Cara Penyusunan KPI untuk setiap Sasaran Strategis yang Penting bagi Organisasi Anda

HR KPIPembuatan KPI adalah kelanjutan dalam pencapaian visi misi perusahaan, dimana pada tahap awal membuat strategi yang tepat untuk selanjutnya diimplementasi pada setiap tindakan aktual.  Eksekusi strategi ini adalah sebuah proses yang memerlukan proses kontrol dan monitoring yang akurat, sedemikian setiap detil strategi akan berjalan sesuai.  Pemantauan dan Pengukuran Sasaran Strategis yang telah ditetapkan dilakukan dengan penyusunan KPI atau Key Performance Indicator, Indikator Kinerja Utama.  KPI adalah semacam dashboard bagi manajemen melihat perjalanan setiap departemen atau individu dalam mencapai sasaran organisasi.  Dashboard inilah yang memandu para top manajemen mengarahkan dan membimbing setiap implementasi strategi.

Jenis Indikator Kinerja Utama

Berdasarkan korelasi dengan sasaran strategis perusahaan, maka KPI dapat digolongkan menjadi tiga jenis indikator yakni :

1.  Indikator Eksak.

Jenis KPI yang mengukur semua aspek yang terkait dengan Kinerja atau Performa.  Setiap aspek yang terhubung dengan sasaran organisasi akan diukur secara periodik dan menjadi KPI bagi masing-masing Individu atau departemen.  Indikator Eksak akan tertuang secara detil dan berbeda bagi masing-masing fungsi dalam organisasi.

2.  Indikator Proksi.

Jenis KPI yang mengukur sebagian dari target dan sasaran strategis, karena tidak akan menjadi pengaruh dominan dalam performa perusahaan secara keseluruhan.  Seperti keluhan pelanggan yang tidak menjadi faktor dominan dalam menilai Loyalitas Pelanggan terhadap produk dan layanan perusahaan.

3.  Indikator Aktivitas.

Jenis KPI yang bersifat kualitatif dan tidak secara langsung berpengaruh pada kinerja perusahaan.  Contoh KPI seperti ini adalah jumlah kunjungan kepada pelanggan, pertemuan rutin dengan rekanan, dan lainnya. Jumlah pertemuan diharapkan memberikan dampak loyalitas dan integritas kepada layanan dan produk perusahaan.

Penyusunan KPI setiap sasaran strategis dianjurkan memiliki 1 atau 2 KPI, sehingga dalam implementasi BSC sebagai Peta Strategi akan menghasilkan 20 – 30 KPI, dan ini merupakan jumlah yang cukup efektif dan dapat dicapai.  KPI setiap peta strategi tidak terlalu banyak dan jangan pula terlalu sedikit.  Berikut contoh penyusunan KPI pada Divisi Sumber Daya Manusia :

Karyawan :

  • Tingkat Absensi Karyawan
  • Tingkat Keluar Masuk Karyawan
  • Jumlah Usulan Karyawan
  • Tingkat Kepuasan Karyawan 

Investasi Karyawan :

  • Jumlah jam pelatihan karyawan
  • Prosentase karyawan yang mendapat pelatihan
  • Biaya pelatihan setiap karyawan
  • Total biaya pelatihan
  • Pengembangan kepemimpinan 

Kompetensi Karyawan :

  • Partisipasi Karyawan dalam Ikatan Profesi
  • Prosentase Karyawan dengan gelar sesuai Profesi
  • Prosentase Karyawan yang mampu menggunakan komputer
  • Penugasan Karyawan secara Lintas Fungsi 

Masih banyak contoh KPI yang dapat Anda susun dalam pencapaian Sasaran Strategis Perusahaan, agar tercapai secara efektif dan optimal serta mencerminkan tujuan akhir perusahaan.

ikhtisar.com

Leave a Reply