Belajar Menghadapi Tantangan Ketegangan dalam Kepemimpinan Tengah

Kepemimpinan Tengah mempunyai banyak tantangan, diantaranya adalah menghadapi ketegangan berada pada posisi menengah, dengan keterbatasan wewenang dan kekuasaan.  Belajar untuk memimpin terlepas dari berbagai batasan yang diberikan orang lain kepada Anda menjadi sebuah Tantangan tersendiri dalam Kepemimpinan 360 Derajat.

Ketegangan dalam memimpin tidak terasa sama kepada seluruh orang, tergantung dengan temperamen dan kemampuan memainkan peran.  Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi Ketegangan dalam Kepemimpinan Tengah, yakni:

tantangan ketegangan1.  Pemberdayaan.

Sejauh mana Anda mendapatkan wewenang dan keberdayaan dalam memimpin pasukan atau tim kerja.  Apakah orang diatas Anda telah menjelaskan secara detil Tugas dan Tanggung jawab Anda dalam struktur organisasi.  Sebaliknya, kondisi ini merupakan tantangan tersendiri kepada Anda dalam menghadapi anak buah, dimana mungkin Anda pun tidak akan mampu membuat Keputusan setiap saat.  Inilah saatnya Anda melatih anak buah berpikir dan membuat penilaian sendiri.  Pemberdayaan adalah memberikan definisi parameter yang tegas kepada anak buah agar dapat berjalan dan akhirnya membebaskan kreativitas tindakannya.  Pemberdayaan menjadi tantangan Ketegangan pun terjadi jika Anda menjadi sukarelawan dalam sebuah organisasi, dimana Anda tidak mungkin mengambil alih peran begitu saja, sedangkan orang lain telah menjalankan organisasi tersebut.

2.  Inisiatif.

Kesempatan mengemukakan pendapat adalah salah satu peran yang sangat diapresiasi seseorang dalam sebuah organisasi.  Sedangkan dalam Kepemimpinan Tengah, Anda perlu melakukan penyeimbangan antara inisiasi dan batasan yang dimiliki.  Pemimpin yang baik selalu berbicara peluang dan kesempatan, bukan batasan, sehingga jika semakin kuat keinginan alamiah Anda berinisiatif semakin besar potensi munculnya ketegangan.  Anda akan beruntung berada pada organisasi yang penuh toleransi, namun jika visi dan misi pemimpin atas tertantang, dapat diperkirakan Anda tidak akan terjebak dalam posisi tengah, melainkan berada di luar dan mencari pekerjaan lain.

3.  Lingkungan.

Lingkungan kerja atau lingkungan apapun mempunyai karakter tersendiri yang unik, seperti misalnya Lingkungan Militer akan sangat berbeda dengan korporasi dan sosial.  Adaptasi adalah satu logika pemikiran sederhana yang mudah dilakukan, dimana Anda tidak memerlukan pemaksaan pada saat bergabung dengan perusahaan keceil, sementara pengalaman puluhan tahun di dunia korporasi.  Lingkungan juga mengikuti bentuk dari Kepemimpinan, dan sang pemimpin akan memperlihatkan karakteristik tersebut.  Jika Anda berada pada posisi tengah kepemimpinan, cari tahu apakah lingkungan akan memperbesar atau memperkecil tantangan ketegangan?  Lingkungan mungkin baik bagi seseorang dan tidak bagi orang lain, Anda sendiri yang menilai sejauh mana aspek positif dan negatif berpengaruh bagi Ketegangan Kepemimpinan Tengah.

4.  Parameter Kerja.

Posisi tengah merupakan sebuah tantangan ketegangan jika Anda tidak mampu mengenali pekerjaan baru, meskipun Anda merupakan seorang yang cepat belajar dan mudah diajari.  Pekerjaan baru tentu perlu pembelajaran bagaimana melakukannya. Ketegangan lain akan muncul jika ekspektasi yang diharapakan tidak mampu Anda wujudkan.  Anda akan berhasil sebagai pemimpin tengah pada saat menguasai pekerjaan dan mampu melakukannya dengan baik.

5.  Apresiasi.

Apakah mungkin apresiasi dihilangkan dalam sebuah siklus hidup seseorang?  Sepertinya akan menjadi kehambaran dalam perjalanan hidup Anda, jika berada pada posisi tengah dan tidak terlihat publik.  Semakin besar keinginan Anda memperoleh apresiasi dan pujian akan makin besar Ketegangan dalam Kepemimpinan.  Perlu sikap bijak menentukan apakah pujian dan apresiasi menjadi tujuan Anda dalam memimpin di posisi tengah.

Tantangan Ketegangan dalam Kepemimpinan merupakan sebuah pertarungan dalam mental dan emosi Anda, ketika memimpin dari posisi tengah, namun dengan keterbatasan wewenang dan kekuasaan.  Ketegangan akan muncul dari setiap tindakan dan aktivitas kepemimpinan, bahkan menjadi sebuah pilihan untuk tetap berada di tengah atau keluar mencari posisi lainnya.

ikhtisar.com

Leave a Reply