Inilah Tanda-tanda bahwa Tempat Kerja Anda Mulai Tidak Efektif

Tanda-tanda bahwa Tempat Kerja Anda Mulai Tidak Efektif

Tanda-tanda bahwa Tempat Kerja Anda Mulai Tidak Efektif

Anda sering mencoba berbaur dengan Tim lain atau Departemen lain dalam Rangka Koordinasi atau Kolaborasi.  Namun terkadang sering terjadi benturan dengan orang lain dalam hal Organization Hierarchy (Hirarki Struktur Organisasi).  Selain itu mungkin Anda juga menemui Atasan yang terlalu sering mengajak anak buahnya untuk berkumpul dalam rangka meeting, namun hasil akhirnya tidak jelas.  Ketika Anda mulai melihat adanya gejala dan perilaku manajemen seperti ini, maka patut diwaspadai bahwa Fungsi dan Situasi Kerja Lingkungan Anda mulai tidak berjalan sesuai Koridor atau Harapan yang diinginkan. 

Sedikitnya ada beberapa tanda yang dapat Anda amati bahwa kondisi organisasi mulai tidak menunjukkan Efekivitas dan Produktivitas yang baik, diantaranya:

  1. Banyak hal yang berjalan harus dengan adanya Persetujuan Pimpinan, dimana akan membuat beberapa fungsi tidak maksimal ketika Boss tidak berada di tempat.  Mulai lakukan pemberdayaan Organisasi melalui individu-individu yang ada tanpa harus selalu menunggu “Petunjuk” atasan.  Sebagai Pimpinan pun perlu adanya sikap bijak dalam mengelola organisasi.
  2. Banyak kebingungan mengenai siapa yang sebenarnya bertanggung jawab dan berhak dalam mengurus organisasi ini dan menentukan pengambilan keputusan.  Perlu adanya setiap orang mendapat kejelasan mengenai Struktur Kepemimpinan yang benar agar proses kerja berjalan simultan.  Jangan sampai terdengar kata-kata “Memang kamu Bosnya disni?”.
  3. Banyak Meeting yang tidak penting hanya sebagai sarana pelampiasaan ketidakpuasan satu pihak atau beberapa golongan saja.  Terlebih ketika meeting berlangsung justru dominan peserta meeting sibuk dengan Notebook dan Blackberry mereka masing-masing.  Meeting ini menandakan ketidakefektifan, dimana seharusnya terjadi Diskusi dan Brainstorming mengeni isu dan masalah yang serius.
  4. Makin seringnya interaksi antar karyawan hanya melalui Instant Messaging tanpa adanya Tatap Muka dan Pembicaraan Empat Mata.  Ada banyak hal-hal tertentu yang memerlukan pembicaraan langsung agar semakin terbuka dan sesuai tujuan.  Namun perlu diingat bahwa pertemuan tersebut adalah Penting berupa Diskusi dan Brainstorming bukan sekedar wacana pengisi waktu senggang diantara pekerjaan.
  5. Makin tertutupnya informasi yang seharusnya bukan menjadi rahasia.  Keterbukaan seolah barang Langka dan Mahal sehingga banyak hal yang dirahasiakan.
  6. Kebijakan Teknologi Informasi makin ketat, dimana karyawan seolah tidak mendapatkan keleluasaan dalam berbuat Kreatif dan Inovatif melalui media Teknologi Informasi.  Informasi penting sangat banyak diperlukan individu yang ingin belajar dan salah satunya melalui media IT.
  7. Reward jarang diungkapkan justru Punishment yang digembar-gemborkan, bahkan terjadi pengadilan dimuka umum atau forum.  Keburukan seharusnya cukup diketahui oleh Atasan dan Yang Bersangkutan dalam bentuk Coaching dan Counseling, tanpa menjadi santapan semua orang.
  8. Pimpinan atau Atasan suka membentak, berteriak, kasar baik secara ucapan atau tindakan.  Kelakukan Intimidasi menjadi salah satu tanda mulai hilangnya suasana efektif dan produktif dalam Organisasi Anda.
  9. Banyak ditemui orang yang mengambil akumulasi cuti mereka, dimana hal ini menunjukkan bahwa pekerjaan benar-benar telah membebani mereka dalam keseharian, sehingga cuti sehari bukanlah solusi.  Mereka berbondong-bondong pada akhi tahun atau suatu periode tertentu melakukan cuti panjang.
  10. Banyak manipulasi kondisi kerja, dimana mereka merasa yang penting adalah Datang Paling Pagi Pulang Paling Akhir.  Mereka hanya ingin menunjukkan Kesibukan bukan Kualitas Kerja.  Cobalah Anda telaah tentang keberhasilan Tim Anda dalam bekerja bukan dari Jam Kerja melainkan Produktivitasnya.

Suasana dan Situasi Kerja yang Monoton akan memberikan Ruang Jenuh bagi Individu, sehingga akan membuat Kondisi Kerja yang tidak efektif dan tidak efisien.  Waspadailah hal ini sehingga proses tumbuh kembang organisasi Anda tetap sejalan dengan visi misi perusahaan.

Leave a Reply