Berbagai Tantangan yang dapat Anda Hadapi sebagai seorang Pemimpin Tengah

Menjadi seorang pemimpin di posisi menengah organisasi adalah sebuah tantangan, dimana akan banyak dilema dan situasi tidak pasti akan terjadi.  Pemimpin tengah menghadapi banyak ketegangan, rasa frustasi dari atas, bawah dan samping.  Ketika Anda berada dalam posisi ini, maka akan terbentuk hasil latihan sebagai pemimpin sejati secara mental dan fisik.  Berikut beberapa tantangan yang akan menjadi pertarungan Anda sebagai pemimpin sejati, selain karena keadaan yang membuat Anda berada ditengah, hal ini merupakan perjalanan menjadi seorang pemimpin puncak.

1.  Tantangan Ketegangan.

Tantangan yang terjadi karena merasa terperangkap di tengah.  Sebagai pemimpin tengah, Anda merasa sebagai seseorang yang memiliki kekuasaan, sekaligus tidak memilikinya.  Anda mempunyai tanggungjawab akan sebuah program kerja, namun Anda tidak dapat mengatur dan memutuskannya.  Perubahan yang diinginkan harus menunggu dari pemimpin puncak, karena wewenang Anda bukanlah benar-benar wewenang.  Inilah tantangan ketegangan sebagai seorang pemimpin tengah.

2.  Tantangan Kefrustasian.

Anda merasa putus asa pada saat pemimpin teratas tidak mempunyai visi yang jelas dan dapat dimengerti.  Bagaimana Anda belajar dan berlatih untuk mengendalikan diri, melakukan perubahan disesuaikan dengan pemimpin puncak.  Anda tidak dapat merubah dan memperbaiki pemimpin teratas, karena tugas Anda adalah memberikan nilai tambah kepada mereka.

3.  Tantangan Banyak Topi.

Satu kepala dengan banyak topi, yang memaksa Anda untuk mengerti banyak hal karena berurusan dengan banyak orang.  Anda harus memahami dan mengetahui topi mana yang harus digunakan dan kemudian menikmati tantangan tersebut.  Ibarat seorang ibu rumah tangga dengan pekerjaannya mengurus rumah, merawat diri, mendidik anak-anak dan pastinya melayani pasangan.  Inilah contoh sederhana tantangan banyak topi dalam kepemimpinan 360 derajat.

leader challanges4.  Tantangan Ego.

Ego Anda tidak dapat tersalurkan karena posisi tengah yang menjadikannya tersembunyi.  Ego sebagai seorang pemimpin yang tetap menginginkan pengakuan dan pujian.  Namun in kerap terlupakan karena posisi tengah Anda.  Anda tetap harus profesional dan mumpuni menjalani peran sebagai pemimpin tengah tanpa berharap akan sebuah apresiasi.  Tantangan ego merupakan salah satu hal yang cukup berat dihadapi dalam kepemimpinan 360 derajat.

5.  Tantangan Pemenuhan.

Merasa sebagai pemimpin namun tidak dapat untuk maju ke depan.  Pemimpin akan merasa diakui sebagai seorang pemimpin ketika dia berada di depan.  Keinginan untuk berada diatas adalah sebuah keadaan alamiah, ingin menjadi lebih besar, ingin ada di puncak organisasi dan lainnya.  Namun apakah Anda akan mendapatkan semua keinginan atau pemenuhan pada saat berada di puncak?.  Mungkin iya mungkin tidak.  Pemenuhan diri adalah tantangan seorang pemimpin tengah.

6.  Tantangan Visi.

Visi lebih sulit diperjuangkan ketika bukan Anda yang menciptakannya, namun demikian jika Anda makin sering berinvestasi pada visi seseorang, maka akan mempertegas bahwa itu adalah visi Anda sendiri.  Akan sering ditemui dalam sebuah organisasi bahwa orang-orang diminta untuk memenuhi visi yang tidak mereka buat.

7.  Tantangan Pengaruh.

Usaha untuk memimpin orang lain diluar posisi Anda adalah kesulitan tersendiri.  Pemimpin adalah pengaruh, tidak lebih dan tidak kurang.  Tantang diri sendiri untuk memperluas pengaruh Anda tanpa melihat posisi, karena kepemimpinan adalah disposisi bukan posisi.  Pengaruh Anda tidak tergantung dari mana Anda berada.

Setiap pemimpin yang baik akan percaya diri sendiri dan percaya akan kepemimpinan mereka.  Dalam kepemimpinan selain kemampuan dan ketrampilan, pengalaman akan sangat membantu Anda untuk naik dan tumbuh alami sebagai pemimpin besar.  Menjadi pemimpin besar dimulai dengan belajar akan tantangan sebagai pemimpin, khususnya tantangan pemimpin 360 derajat.

ikhtisar.com

Leave a Reply