalam Pengembangan Diri dan Karir tentang Kisah Sukses Air Asia adalah :

1.  Dibalik setiap Masalah terdapat Peluang, sehingga menjadikan Anda seorang yang Optimis melihat Sudut Pandang Permasalahan.  Tragedi WTC di Amerika yang telah menurunkan okupansi pesawat dan Minimnya orang yang bepergian dengan pesawat bukan Masalah yang harus dihindari, melainkan sebuah Peluang Sukses jika di Eksekusi.

2.  Bekerja dengan Kesenangan dan Impian, mampu membangkitkan Semangat dan Gairah mencapai Cita-cita bahkan harapan yang telah lama terlupakan.  Anda dapat menjadi seorang yang sukses ketika mampu membangkitkan kembali Impian dan Cita-cita Masa Lalu.

3.  Karyawan sebagai Tujuan Sukses Kerja, dimana setiap masing-masing individu dalam tim adalah bagian penting.  Everybody is Important, melandasi Anda bekerja dengan Tujuan Kebahagiaan Orang Lain, dan pada akhirnya Anda akan mendapatkan Bagian Kesenangan dan Kebahagiaan setelah itu.

4.  Kerja Aktual bukan Kerja Konseptual, artinya Anda sering melakukan Verifikasi dan Validasi Langsung ke Lapangan.  Entah Terjun melayani Pelanggan Langsung, Membantu Tim Frontliner, Melatih Tenaga Pemasaran, Mendengarkan Keluhan Tim Gudang dan Pengadaan serta lainnya, akan membangkitkan Kreativitas dan Inovasi Kerja Anda sebagai Pimpinan Perusahaan.

Leave a Reply