Pergeseran Prioritas oleh Perusahaan Global Dunia terkait dengan Inovasi

pergeseran prioritas perusahaan global dalam inovasi

pergeseran prioritas perusahaan global dalam inovasi

Inovasi tidak mungkin lepas dalam pertumbuhan dunia, yang semakin bergerak dinamis dalam segala bidang kehidupan.  Perusahaan dunia akan selalu mengedepankan inovasi sehingga akan tetap eksis dalam industri mereka dan selalu siap bertarung dalam kompetisi bisnis dunia.  Meliht kondisi ini, maka banyak pergeseran prioritas yang terjadi oleh perusahaan global dunia mengenai hal-hal terkait dengan inovasi bisnis.

Menurut survei tahunan kesepuluh BCG kepada para eksekutif inovasi, terungkap ada empat bidang utama dari 50 perusahaan paling inovatif di dunia.  Apa yang ada di benak para eksekutif inovasi ini? Empat tema yang saling terkait muncul pada tahun 2015 sesuai survei BCG kepada 1.500 inovator senior dari seluruh dunia:

1.  SPEED-Kecepatan

Terlalu banyak waktu yang dibutuhkan dalam pengembangan adalah kendala yang paling sering terjadi untuk menghasilkan laba atas investasi inovasi. Selain itu, antara tahun 2013 dan 2014, tidak ada faktor keberhasilan yang paling berhubungan dengan tumbuhnya inovasi selain dari kecepatan mengadopsi teknologi baru.  Kecepatan perusahaan Anda dalam mengadopsi perkembangan teknologi akan memudahkan proses inovasi berjalan.  Bukti kemampuan adopsi ini sudah terukti dengan semakin banyaknya perusahaan yang berguguran manakala tidak siap dengan konsep O2O, Online to Offline pun sebaliknya Offline to Online.

Selain keinginan perusahaan untuk mengadopsi teknologi baru, tidak kalah penting adalah kemampuan dan kemauan pelaku perusahaan sampai level terbawah untuk melakukan hal yang sama, menerima dan mengadopsi perubahan teknologi.

2.  LEAN-Ramping

Awalnya terkait dengan manufaktur, teknik lean semakin sering diadaptasi untuk lingkup yang lebih kreatif inovasi. Inovator yang kuat dalam percobaan kedua sampai ketiga kali akan lebih mungkin untuk merangkul prinsip-prinsip lean daripada rekan-rekan mereka yang lebih lemah. Konsep LEAN dapat dimudahkan dengan adanya adopsi teknologi yang komprehensif, sehingga satu orang akan mampu bekerja efektif meski dengan to do list yang cukup banyak.  Konsep Lean Organization mulai digaungkan dalam Manajemen Strategi, tidak hanya pada industri manufaktur dengan menggantikan fungsi manusia dengan mesin, pun juga terjadi dengan industri jasa lainnya, seperti misal Customer Service melalui media komunikasi Online atau Sentralisasi Video Call.

3.  Platform Teknologi

Teknologi baru pastinya akan mempercepat kecepatan inovasi dan memungkinkan pendekatan baru terhadap pelaku industri. Ketika para eksekutif ditanya faktor mana yang berhubungan dengan inovasi akan memiliki dampak jangka menengah terbesar dalam industri mereka, maka platform teknologi yang paling sering dikutip.  Teknologi sudah jelas membantu dalam akselerasi proses bisnis, seperti misalkan video conference akan memudahkan komunikasi antar pusat dan wilayah tanpa harus menghabiskan waktu dan tenaga untuk datang.

4.  ADJACENT-Inovasi Berdekatan

Salah satu karakteristik umum dari organisasi yang secara konsisten menempati daftar Perusahaan paling Inovatif adalah kemampuan mereka untuk berinovasi sama baiknya di pasar bisnis inti dan pasar bisnis yang berdekatan. Ini adalah tindakan penyeimbangan bahwa banyak perusahaan mapan akan menemukan tantangan dalam perjalanan bisnis mereka, tapi itu salah satu cara untuk menjadi master dibidangnya.

Perusahaan global dunia akan selalu mengedepankan proses-proses yang inovatif, agar selalu bertahan dalam percaturan industri bisnisnya.  Perusahaan global yang tercatat sebagai perusahaan inovatif telah melakukan Pergeseran Prioritas terkait dengan Inovasi dalam manajemen strategi mereka.  Kecepatan, Perampingan, Teknologi dan Keselarasan Bisnis adalah faktor-faktor yang menjadi perhatian utama mereka dalam inovasi bisnis.

Leave a Reply