Pentingnya Anda Memperhatikan Tanda-tanda siap Resign Karyawan

tanda resign karyawanMencari pekerjaan baru, terutama dengan posisi lebih tinggi dan penghasilan lebih besar adalah sesuatu yang wajar dilakukan. Perpindahan posisi dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya adalah hal yang lumrah terjadi. Dan sebagai pemimpin dalam organisasi Anda perlu cermat melihat gejala dan gerak-gerik anggota tim yang mungkin tengah mempersiapkan diri untuk mundur dari pekerjaannya sekarang. Tanda-tanda tertentu dapat diperhatikan secara gamblang pada karyawan Anda yang ingin berhenti dari jabatannya sekarang, diantaranya:

1. Kontribusi pada saat meeting yang berkurang atau tampak jelas tidak ada sama sekali, dibandingkan beberapa meeting sebelumnya. Masukan atau inputan terkait hal yang didiskusikan tidak signifikan pengaruhnya.

2. Keberatan untuk melakukan komitmen jangka panjang terhadap sebuah proyek kerja. Hal ini terkait dengan ketidaksiapannya untuk menjalani aktivitas yang tentu akan menyita waktu dan pikirannya, sementara posisi baru tengah menanti kepastian juga.

3. Lebih banyak diam dan tidak tampak agresif dalam pekerjaannya. Ini menjadi isyarat bahwa pekerjaan yang tengah dihadapinya tidak lagi memberikan gairah dan semangat.

4. Ketertarikan dalam memajukan program dan proyek perusahaan tidak muncul secara natural. Bagi mereka posisi di perusahaan tidak lagi memberikan sebuah peluang untuk sukses lebih jauh.

5. Ketertarikan memperolah apresiasi dari atasan tidak lagi tampak jelas. Pujian dan sanjungan dari atasan hanya terdengar biasa sehingga tidak perlu diacuhkan. Pujian Atasan bukan lagi menjadi alasan untuk bertahan.

6. Interaksi dan hubungan dengan relasi kerja mulai berkurang. Akumulasi dari ketidakpuasan kerja dapat berdampak pada hubungan personal kepada rekan dan relasi.

7. Ide kreatif dan inovatif mulai sedikit muncul dari pemikiran mereka. Ide dan kreativitas sengaja disimpan untuk pekerjaan dan perusahaan baru, dimana nilai jual akan jauh lebih tinggi.

8. Intensitas pekerjaan dilakukan sesuai dengan waktu standar, dan tidak berusaha memberikan lebih dari yang diminta. Karena hanya menunggu waktu, maka waktu untuk pekerjaan hanya sebatas standar peraturan perusahaan.

9. Tidak ingin terlibat dalam kegiatan pelatihan atau pengembangan diri. Kegiatan pengembangan diri selalu mempunyai keterikatan kepada karyawan Anda, baik secara moral dan etika atau bahkan keterikatan formal seperti ikatan dinas.

10. Produktivitas cenderung menurun. Motivasi yang terganggu, karena keinginan cepat bergabung dengan perusahaan baru cukup memberikan pengaruh pada semangat dan produktivitas kerja.

Berpindah kerja bukan berarti Anda tidak memiliki komitmen dengan perusahaan, karena pada dasarnya setiap pekerjaan adalah profesionalitas Anda terhadap fungsi kerja. Perusahaan adalah badan usaha yang mencoba memfasilitasi kebutuhan mereka dengan menyelaraskan pada kompetensi karyawan. Akan tetapi, dengan makin maraknya perpindahan karyawan dari satu perusahaan, maka perlu adanya pemikiran untuk mempertahankan talenta terbaik Anda.

Leave a Reply