Alasan Mengapa Pekerja Urban Lebih Tangguh

Pekerja Urban lebih Tangguh
Pekerja Urban lebih Tangguh

Dunia kerja dengan angka mencapai 131 juta jiwa, data 2017 dari Badan Pusat Statistik (BPS), merupakan sebuah fenomena tersendiri. Tiap negara akan mempunyai jumlah worker yang berlimpah, dan sebagian besar berasal dari daerah Urban.  Kota-kota megapolitan akan terisi penuh sesak sejak pagi hingga sore, dan lengang pada malam hari.  Jumlah pekerja Urban sangat dominan di tiap-tiap pusat kota, dan mereka akan bergerak dinamis setiap hari.

Pergerakan inilah yang menjadi tugas bagi pemangku jabatan untuk membangun sarana dan prasarana yang memadai.  Sehingga para pekerja urban akan dapat fokus membangun kompetensi mereka dalam bekerja.  Pekerja sangat membutuhkan infrastruktur yang kokoh agar tenaga dan pikiran mereka tidak terkuras.  Tenaga dan Pikiran selayaknya mereka curahkan untuk pengembangan karir kerjanya.

Banyak perusahaan besar berebut kandidat terbaik, bahkan mencari dari berbagai pelosok negri. Dan tidak sedikit pula para lulusan perguruan tinggi yang berebut pasar kerja di pusat kota.  Kebanyakan mereka adalah para urban atau berasal dari luar kota. Pusat kota adalah pusat ekonomi dimana penghidupan dicari.

Mungkin tidak semua pendatang adalah pekerja yang lebih baik dibandingkan orang lokal.  Namun perlu ditelaah lebih dalam, Alasan Mengapa Pekerja Urban lebih tangguh, dalam menjalani tugas dan tanggung-jawabnya.  Dan tidak dipungkiri, demikian adanya, mereka adalah golongan pekerja keras.

## 1. Pekerja Urban adalah Pejuang (Survivor)

Kaum Urban memiliki banyak akal karena dituntut terus-menerus bertahan hidup dan manusia pada umumnya akan melakukan yang terbaik untuk bertahan hidup. Ketika orang berpindah dari desa ke kota (atau bahkan propinsi lain), mereka telah keluar dari jaringannya.  Mereka keluar dari wilayah kepemilikan dan lingkaran pengaruhnya.

Rasa aman yang ada sebelumnya akan diganti dengan ketidakpastian. Dalam konteks baru ini, kita para urban dipaksa untuk beroperasi dengan sumber daya yang lebih sedikit.  Dan mereka wajib mengembangkan rasa kewaspadaan dan kesadaran yang tinggi, sama seperti survivor lainnya.

Bayangkan mereka yang tinggal 2 jam dari kantor mereka, dalam kondisi jalanan lancar.  Apakah mereka tidak menunjukkan semangat jaung yang tangguh..? Dimana pagi-pagi mereka sudah harus siap agar tidak stack dijalan, dan sampai kantor tepat waktu.

Demikian pula setiap sore hari, mereka akan kembali berjuang menembus jalanan untuk segera sampai di rumah.  Perjuangan tiada henti ini lah yang melatih jiwa raga mereka untuk tangguh dan tahan banting.

## 2. Kaum Urban sangat Bersyukur

Seringkali pegawai urban mendapatkan pekerjaan karena referensi dari rekan atau teman mereka.  Dan ini menjadikan mereka orang-orang yang bersyukur dan menghargai kesempatan untuk bekerja tersebut. Anda mungkin sering mendengar kaum urban mengatakan bahwa mereka menjadikan “kepala sebagai kaki dan kaki sebagai kepala” untuk bertahan.  Karena mereka ingin mengembalikan kesempatan yang mereka terima dengan kerja keras.

## 3. Kaum Urban hebat untuk urusan Budaya

Kaum Urban selalu menumbuhkan kemauan belajar dan berinovasi.  Mereka sangat hebat dalam mengakomodasi budaya setempat.  Perusahaan akan mendapatkan bagaimana para pekerja urban ini sangat adaptif.

Pengalaman Anda, pasti melihat bahwa kaum urban cenderung kolaboratif dan bersemangat untuk berbagi budaya mereka dengan rekan kerja. Urban juga membawa aspek kehidupan mereka ke perusahaan yang membantu semua karyawan terkena budaya lain.

Bahkan dengan berbagai paparan agama yang berbeda, kebiasaan, dan suku akan dapat memperkaya budaya perusahaan. Dan perbedaan ini menawarkan kesempatan kepada karyawan lain meningkatkan pemahaman mereka tentang perbedaan.

Campuran orang dari berbagai latar belakang juga bisa membuat perusahaan lebih kompetitif. Berbagai perusahaan dapat memperoleh manfaat dari berbagai perspektif dan sering dikreditkan untuk melihat hal-hal yang tidak diperhatikan oleh perusahaan lain.

## 4. Urban mudah beradaptasi dan fleksibel

Mereka adalah golongan orang yang sangat sesuai untuk perusahaan start-up.  Startups seharusnya melakukan sesuatu dengan lebih cepat, lebih baik dan dengan sumber daya yang lebih sedikit, yang memerlukan tipe pekerja khusus. Tipe pekerja urban inilah yang sesuai.

Kaum Urban sangat hebat untuk startup karena mereka cenderung fleksibel dan cakap berdasarkan pengalaman hidup mereka.  Mereka survivor setiap hari nya, dan ini menjadi perilaku kerja mereka sehari-hari.  Bagaimana bekerja dengan cepat, akurat, dan hemat.

## 5. Urban adalah pengambil risiko

Bergerak ke kota lain bahkan beda pulau sangat membutuhkan banyak keberanian, oleh karena itu kaum urban membuat karyawan hebat dan juga pengusaha hebat. Dalam ekonomi inovasi saat ini, karyawan harus kreatif dan mau mengambil risiko. Urban belajar untuk gagal dengan cepat dan pulih lebih cepat.

Berani gagal dan berani belajar menjadi nilai lebih seorang pekerja urban.  Mereka siap dengan kegagalan pertama, dan langsung berdiri untuk mencoba lagi.  Nilai berani ini berguna dalam percepatan penyelesaian proyek perusahaan.  Dimana semakin cepat hasil yang diperoleh (meskipun gagal) maka akan cepat pula recovery-nya.

Leave a Reply