Rahasia Employee Engagement dan Produktivitas Kerja

Posted on

"<yoastmark

Rahasia Employee Engagement dan Produktivitas Kerja

Rahasia untuk Productivity adalah Employee Engagement. Ini masih menjadi Debatable bagi sebagian besar Top Manajemen.  Masihkah ada korelasi untuk mendapatkan keduanya.  Jika Anda menginginkan PRODUKTIVITAS, mulailah dengan KETERLIBATAN (Engagement). Dengan 4 langkah berikut ini, Anda dapat mulai membangun tim paling produktif.

Memotivasi diri sendiri untuk produktif tidaklah mudah, tetapi Anda mungkin memiliki beberapa cara favorit untuk menjaga diri Anda tetap dalam tugas dan memajukan bisnis. Memotivasi karyawan Anda menjadi lebih produktif adalah masalah lain, tetapi hal tersebut bahkan lebih penting bagi keberhasilan perusahaan Anda.

Untuk tetap termotivasi, Anda dapat mengingatkan diri sendiri mengapa memulai bisnis ini. Tak perlu dijelaskan,  bahwa selalu mengingatkan karyawan Anda mengapa mereka butuh pekerjaan ini tidak mungkin punya efek yang sama. Apa yang akan dilakukan, secara sadar FOKUS pada ENGAGEMENT dan INTERAKSI. Perusahaan yang berinvestasi dalam meningkatkan keterlibatan karyawan akan melihat peningkatan signifikan dalam produktivitas dan laba.

Fundamental Produktivitas Kerja untuk Berbagai Jenis Perusahaan dan Karyawan

Apa yang membuat karyawan merasa terlibat sangat bervariasi pada berbagai perusahaan dan bermacam karyawan. Dalam banyak kasus, mengambil empat langkah ini dapat membantu Anda mempromosikan tempat kerja yang lebih INTERAKTIF, MOTIVATIF, dan PRODUKTIF tanpa menghabiskan banyak uang untuk inisiatif baru.

1. Bawa KANTOR Anda ke abad ke-21.

Jika karyawan Anda masih terbatas pada kubik berdinding, maka upgrade kantor Anda menjadi langkah pertama. Hambatan tidak akan kondusif bagi keterlibatan dan kolaborasi, padahal itu sangat penting meningkatkan produktivitas di antara karyawan. Jadikan kantor Anda lebih ramah kolaborasi dengan meminimalkan dinding sekat dan merancang ruangan untuk mempromosikan keterlibatan dan gerakan lebih leluasa.

Misalnya, letakkan mesin fotokopi dan keranjang sampah di area umum untuk membuat karyawan lebih mungkin untuk saling bertemu. Milikilah berbagai jenis ruang kerja bersama, selain meja karyawan, sehingga anggota tim Anda tidak merasa dirantai di meja mereka. Selain itu, workstation berdiri dan elemen alami hijau dapat membantu staf Anda tetap bersemangat. Anda juga dapat mencoba mengganti desktop untuk laptop dan beralih ke penyimpanan cloud untuk memudahkan karyawan untuk BANGUN, BERGERAK di sekitar kantor, dan berkolaborasi.

workstation berdiri dan elemen alami hijau
workstation berdiri dan elemen alami hijau

2. Tempatkan KESEJAHTERAAN Karyawan terlebih dahulu – Produktivitas Kerja akan mengikuti.

Karyawan yang sehat adalah karyawan yang bahagia, dan mereka lebih produktif dalam aktivitas transaksional. Oleh karena itu, sebagai seorang manajer, penting Anda menempatkan kesehatan karyawan sebelum produktivitas. Bahkan, 63 persen hasil survei perusahaan yang melaporkan peningkatan keterlibatan karyawan karena adanya tim kepemimpinan yang mendukung inisiatif kesehatan. Hasil survei ini adalah data Society for Human Resource Management.

Meski, beberapa program ini tidak berjalan seperti yang diharapkan. Ketika membantu organisasi Anda memprioritaskan kesehatan, daripada memaksakan partisipasi program wajib, pastikan segala sesuatu tentang budaya kantor Anda menggabungkan kesehatan.

Sementara ruang kerja aktif dan dekorasi naturalistik pasti membantu, Anda juga harus memimpin dengan memberi contoh. Berjalan-jalan saat makan siang, secara aktif mendorong karyawan untuk cuti sakit ketika mereka sakit (benar2 sakit), dan melakukan kegiatan kebugaran atau olah raga bersama seperti yoga, dancing, zumba atau pelatihan yang lebih nyaman.  Namun semuanya jadikan tidak wajib bagi karyawan, sehingga mereka akan terlibat secara natural.

3. Jangan memerintah Karyawan, namun BIMBING mereka.

Untuk mengembangkan bisnis Anda, Anda harus membantu karyawan Anda TUMBUH, baik secara PRIBADI maupun PROFESIONAL. Selain mendorong kebiasaan kesehatan yang lebih baik dan memimpin dengan memberi contoh, bantu mereka mengembangkan keterampilan profesional lebih jauh.  Lakukan melalui pembinaan dan pendampingan. Kemudian, biarkan mereka menguji keterampilan tersebut dengan memberi lebih banyak tanggung jawab.  Tawarkan umpan balik yang konstruktif dan lihat reaksi mereka.

Tidak semua orang adalah pengusaha, tetapi hampir semua orang mencari PERBAIKAN dan PERTUMBUHAN. Bahkan, sebuah jajak pendapat baru-baru ini oleh Ceridian menunjukkan bahwa 91 persen karyawan mempertimbangkan kesempatan untuk BELAJAR dan TUMBUH di antara aspek-aspek terpenting karir mereka. Berikan peluang ini dengan memberdayakan anggota tim Anda untuk merencanakan dan melaksanakan proyek mandiri.  Selain Anda juga menawarkan wawasan dan bimbingan untuk mengilhami mereka.

4. Memahami dan Menerima GAYA KERJA yang berbeda.

Beberapa karyawan mungkin tampak seolah-olah mereka tidak produktif karena mereka tidak bekerja dengan cara yang sama seperti yang lain. Sebagai contoh, beberapa orang perlu mencoret-coret atau gelisah selama meeting untuk lebih memfokuskan perhatian mereka pada subjek. Sementara orang lain belajar baik dengan melalui pengalaman langsung dan contoh-contoh visual. Mungkin Anda melihat mereka tampak lalai terhadap instruksi lisan dan tertulis.

Cara terbaik untuk membantu karyawan dengan gaya belajar dan kerja yang berbeda menjadi tim yang kohesif dan sangat produktif adalah bersikap terbuka dan menerima perbedaan-perbedaan itu. Karyawan dapat lebih mudah menerima seorang gelisah ketika mereka tahu dia tidak membuang-buang waktu mereka, dan si gelisah tidak perlu merasa malu dengan permainan kata-katanya. Pembelajar langsung dapat langsung beralih ke cara belajarnya yang paling menguntungkan, dan mereka yang mengajarinya tidak akan merasa frustrasi pada dirinya yang tampaknya kurang memperhatikan bimbingan verbal mereka.

Produktivitas Kerja maksimum selalu menjadi acuan utama dalam bisnis, tetapi hari ini kita tahu bahwa mencapainya bukan tentang memiliki teknologi terbaru atau mempekerjakan tenaga kerja terbesar. Ini tentang melibatkan tenaga kerja Anda. Lagi pula, untuk karyawan saat ini, tidak ada motivator terbesar daripada bekerja bagi perusahaan yang PEDULI.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.