Anda harus menjadi Seorang Pemimpin yang berperan Pelatih

pemimpin berperan sebagai pelatihSeperti apakah Anda dalam memimpin atau Pemimpin seperti apakah yang Anda idamkan..? Banyak kekaguman kita kepada sosok pemimpin sehubungan Otaknya yang Brilian (Smart), Keahlian Strateginya (Strategist), Pengambilan Keputusan yang Tepat (Wisdom), Keberanian dalam Mengambil Resiko (Risk Taker), Kemampuan membawa Tumbuh Kembang Perusahaan, dan lain sebagainya.  Kesuksesan sebagai pemimpin perusahaan khususnya tidak selalu ber-Korelasi dengan Sikap dan Perilaku mereka terhadap Tim atau Bawahan.  Steve Jobs yang sangat Fenomenal bersama Apple tidak melegenda karena hubungan (Relationship) dengan orang-orang yang kuat, melainkan Inovasi dan Visi yang begitu Cerdas untuk Masa Depan.

Anda mungkin pernah melihat banyak orang betah bersama dengan pemimpin yang Tidak Simpatik dan Arogan, bahkan terkadang suka mengadu domba.  Anda tidak jarang juga memperhatikan bahwa siapapun pemimpinnya tidak mempengaruhi kinerja seseorang, bahkan cenderung diantara pemimpin Acuh dan Cuek ini lahir banyak Kualitas Profesional Handal.

Keberhasilan seseorang dalam memimpin organisasi dan mencetak Nilai Laba Bersih yang tinggi masih menjadi Primadona dan Indikator Pemimpin Hebat.  Kemampun melipatgandakan Aset seolah bentuk Role Model seseorang sebagai Manajemen Ideal sebuah Organisasi Bisnis.  Namun terbayangkah ketika Anda melihat beliau-beliau tersebut hanya seorang Single Fighter yang memimpin Perang Pasar dengan Cara dan Pikiran sendiri dan tidak mempersiapkan Penerus di masa mendatang untuk mengganikannya.  Akankah Anda dengan mudah melihat bahwa perusahaan tersebut dalam waktu singkat akan Terjun Bebas dan Krisis berkelanjutan, karena ketidakmampuan mempertahankan Pertumbuhan Bisnis..?  Sehingga masihkan Efektif Gaya Kepemimpinan seperti ini..? Pemimpin yang mengedepankan Hitam diatas Putih, seperti Laba, Network dan Outlet, Market Share, sementara Intangible Asset berupa Pemberdayaan Manusia dan Creating New Leader belum masuk Program Jangka Panjangnya.

Karakter terpenting seorang leader seiring perkembangan jaman juga mengalami pergerakan dari tahun ke tahun.  Banyak penyesuaian yang perlu dilakukan dan menjadi prioritas bagi seseorang dalam memimpin Tim atau Organisasi.  Secara umum Karakter Pemimpin Berkualitas dapat Anda pelajari melalui buku John C Maxwell “21 Kualitas Pemimpin Sejati”.

Salah satu hasil survey Media Sosial terkemuka LinkedIn, mengatakan bahwa peringkat pertama karakteristik penting pemimpin adalah Visi yang Berdampak.  Berikut hasil survey LinkedIn:

  • Visi yang Berdampak
  • Kekuatan Motivasi dan Inspirasi
  • Kemampuan Mendengar
  • Mengenal Anak Buah secara Individual
  • Kekuatan Membela Tim
  • Kekuatan Pengetahuan Teknis
  • Kemampuan Menjaga Keseimbangan

Secara keseluruhan bahwa Perhatian terhadap Tim yang berupa Coaching bernilai 60% dari Kekuatan Leadership.  Dengan kata lain, bahwa Coaching adalah Jantung Kepemimpinan, dan Visi Misi yang Bagus dan Mengacu pada Masa Depan hanya dapat dicapai dengan Coaching Intensif.

