Perilaku Harian untuk Meningkatkan Percaya Diri

perilaku untuk meningkatkan percaya diri
perilaku untuk meningkatkan percaya diri

Percaya diri sudah mutlak diperlukan, tidak hanya sebagai pembicara publik, atau seorang analis kimia.  Perilaku harian untuk meningkatkan percaya diri Anda berikut ini akan membawa perubahan mendasar.  Anda akan membangun dan mengembangkan rasa percaya diri yang lebih besar.

Apakah Anda Ingin berkembang lebih percaya diri? Anda Ingin membangun kepercayaan diri untuk jangka panjang? Sebab keyakinan itu membutuhkan waktu untuk berkembang, dan didasarkan pada PENINGKATAN.  Untuk lebih percaya diri berarti Anda mampu mengatasi CEMAS atau GUGUP dengan lebih mudah dan harapannya akan berkinerja baik.

Perilaku harian ini akan mempercepat rasa percaya diri Anda tumbuh lebih baik. Pada waktunya, Anda akan mendapatkan semacam kepercayaan diri yang datang karena ACCOMPLISHING, ACHIEVING, dan PERFORMING.  Artinya Anda akan semakin PERCAYA DIRI manakala setiap tugas SELESAI, TERCAPAI dan SUKSES.

Bagaimanapun, kepercayaan diri adalah hasil dari siklus usaha yang baik, mengarah pada prestasi, membuat Anda merasa baik tentang diri sendiri.  Dan karenanya Anda siap untuk berusaha lebih keras di lain waktu.

1. Silangkan lengan Anda saat BUTUH dorongan TEKAT

Ya Anda pasti paham, bahwa lengan menyilang didepan orang lain pertanda Anda berpikiran TERTUTUP atau CEMAS. Ini bisa jadi Anda mengirimkan sinyal negatif.  Bahasa tubuh dapat memberikan penilaian berbeda-beda pada setiap orang.

Di sisi lain, menyilangkan lengan Anda akan membuat Anda tetap bertahan dengan masalah yang “tidak dapat dipecahkan” lebih lama dan akan membuat Anda berkinerja lebih baik pada masalah yang dapat dipecahkan. Itu pasti keren, karena ketekunan adalah ciri yang paling dibutuhkan pengusaha sukses dalam kelimpahan.

Selain itu, menyilangkan lengan Anda bisa membantu menenangkan Anda jika Anda merasa cemas atau stres. Tapi jika Anda tidak ingin orang lain melihatnya, lakukanlah itu secara pribadi.  Misalkan di meja kerja Anda sendiri.  Kapan pun Anda merasa terjebak, bingung atau galau, cobalah menyilangkan lengan di dada. Dan terus lah berpikiran maju dan sikap itu akan meningkatkan percaya diri Anda.

2. Berdiri layaknya Superman agar merasa lebih percaya diri.

Seorang Profesor dari Harvard Amy Cuddy menjelaskan “two minutes of power posing” – berdiri tegak, genggam tangan Anda ke luar, atau bertolak pinggul – akan meningkatkan kepercayaan diri Anda secara dramatis.  Gaya ini menstimulasi pikiran Anda menjadi sosok yang kuat dan tangguh.

Sebelum Anda melangkah ke situasi seperti ini, di mana Anda tahu akan merasa gugup, tidak aman, atau terintimidasi, mulailah berpose seperti itu. Namun ingat, pastikan tidak ada yang menonton.  Janga sampai niatan Anda ingin tambah percaya diri, justru jadi malu sendiri.

3. Senyum untuk mengurangi GUGUP dan STRES.

Mengerutkan kening, meringis, dan ekspresi wajah negatif lainnya menandakan otak Anda mengalami kesulitan. Jadi tubuh Anda merespons dengan melepaskan kortisol, yang meningkatkan tingkat stres Anda.

Stres menimbulkan dan menghasilkan lebih banyak tekanan, dan dalam waktu singkat, Anda bisa berantakan.  Kerjaan bisa tidak ada yang selesai, bahkan fokus Anda bisa terganggu juga.

Inilah obatnya: SENYUM. Lihat ke cermin, dan senyumlah untuk diri sendiri.  Anda akan merasa kurang stres meski tidak situasi yang berubah.  Dan senyuman Anda akan menular kepada orang lain.  Maka senyumlah untuk rekan kerja Anda.  Orang lain juga akan merasa kurang stres. Jadi Anda berhasil mematikan dua stres dengan satu senyuman.

4. BERGERAK lebih banyak.

Bila Anda merasa cemas atau stres, kelenjar adrenal Anda mengeluarkan kortisol, salah satu pemicu kimiawi dari refleks perlawanan alamiah. Kortisol tingkat tinggi akan meningkatkan EMOSI Anda, membatasi KREATIVITAS, dan mengurangi kemampuan memproses INFORMASI yang kompleks. Saat kortisol Anda tinggi akan ada perasaan TERKEJUT atau TAKUT datang.

Solusinya adalah BAKAR kelebihan kortisol dengan olahraga. Berjalan-jalan saat makan siang. OLAH RAGA sebelum Anda berangkat kerja. Nge-GYM di hotel sebelum meeting.

