Pentingnya Proses Evaluasi terhadap Strategic Planning Perusahaan Anda

proses evaluasi strategic planning perusahaanSebuah perusahaan akan hidup dengan adanya Strategic Planning dan Execution yang berjalan seiring dan selaras.  Meski peranan dari Strategic Planning (Perencanaan Strategis) hanya dikisaran 15%, namun mempunyai bobot yang cukup krusial dalam keberhasilan jangka panjang. Tanpa adanya konsep bisnis yang strategis maka manajemen akan menjalankan perusahaan hanya dengan dasar keyakinan tanpa analisa.  Manajemen srategi modern akan selalu melakukan hal-hal yang bersifat konsep dan metodologis sebelum melakukan tindakan eksekusi lapangan.  Perencanaan Strategis merupakan roadmap dari organisasi Anda untuk tetap bertumbuh kembang, memberikan hasil optimal dan menjadi organisasi idaman. 

Berikut ini adalah beberapa proses yang harus Anda cermati terkait dengan Strategic Planning perusahaan, apakah yang dilakukan sudah sesuai kaidah sebenarnya ataukah perlu pembenahan.  Testing terhadap Strategic Planning ini bertujuan agar kerangka bisnis Anda tetap kokoh dan mampu menahan beban pertumbuhan berikutnya. 

1.  Apakah pendekatannya memberikan kebenaran bisnis secara nyata (provide real business truth)

Rencana Strategis harus bekerja pada kebenaran, fakta dan data, bukan semata pendapat atau ilham dari langit.  Proses dari sebuah Perencanaan Strategis selalu mengukur pada kebenaran bisnis, seperti Keuangan, Budaya, Kompetensi dan Perubahan Sejarah.  Perencanaan Strategis perusahaan Anda harus melihat hal ini sebelum menjadi visi dan misi.  Dengan melihat perubahan sejarah perusahaan misalnya, Anda dapat mengatur jangka waktu yang realistis dari sebuah Strategic Planning. 

2.  Apakah sudah mengurangi kesalahpahaman (eliminate misinterpretations)

Salah paham atau salah pengertian akan berdampak sangat buruk pada performa perusahaan.  Dan ketika salah tafsir ini terjadi pada penafsiran Strategic Planning, maka akan mudah ditebak apa yang terjadi.  Eksekusi tidak berjalan, sumber daya akan cepat habis dan waktu berlalu dengan percuma.  Strategic Planning adalah sebuah definisi proses yang sama dari orang-orang yang berbeda, maksudnya ketika Anda bertanya pada staff lapangan dan mencari jawaban pada supervisor operasional, maka jawaban mereka adalah sama.  Pemilihan definisi kata-kata dalam Strategic Planning harus sederhana dan jelas (tidak bias) untuk mudah dipahami dan dikomunikasikan. 

3.  Apakah memperkuat Perencanaan sebelumnya (compliment existing planning)

Sebuah perencanaan baru harus dapat selaras dan seiring dengan apa yang sudah diimplementasikan sebelumnya.  Meski terdengar hebat, menarik dan menyegarkan namun sebuah Strategic Planning yang murni baru, akan berdampak dengan ketidakseimbangan dan faktor risiko yang tidak perlu.  Coba dianalisa lebih detil mengenai proses Strategic Planning Anda apakah sudah sejalan dengan proses yang berlaku saat ini.  Demi efektivitas dan efisiensi perusahaan Anda, sudah sepatutnya perencanaan strategis merupakan pendukung dan pelengkap dari proses berjalan.

4.  Apakah konsisten memberikan hasil (desired outcomes)

Cara paling tepat menguji sebuah Strategic Planning Anda berjalan baik adalah dengan outcome atau hasil.  Adakah hasil yang diinginkan selalu terjadi secara konsisten, ataukah terjadi fluktuasi, ataukah belum terjadi sama sekali.  Saat rencana kerja Anda justru sering gagal, maka perlu adanya evaluasi ulang dari pendekatan strategis yang dilakukan.  Namun sebaliknya, dengan hasil yang konsisten diberikan meski dengan jumlah yang belum signifikan, Anda dapat berkata bahwa Strategic Planning sudah berjalan meski belum bisa berlari.

5.  Apakah sudah arah dari rencana sudah jelas (unambiguous direction)

Hampir sama dengan sebelumnya, dimana Strategic Planning tidak boleh memberikan salah pengertian (salah tafsir), rencana strategis harus memberikan arah tujuan yang jelas kepada pelakunya, sehingga setiap individu yang bekerja merasa mempunyai tanggungjawab atas keberhasilan program dan berkontribusi pada perusahaan. 

6.  Apakah rencana strategic sudah terbuka (accountable)

Sebuah rencana terbaik pun akan mudah berantakan jika tidak ada keterbukaan.  Keterbukaan terutama pada level pelaksana akan membuat mereka bertanggung jawab atas keberhasilan program-program perusahaan. 

7.  Apakah rencana tersebut memberikan nilai peluang tertinggi (highest values opportunities)

Lingkungan bisnis yang semakin global dan cepat ini menuntut organisasi Anda mampu bergerak dan merespon kebutuhan pasar sesegera mungkin.  Siapa yang siap dan siapa yang cepat merespon pasar maka dialah yang akan memenangkan pelanggan.  Mockup atau Prototipe produk dan layanan Anda harus menjadi pilihan pertama dan meluncur lebih cepat dari pesaing.  Jika Anda mampu merumuskannya dalam perhitungan matematis, maka sebuah Strategic Planning dapat dituangkan dengan rencana awal sederhana, dan dilanjutkan dengan perencanaan strategis yang lebih rinci.

Leave a Reply