Penilaian Kinerja pada Karyawan Anda : Aspek Culture Development

aspek culture development dalam penilaian kinerjaPenilaian Kinerja yang rutin dilakukan adalah alat ukur kompetensi dan kapasitas kerja karyawan Anda.  Menjadi penilai bagi kinerja anggota tim merupakan sebuah kegiatan yang perlu dipelajari, terlebih jika Anda cenderung subjektif terhadap seseorang.  Selain aspek-aspek kepemimpinan, manajemen kinerja, maka Anda pun akan memberikan penilaian kinerja pada aspek culture development atau pengembangan budaya kerja.  Budaya kerja merupakan salah satu fundamental bagi budaya perusahaan.  Dengan kuatnya budaya kerja yang positif maka akan mengangkat moral masimg-masing karyawan untuk bersikap mendukung budaya perusahaan.  Beberapa kategori aspek pengembangan budaya yang dapat jadi acuan Anda dalam performance appraisal adalah sebagai berikut : 

1.  Integritas.

Ditengah makin gencarnya perkembangan teknologi dan agresivitas pasar dalam meluncurkan produk dan jasa, maka sikap serta karakter jujur menjadi sebuah prinsip yang tidak ternilai.  Sulitnya Anda mencari karyawan yang dengan jujur melaksanakan proses dan prosedur dalam organisasi adalah tantangan dan dinamika seorang pemimpin tim.  Melaksanakan tugas dan kewajiban dengan integritas tinggi adalah aspek budaya yang sangat berharga dalam pengembangan organisasi.  Praktek dan perilaku yang dilakukan harus sesuai etika kerja yang berlaku umum atau berlaku di internal perusahaan. 

2.  Role Model atau Teladan.

Sikap ingin cepat selesai, atau instant result merupakan salah satu ganjalan bagi Anda untuk membentuk karyawan berlaku sebagai teladan bagi dirinya ataupun tim mereka.  Sebagai pemimpin perusahaan Anda perlu mendukung perilaku model dan contoh positif dalam sikap keseharian ataupun sikap profesional kerja.  Permintaan atau kewajiban yang diberikan akan dijadikan contoh terbaik sebagai seorang profesional. Inilah sikap role model yang perlu Anda kembangkan kepada masing-masing tim. 

3.  Best Effort atau Usaha Terbaik.

Do your best, or do the best you can do, adalah slogan yang selalu dikumandangkan seorang pemimpin perusahaan.  Anda berikan hasil terbaik yang Anda bisa bagi tim, maka akan berdampak kepada seluruh organisasi.  Orang yang bekerja dengan kemampuan terbaiknya pasti perlu diapresiasi dengan penilaian kinerja terbaik yang bisa didapatkan.  Inisiatif, kreatif dan inovatif merupakan contoh karakter usaha terbaik yang dapat ditunjukkan. 

4.  Disiplin akan Norma Perusahaan.

Organisasi Anda memiliki banyak batas dan aturan yang perlu ditaati.  Norma tertulis mungkin tertuang dalam buku peraturan perusahaan.  Dan masih banyak norma informal lainnya yang dapat dipelajari dari budaya kerja yang berlaku.  Norma tidak tertulis adalah bentuk dari budi pekerti, tutur kata dan sikap sopan santun terhadap individu atau kelompok kerja lainnya.  Norma Pribadi seperti menghargai pendapat orang lain, berdiskusi kelompok atau bentuk brainstorming dalam sebuah proyek kerja dapat dijadikan dasar penilaian Anda kepada anggota tim. 

Culture Development adalah sejauh mana anggota tim Anda mendukung budaya perusahaan menjadi budaya kerja individu, dan menerapkannya disetiap aktivitas dan kegiatan kerja.  Aspek Culture Development merupakan salah satu faktor yang perlu Anda jadikan dalam penilaian kinerja kepada masing-masing anggota tim Anda.

Leave a Reply