Pengembangan manusia, penguatan budaya, reputasi dan image perusahaan memang hal yang Intangible. Sampai hari ini pun mengukur laba jauh lebih mudah daripada mengukur ‘suasana kerja yang menyenangkan’. Banyak orang masih senang memperdebatkan mengenai “Apa hubungannya suasana menyenangkan dengan laba perusahaan?”, “Benarkah sikap kerja produktif betul-betul bisa melipatgandakan produktivitas?”. Meski susah diukur, kita tahu memang hal-hal Intangible ini adalah aset yang nyata-nyata ada. Itu sebabnya pemimpin ataupun organisasi yang berani memutuskan budget signifikan untuk menumbuhkan Kepemimpinan, memperkuat Leadership, maupun menyuburkan budaya positif di organisasinya bisa kita sebut punya visi masa depan yang jelas dan kuat.

Kebutuhan sebuah organisasi semakin jelas, diantaranya butuh tempat kerja yang “Hidup” dengan adanya Sinergi Pikiran, Talenta dan Hati.  Organisasi butuh barisan yang Responsif terhadap Perubahan, dan Cepat Bertindak. Saat ini Anda tidak lagi bisa mengkontrol pengambilan keputusan dari ‘kursi’ sendiri. Berdayakan seluruh karyawan dalam membentuk Pemahaman, Pengembangan dan Kemampuan belajar yang tinggi, sehingga apapun perubahan, perusahaan bisa dengan fleksibel menanggulanginya. Peran Leader sebagai Coach memang bukan lagi bersifat pilihan, tapi sudah bergeser menjadi keharusan.

Menggeser Fokus
Posisi Leader yang sering Anda lihat saat ini terlebih karena kemampuan mereka dalam mengeksplorasi kemampuan individu dibandingkan kemampuannya dalam menggerakan orang lain.  Seorang Guru yang menjadi Kepala Sekolah karena prestasi dia dalam mengajar sebuah mata pelajaran, Salesman Top yang dipromosikan menjadi Sales Manager karena Market Share dia dalam penjualan produk, dan masih banyak contoh lainnya.  Pemimpin karena Posisi adalah kondisi aktual saat ini yang terjadi dalam dunia profesional.

Namun, saat Anda di posisi yang menuntut pengelolaan anak buah, Anda perlu segera mengembangkan kemampuan Interpersonal Skill, seperti Komunikasi, Feed Back, Ajakan, Kesabaran, Mendengar, Menanggulangi Konflik. Anda perlu  juga belajar menyeimbangkan kekuatan dengan faktor eksternal seperti Strategy, Priority, Value, Result, Target, dan Self Awareness. Saat inilah Anda perlu mempersiapkan diri dengan Kompetensi Coaching.

Sebagai Pemimpin maka Fokus Anda harus mulai dibagi antara Obsesi dan Image Pribadi dengan Kondisi Anak Buah, yang mana inilah Hakikat Kekuatan Organisasi.  Tidak salah Anda tetap memperhatikan Laba Perusahaan dan Harga Saham, namun perlu juga perhatian terhadap Progres dan Proses Perkembangan Individu.  Ketika Anda telah mulai melepas Arogansi Pribadi dan mengalihkannya pada Pengembangan dan Pemberdayaan Anak Buah, disinilah Anda mulai belajar Intangible Skill lanjutan.

Memimpin Pemimpin
Membangun Kepemimpinan adalah Membangun Pengikut.  Tidak ada Kepemimpinan tanpa adanya Pengikut.  Anda perlu mengembangkan pengikut untuk memperkuat organisasi dengan melakukan Coaching yang Konsisten dan Intens. Coaching Pengikut bertujuan untuk mempersiapkan banyak orang tangguh dalam menghadapi gejolak dan perubahan yang dapat terjadi setip saat.  Makin kuat Anda membangun pemimpin baru dari setiap lini organisasi makin kuat Anda mempertahankan kinerja organisasi dalam jangka panjang.  Pemimpin baru ini akan siap menghadapi masa depan yang sulit diprediksi, penuh rintangan, chaos dan lainnya.  Latihlah Tim Anda menghadapi tidak hanya problema Internal namun juga Eksternal, seperti Perubahan Kebijakan Pasar, Regulasi Pemerintah, Kekuatan Pelanggan, Perkembangan Teknologi dan Informasi.  Anda adalah Pelatih Pemimpin dan dalam kepemimpinan Anda perlu menjaga kelangsungan karakter sebagai Pemimpin yang Pelatih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>