Perilaku yang jarang terlihat dari Orang Sukses

perilaku orang sukses yang jarang terlihatPerilaku atau tabiat merupakan dasar kesuksesan dalam berkarir, baik dalam bidang bisnis ataupun menjadi seorang profesional ahli. Bertahun-tahun mungkin Anda habiskan waktu bersama para eksekutif dan pemimpin bisnis, dan mau tidak mau akan mengamati apa yang berhasil dan apa yang tidak berhasil dalam jangka panjang. Hal inilah yang menjadikan sebuah keberhasilan dan kesuksesan, bukan sekedar kebiasaan individu namun kepada perilaku dan tabiat Anda.
Perilaku Anda dalam menghadapi stress jangka panjang, komitmen dan konsistensi Anda dalam bekerja, cara interaksi dan komunikasi Anda, sikap Anda menghadapi konsumen atau rekan kerja, seberapa kerja keras Anda ingin berhasil, dan sejauh mana Anda akan fokus serta disiplin.

Naif

Sebagian besar orang akan mudah terpancing dan tertipu dengan situasi kondisi, terlebih jika kondisi yang emosional. Kondisi dan situasi ini akan mudah membuat Anda berlaku negatif dan salah langkah, dan berakibat fatal bagi kelangsungan karir. Untuk itulah orang sukses akan cepat mencerna situasi dan kondisi dengan tidak melakukan justifikasi diawal, namun segera bersikap tenang, cerdas dan analitik. Orang yang berlaku sembarang dan tergesa-gesa akan mudah kalah dan salah. Belajar dan Bertanyalah akan sesuatu yang Anda dengar dan lihat, dan pertimbangkan sumber-sumbernya.

Panik

Orang sukses akan tenang menghadapi situasi dan kondisi tekanan seperti apapun. Tekanan tinggi dalam dunia bisnis adalah hal yang umum. Hampir semua perencanaan bisnis tidak berjalan sesuai rencana dan seringkali terjadi banyak kesalahan. Kondisi ini akan muncul dari segala arah. Jika Anda tidak bisa merespon adrenalin Anda dan berlaku tenang dalam krisis, Anda akan kacau.

Fanatisme

Orang sukses adalah orang dengan gairah atau passion yang tinggi dengan profesi mereka. Namun jika passion menjadi sebuah nilai yang berlebihan dan melewati batas akan menjadikan Anda fanatik, serta pada akhirnya perilaku ini menjadi lawan bagi Anda. Fanatisme akan menyebabkan persepsi miring terhadap realitas, analisa kualitas, dan pengambilan keputusan yang buruk.

Leave a Reply