Apakah Anda berpikir itu akan membantu? Tentu. Ingatlah saat Anda benar-benar stres dan memutuskan untuk olahraga. Rasa CEMAS Anda pasti jauh berkurang dan lebih SEGAR saat selesai berolahraga. PERSPEKTIF yang Anda dapatkan terjadi karena turunnya kadar kortisol Anda.

5. Makan dengan benar untuk meningkatkan ketajaman MENTAL.

Dopamin dan epinefrin adalah dua bahan kimia yang membantu mengatur kewaspadaan mental. Keduanya ditemukan di tirosin, yang merupakan asam amino dalam protein.

Pastikan Anda mengkonsumsi PROTEIN dalam makanan sebelum melakukan sesuatu yang bisa membuat stres. Dan jangan menunda sampai menit terakhir untuk makan – karena hal terakhir yang kebanyakan ingin Anda lakukan saat gugup adalah makan.  Maka makanlah makanan yang sehat yang mampu meningkatkan percaya diri Anda.

6. Pikirkan SKENARIO dan PERSPEKTIF dengan pertanyaan “Bagaimana Jika?”.

Katakanlah Anda akan melakukan presentasi hari ini. Dan Anda cukup khawatir akan hal ini.  Maka tanya diri Anda denga skenario, “Bagaimana Jika?”  Bagaimana jika presentasi PowerPoint saya macet? Bagaimana jikalau seseorang terus-menerus menyela dan mengacaukan? Dan Bagaimana bila waktu saya dibatasi?

Takut yang tidak Anda ketahui adalah pembunuh PERCAYA DIRI – dan dengan cepat bisa lepas kendali.

Maka coba pikirkan beberapa hal terburuk yang bisa terjadi dan buat rencana untuk mengatasi itu. Anda akan merasa lebih percaya diri karena Anda akan mengubah “bagaimana jika?” jauh lebih positif dengan “OK, maka saya akan ….”

Hanya melalui latihan perencanaan untuk skenario berbeda akan membuat Anda lebih siap untuk berpikir dan beradaptasi jika hal yang tidak terduga terjadi.

7. ADOPSI cara “takhayul” yang benar-benar membantu.

Mungkin Anda lebih percaya diri jika tampilan dengan setelan baju favorit.  Usaha ini seolah untuk mengendalikan diri dalam ketidakpastian atau ketakutan. Memakai baju keberuntungan tidak benar-benar membuat Anda tampil lebih baik.

Daripada menciptakan kondisi “takhayul”, lebih baik Anda ciptakan POLA yang membantu Anda mempersiapkan diri dan memusatkan diri secara emosional.

Misalnya, Anda bisa berjalan di lorong ruangan sebelum presentasi untuk memastikan daya pandang penonton. Mungkin Anda akan melakukan gladik resik presentasi satu jam sebelum tampil.

Lakukan tindakan tertentu yang akan mendukung Anda – yakni tindakan yang benar-benar bermanfaat dan tidak hanya berdasarkan takhayul – dan lakukan setiap saat. Kenyamanan terletak pada hal yang LAZIM (AKRAB), dan begitu pula kepercayaan diri karena Anda nyaman.  Kenyamanan mampu meningkatkan percaya diri Anda.

8. Buat tujuan KEDUA.

Katakanlah Anda berbicara dengan sebuah kelompok dan tujuan Anda adalah meyakinkan mereka pada manfaat sebuah proyek. Namun Anda menyadari hampir tidak ada yang MENDENGARKAN, apalagi PEDULI.  Nah, apa yang Anda lakukan?

Keyakinan Anda rasanya HILANG dalam sesaat. Maka, Anda akan mencoba lebih keras. Atau Anda menyerah dan pasrah dengan kondisi itu. Apa pun itu, Anda akan merasa gagal.

Kapan pun Anda tahu apa yang diinginkan mungkin sulit dicapai, selalu siapkan tujuan sekunder. Sukses memang harus direncanakan.  Tapi juga Anda perlu membuat RENCANA dari sebuah GAGAL TOTAL menjadi SUKSES PARSIAL.  Jika Anda bisa mengatakan tidak akan berhasil dengan tujuan utama, maka bersiaplah dengan rencana lain.

Katakanlah Anda ingin meeting secara Video Conference dan tidak ada yang meresponnya.  Maka bersiaplah untuk mengajak meeting offline (kopdar) bagi pertemuan berikutnya. Jika Anda masih memaksakan pertemuan secara online, maka yang terjadi adalah Meeting tidak pernah terlaksana.

Apapun tujuan utama Anda, tentukan juga tujuan sekunder. Daripada kehilangan semua kepercayaan diri dan misi Anda, maka bersiaplah melakukan peraliha pada tujuan utama. Jika segala sesuatunya tidak berjalan seperti yang diharapkan, Anda tetap bisa tetap percaya diri – dan terus maju.

Perilaku harian untuk meningkatkan percaya diri dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi Anda.  Dan praktiknya pun bisa dimodifikasi menurut keyakinan Anda menghadapi orang lain.

Leave a Reply