Pengambilan Keputusan dalam Ketidakpastian dengan menggunakan Pareto Analysis

pengambilan keputusan dalam ketidakpastian dengan Pareto Analysis
pengambilan keputusan dalam ketidakpastian dengan Pareto Analysis

Bagaimana caranya Anda sebagai seorang Pemimpin dapat Membuat Pilihan Terbaik Dengan Informasi yang Tersedia atau bahkan Terbatas.  Ahli statistik George Chacko, berujar bahwa pengambilan keputusan adalah “komitmen dari sumber daya yang ada hari ini untuk menggapai hasil besok.”  Sumber daya Anda harus dimaksimalkan dengan berbagai cara sehingga esok akan didapat hasil yang optimal.  Dengan demikian, keputusan biasanya dibuat dalam situasi ketidakpastian, karena Anda tidak pernah bisa benar-benar yakin apa yang akan terjadi besok.  Inilah mengapa Anda perlu mempelajari Pareto Analysis sebagai bagian dalam Pengambilan Keputusan dalam Ketidakpastian.

Misalnya, bayangkan Anda mencoba membuka dua cabang baru dan tengah mencari sosok pimpinan cabang yang tepat. Salah seorang kandidat memiliki pengalaman menjual yang cukup baik di bidang tempat Anda beroperasi, namun hanya memiliki riwayat kinerja rata-rata. Sedangkan yang lainnya tidak pernah bekerja dengan jenis produk Anda, tapi dia memiliki rekam jejak yang luar biasa dalam jenis penjualan lainnya. Anda secara efektif “membandingkan apel dengan jeruk“.

Bagaimana Anda memilih orang yang akan menghasilkan penjualan masa depan terbaik?  Sebagai alternatif lain, bayangkan Anda memutuskan apakah akan berinvestasi dalam proyek baru. Mengingat masa depan yang tidak menentu (dan karena hal itu tidak pasti pula penjualan pada masa depan) bagaimana Anda akan memutuskan apakah penjualan tambahan yang akan Anda hasilkan akan membenarkan biaya tambahan?

Di sinilah Anda perlu mengelola tingkat ketidakpastian yang sedang Anda kerjakan, sehingga Anda dapat mengambil keputusan berdasarkan pemikiran rasional dan disiplin.  Dalam kedua kasus tersebut, solusinya adalah mengukur masalah, walaupun masing-masing melibatkan pendekatan yang berbeda.  Pada awalnya, Anda perlu mengubah kualitas seperti “pengalaman” dan “kemampuan penjualan” menjadi angka, sehingga Anda dapat membandingkannya. Pada tahap kedua, Anda perlu memahami cara-cara agar segala sesuatunya berubah di masa depan, dan faktor ini menjadi keputusan Anda.

Pareto Analysis adalah teknik sederhana untuk mencari prioritas dari perubahan yang mungkin terjadi dengan cara mengidentifikasikan masalah yang akan diselesaikan dari perubahan yang akan terjadi tersebut.  Biasanya Anda mengenal istilah Aturan 80:20, yakni 20 persen sebab memberikan hasil 80 persen.  Cara ini menegaskan bagaimana Anda dapat mengidentifikasikan 20 persen kerja yang akan memberikan 80 persen hasil.

Bagaimana Anda dapat menggunakan Pareto Analysis yang efektif dan tepat sasaran. Berikut langkah-langkahnya

  1. Identifikasikan dan Buat Daftar Masalah Anda
  2. Identifikasikan Akar Masalah Utama setiap Masalah
  3. Berikan Nilai bagi setiap Masalah
  4. Lakukan Pengelompokan sesuai Akar Masalah
  5. Tambahkan Nilai bagi setiap Kelompok Masalah
  6. Ambil Tindakan Perbaikan

Pareto Analysis menjadi Teknik Sederhan pemecahan masalah dalam pekerjaan Anda, dengan cara menyelesaikan masalah terbesar.  Pemanfaatan Pareto Analysis ini dapat efektif membantu Anda dalam pengambilan keputusan dalam Ketidakpastian, terlebih jika proses indentifikasi dan daftar masalah sudah dijabarkan dengan detil dan terkelompok masing-masing.  Setiap masalah dan kelompoknya akan Anda berikan nilai sebagai penunjang penentuan mana yang akan menjadi prioritas penyelesaian terlebih dahulu.

Leave a Reply