Mengapa Profit sebagai Tujuan Akhir Manajemen Organisasi Bisnis.

profit sebagai tolok ukur bisnisAnggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau disingkat APBN merupakan bentuk lain dari suatu Accounting Balance Sheet yang diterapkan pada struktur pemerintahan.  Setiap Balance Sheet ini merupakan komposisi dari Tabel-tabel Pendapatan dan Pengeluaran.  Pada akhirnya Prinsip Ekonomi bahwa Modal Kecil Untung Besar merupakan dasar kenapa sebuah Organisasi berdiri dan ingin Bertumbuh Berkembang.

Profit adalah Istilah yang menjadi Stigma Utama sebuah organisasi berangkat membangun dan mengembang.  Kalau tidak ada Untung kenapa juga mesti Jualan, kira-kira demikianlah Ungkapan yang akan Anda dengar dari setiap Presentasi para Top Management Perusahaan.  Profit seolah menjadi harga mati dalam memproduksi Barang dan Jasa.

Definisi Profit

Profit atau Keuntungan merupakan Selisih Bersih dari Seluruh Pendapatan (Revenue) dengan Pengeluaran (Cost).  Revenue adalah Pendapatan dari semua potensi yang ada baik Langsung atau Tidak Langsung, seperti Hasil Penjualan, Hasil Biaya Administrasi, Hasil Biaya Registrasi, sedangkan Cost menjadi faktor pengurang atau Biaya yang timbul sehubungan Operasional Organisasi, seperti Gaji, Honor, Tunjangan dan lainnya.  Profit adalah Revenue – Cost, dan merupakan salah satu indikator kesehatan sebuah Perusahaan.

Komponen Revenue (Pendapatan)

Sebuah Lembaga Keuangan Perbankan memiliki Sumber Daya Keuangan dari pihak ketiga selain Modal Sendiri.  Apakah saja komponen Pendapatan sebuah Lembaga Keuangan seperti Bank?  Berikut dapat Anda pahami beberapa parameter yang menjadi Pendapatan (Revenue):

  • Bunga Hasil Pinjaman Kredit
  • Bunga Obligasi di Pemerintahan
  • Biaya Administrasi sehubungan Aplikasi Kredit
  • Biaya Bunga Spot Antar Bank
  • dll

Kalau Anda membaca Neraca Keuangan sebuah Lembaga Keuangan Bank, akan tampak jelas Komponen apa saja yang menjadi Penghasil Bahan Bakar Kehidupan Organisasi mereka.  Pada prinsipnya setiap Pendapatan Bunga yang masuk menjadi akan Pendapatan (Revenue) sebuah Bank dan ini menjadi Pendapatan Utama dalam menghidupi Perputaran Roda Bisnis.  Masih banyak sumber daya Pedapatan yang mungkin didapat seperti Jasa Penjualan Produk Asuransi (Bancasurrance), Jasa Transfer, dll.

Komponen Pengeluaran (Cost)

Selain memperoleh Pendapatan Bunga, setiap organisasi akan mengeluarkan banyak biaya seperti Gaji, Tunjangan dan lainnya.  Notabene ini semua merupakan Kewajiban setiap Perusahaan kepada Pihak yang Terkait. Berikut beberapa Komponen Pengeluaran (Cost) yang ada:

  • Gaji, Tunjangan Karyawan
  • Biaya Operasional (Telepon, Listrik, Faximili, IT)
  • Biaya Modal (Gedung, Meja, Kursi, dll)
  • Biaya Pemasaran
  • Biaya Resiko
  • Pencadangan Modal
  • Pajak

Setiap Komponen Pendapatan dan Pengeluaran akan sangat berpengaruh dalam pencapaian Maksimal Profit yang pastinya menjadi hitungan awal bagaimana sebuah Perusahaan (Organisasi) layak untuk Berdiri, Bertumbuh dan Berkembang.  Pada akhirnya setelah Tutup Tahun, Profit akan kembali didistribusikan kepada Pemegang Saham atau Penambahan Modal.

Leave a Reply