Rencana BisnisJangan Lupakan Pemasaran

Bagi Anda yang bermimpi melarikan diri untuk mengejar gairah dan harapan maka penyusunan rencana bisnis adalah langkah pertama. Satu elemen Rencana Bisnis (Business Plan) Anda yang paling penting adalah Strategi Pemasaran. Terlalu sering, orang mengabaikan Rencana Pemasaran sehingga mereka tidak menanganinya seperti Konsentrasi pada Proyeksi Arus Kas (Cash Flow) dan Penetapan Tujuan Jangka Panjang (Long-Term Goals).

Walau ada juga mereka yang mencurahkan Pikiran dan Tenaga dalam perencanaan untuk Riset Pasar, Promosi dan Positioning akan tetapi tidak pernah menindaklanjuti ide-ide besar tersebut.

Satu masalahnya adalah sebagian besar pengusaha tidak memiliki pengalaman pemasaran. Mereka mungkin seorang pedagang terampil, penasihat keuangan cerdas atau penulis berbakat tapi mereka bukan pemasar (Marketer).  Dahlan Iskan berkata, “sehebat apapun Anda sebagai Pimpinan Perusahaan namun jika tidak tahu Marketing maka Anda hanya akan di kelabui anak buah”.

Anda mungkin tidak menyadari bahwa implementasi Strategi Pemasaran yang solid sangat penting untuk keberhasilan setiap usaha. Anda mungkin juga tahu, tetapi tidak tahu harus mulai dari mana dan bagaimana caranya.

Inilah mengapa Pemasaran begitu penting: Tidak peduli seberapa Cerdik dan Cerdas Produk Jasa Anda, tak seorang pun akan menemukannya jika mereka tidak tahu itu ada.

Pemasaran dalam Rencana Bisnis Anda harus menganggarkan Waktu dan Materi, jika Anda berencana untuk menanganinya sendiri. Anda perlu jadwal dan website profesional yang menarik pengunjung dan membuatnya mudah bagi mereka untuk mempelajari lebih lanjut tentang Anda, Produk atau Jasa Anda dan sama mudahnya untuk membeli apa yang Anda jual.

Berikut adalah beberapa poin yang perlu dipertimbangkan saat Anda sedang mengembangkan rencana pemasaran Anda:

• Apa Pesan Anda? Pesan Anda harus lebih dari sekedar My Product is Great Apa masalahnya terpecahkan? Jika Anda seorang profesional, Tunjukan Nilai Anda dan Pelayanan yang Anda Tawarkan? Bagaimana Anda berbeda dari pesaing? Sebagai contoh: Toserba Yogya dan Griya memiliki Pesan “Pilihan Keluarga Bijak” atau Indomaret dengan Tagline “Mudah dan Hemat”.  Anda harus memiliki pesan yang Unik dan Berbeda dibandingkan pesaing.

• Siapakah Pemirsa Anda? Kecuali Anda memiliki produk niche, mempertimbangkan pemirsa potensial Anda adalah penting untuk terus berkembang. Misalnya, yang paling mudah adalah Facebook, pada awalnya menyasar pada Kelompok Mahasiswa Kampus, dan setelah permintaan meningkat, akhirnya dikembangkan kewilayah Kampus Lainnya dan pada akhirnya berkembang ke seluruh Amerika, sebelum menjadi Multinasional.  Facebook memulai dari Segmentasi Pasar yang kecil, namun terus berkembang.  Anda tidak perlu berpikir saat ini untuk “Mendunia” namun cukup dalam skala Kota atau Kabupaten atau khusus dalam bidang tertentu seperti Pendidikan, Sosial atau Teknologi.

Tentukan Media untuk Kampanye Hubungan Masyarakat? Sosial media sangat bagus untuk produk niche karena forum online membangun masyarakat di sekitar hal-hal yang bersifat umum. Setelah Anda mendapatkan segmen pasar yang tepat, selanjutnya pertimbangkan Media Massa yang menjadi santapan mereka.  Apakah Media Online, Surat Kabar, TV atau Radio.  Sekali Anda telah memutuskan siapa audiens Anda, segera mencari tahu apa yang sedang mereka tonton, dengar dan baca, kemudian sesuaikan pesan Anda untuk media dan penonton itu.

Berapa Anggaran Anda? Bila Anda telah menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, Anda harus dapat menentukan berapa banyak pemasaran yang dapat Anda lakukan sendiri, jika ada, dan berapa banyak Anda akan membutuhkan bantuan dengan menangani sendiri, anggaran untuk waktu yang diperlukan dan untuk melakukan hal-hal seperti menjaga website tetap aktif dengan posting blog, posting konten pada media sosial dan mengembangkan promosi lapangan melalui media cetak, radio atau TV. Jika Anda berencana untuk membayar seorang profesional untuk jasa pemasaran, gunakan rencana pemasaran Anda untuk mempelajari biaya dan jadwal, dan anggaran yang sesuai.

Bagaimanapun juga Business Plan akan selalu melibatkan Marketing Plan.  Baik sekedar re-evaluasi bisnis atau meluncurkan bisnis baru.  Itu semua dimulai dengan rencana yang solid. Pemasaran harus menjadi bagian penting dari rencana itu. Ini yang mendorong bisnis tetap berjalan dan kerkesinambungan.

ikhtisar.com

Leave a Reply