3 Perbedaan Manajer dan Pemimpin Yang Wajib Diketahui

3 Perbedaan Manajer dan Pemimpin Yang Wajib Diketahui
3 Perbedaan Manajer dan Pemimpin Yang Wajib Diketahui

Manajer adalah orang yang mendapatkan wewenang dalam mengelola sebuah bisnis.  Namun ada perbedaan manajer dan pemimpin pada umumnya.  Orang-orang yang bekerja dalam sebuah perusahaan perlu menjalankan perannya masing-masing dengan sebaik mungkin.  Tujuannya agar perusahaan tempat mereka bekerja bisa berjalan lancar dan berkembang hingga meraih kesuksesan.

Mereka harus bertanggung jawab terhadap seluruh tugas yang telah diberikan. Di samping itu, keberhasilan suatu perusahaan bisa dibilang ditentukan oleh orang yang memiliki kedudukan atau jabatan tertinggi. Apabila orang tersebut mampu memberi pengarahan yang baik atau mengatur seluruh karyawannya dengan benar maka perusahaan akan bisa terus berjalan dan berkembang dengan pesat.

Manajer dan pemimpin merupakan orang yang memegang peranan penting di dalam perusahaan sebab keduanya berkedudukan tinggi dan mengemban tanggung jawab yang begitu besar. Perlu diketahui bahwa manajer dan pemimpin tidaklah sama. Namun meskipun begitu manajer tidak akan ada tanpa keberadaan pemimpin. Manajer yang tidak dapat memimpin akan gagal dalam kegiatan atau aktivitas managerial nya, sedangkan pemimpin yang tidak dapat mengatur akan gagal untuk memimpin bawahannya.

Seperti yang dilansir dari payscale, berikut ulasan singkat mengenai 3 perbedaan manajer dan pemimpin yang wajib diketahui.

1. Manajer Mengandalkan Kontrol dan Pemimpin Membangun Kepercayaan

Seorang manajer berperan dalam mengatur tugas-tugas administrasi dan tidak mengendalikan bawahannya layaknya seorang pemimpin. Sementara itu, pemimpin bertugas memberikan pengarahan, inovasi, dan menginspirasi para bawahannya.

Pemimpin harus bisa membangun kepercayaan antara dirinya dengan bawahannya dan menjadikan kepercayaan tersebut sebagai kekuatan dan motivasi untuk meningkatkan produktivitas kerja.  Umumnya seorang manajer yang baik akan menjelma menjadi pemimpin yang baik pula.  Seorang pemimpin tetap harus paham bagaimana cara melakukan kontrol dan monitoring kerja tim mereka.  Hanya saja cara yang dilakukan menggunakan pendekatan people person, dibandingkan task oriented.

2. Manajer Menjaga Fungsi Perusahaan dan Pemimpin Membangun Visi Bersama

Manajer sangat diperlukan oleh setiap perusahaan guna memenuhi target perusahaan. Melalui sistem operasional prosedur, manajer melakukan tugasnya untuk menjaga sistem tersebut agar berjalan seperti seharusnya.  Manajer sangat paham bagaimana fungsi perusahaan dijalankan, mulai dari hulu hingga hilir.  Mekanisme kerja tiap lini adalah tanggungjawab seorang manajer.

Manajer yang handal biasanya berangkat dari seorang staff dan pernah menempati berbagai fungsi kerja dalam perusahaan.  Sehingga saat mereka menjalani fungsi organisasi yang lebih tinggi, akan mempunyai keahlian dan ketrampilan yang dibutuhkan.

Di sisi lain, dalam sebuah perusahaan diperlukan seorang pemimpin yang senantiasa menaruh perhatian pada bawahannya agar bawahannya tersebut termotivasi dan terinspirasi. Bersama dengan bawahannya, pemimpin menjalankan pekerjaannya untuk membangun visi dan masa depan perusahaan.

Pemimpin akan mendorong setiap bawahan bertumbuh dan berkembang, mengikuti proses bisnis perusahaan.  Bawahan akan lebih diberikan kepercayaan dan delegasi tugas, sehingga visi perusahaan menjadi milik sang karyawan juga.  Pemimpin menjaga fungsi perusahaan dengan memberdayakan tiap orang dalam tanggungjawabnya.

3. Manajer Mengatur Sistem dan Pemimpin Memimpin Orang-Orang

Setiap perusahaan dipastikan memiliki sistem operasional prosedur guna membantu para karyawan menjalankan tugas dan pekerjaan mereka masing-masing. Manajerlah yang berwenang mengatur sekaligus mempertahankan sistem tersebut.

Pemahaman sebuah proses dan prosedur setiap orang akan berbeda, dan fungsi manajer sangat krusial dalam hal ini.  Kewajibannya membuat tiap-tiap orang mampu paham dan mengerti tugas dan wewenang kerja mereka.   Sistem yang sudah dibuat akan dikawal sebaik mungkin oleh seorang manajer agar berjalan BAIK dan BENAR.

Berbeda dengan manajer, pemimpin dalam sebuah perusahaan bertanggung jawab untuk memimpin seluruh karyawan dengan memberikan arahan, inovasi, motivasi, dan inspirasi. Oleh sebab itu, seorang pemimpin diharuskan mempunyai sifat-sifat kepemimpinan atau berwibawa dan berperilaku baik sehingga ia bisa menjadi panutan bagi para karyawannya.

Cara seorang pemimpin membuat sistem perusahaan berfungsi baik dengan menggiring masing-masing karyawan memiliki rasa tanggungjawab terhadap pekerjaan mereka.  Sedikit sekali seorang manajer yang pemimpin memberikan instruksi langsung, dan lebih mengajak orang termotivasi bekerja mandiri.

Itulah ulasan mengenai 3 perbedaan manajer dan pemimpin yang wajib diketahui. Terlepas dari perbedaan-perbedaan tersebut, pemimpin dan manajer perlu memiliki kreativitas dalam menjalankan tugas dan wewenangnya supaya tujuan perusahaan bisa tercapai. Seorang manajer yang baik dapat berkembang menjadi pemimpin yang baik pula, pun sebaliknya jika seorang pemimpin yang baik perlu belajar menjadi manajer dengan mengerti bagaimana mengelola orang dan pekerjaan secara simultan.

Pada prinsipnya jika Anda bekerja dalam sebuah organisasi bisnis, maka fungsi MANAJER Anda perlu ditingkatkan dengan fungsi PEMIMPIN.  Perbedaaan manajer dan pemimpin dilihat dari CARA mengelola TUGAS dan ORANG dalam organisasi.

Leave a Reply