Manfaat Anda memotivasi Tim agar Sukses dalam Pekerjaan

mengangkat moral timTidak mungkin rasanya Anda bekerja sendiri, sehebat apapun dan sebanyak apapun pengalaman kerja Anda.  Bagaimanapun Anda tetap perlu orang lain dalam membangun sebuah kerjasama dan keberhasilan Tim.  Dan menjadi tantangan pada saat Anda harus membangkitkan semangat dan motivasi tim agar kontributif, kreatif dan inovatif dalam pekerjaannya.  Bagaimana Anda dapat memotivasi tim, berikut ulasannya : 

1.  Bangunlah Hubungan Personal.

Artinya Anda perlu mengenal masing-masing anggota tim secara personal, namun tidak membahas permasalahan pribadi jika terkait dengan pekerjaan.  Hubungan Sosial adalah motivator yang efektif, tidak hanya meningkatkan kepercayaan dalam tim, tetapi juga kemauan untuk bekerja ekstra bagi sesama rekan.  Semisal salah satu tim kerja Anda tengah sakit, dan hal ini akan menjadi beban tambahan bagi anggota tim lainnya, maka sebagai pemimpin tim Anda perlu menjaga komunikasi dan keterbukaan dengan tetap meminta umpan balik konstruktif.  Hubungan yang terbuka akan membuat masing-masing individu tidak keberatan dalam menjalankan kelebihan tugas karena rekan mereka tidak hadir. 

2.  Berbagi Visi atau Tujuan.

Salah satu kunci motivasi adalah kejelasan tujuan. Tim Anda tidak mungkin dapat bekerja maksimal jika objectives dari sebuah project tidak jelas dimengerti arah dan tujuannya.  Dengan menjelaskan tujuan organisasi Anda, maka peran tim Anda akan bermain dan bertindak rasional, Anda akan menemukan lebih mudah untuk mendapatkan dukungan dan antusiasme mereka.  Perasaan tim Anda adalah mereka dipercaya perusahaan dan ini memberikan rasa positif akan tanggung jawab atas keberhasilan atau kegagalan perusahaan, jika Anda berbagi informasi.  Anda perlu tegaskan kepada Tim bahwa Target ini adalah realistis dan pantas diperjuangkan. 

3.  Pilihlah “Carrot” dibandingkan “Stick”.

Dalam istilah manajemen barat dikenal istilah Carrot and Stick, atau Wortel dan Kayu.  Secara garis besar intinya adalah setelah Anda berbagi visi tentang tujuan tim perlu capai dan menegaskan ke dalam detil yang dikelola, Anda mungkin perlu untuk lebih jelas tentang dampak yang terjadi jika tercapai tidaknya tujuan.  Dalam beberapa kasus menetapkan target dapat membuat orang gugup, terlebih jika mereka menduga akan gagal memenuhinya.

Kuncinya di sini adalah fokus pada hal-hal positif, bagaimana Anda melakukan sesuatu untuk mencapai kesuksesan. Lakukan tidakan korektif, motivasi mereka yang kehilangan semangat, dan ciptakan suasana kerja yang kondusif. 

4.  Pastikan Reward bagi yang Berhak.

Target adalah penting di tempat kerja, namun dapat menjadi sebuah kesewenang-wenangan jika memenuhi target hanya menjadi sebuah keharusan tanpa hadiah atau reward.  Tidak salah jika Anda mempersiapkan hadiah kecil sekedar pemanis bagi hubungan tim yang dekat.  Setiap tutup bulan jika ada anggota tim yang mencapai performa maksimal berikanlah penghargaan yang sifatnya apresiasi.  Target tahunan dapat dirayakan pula dengan seluruh tim untuk pergi bersama dalam sebuah acara keakraban yang memperkuat ikatan masing-masing individu.  Satu hal terpenting jangan sampai tim Anda menjadi reward sebaai keharusan wajib bagi mereka.  Reward adalah ekstra bagi mereka yang berprestasi dan dapat Anda lakukan pada waktu tertentu saja. 

5.  Kenali yang Berprestasi.

Setelah Anda membantu tim untuk membangun hubungan sesama, berbagi strategi bersama dan menetapkan tujuan dan manfaat sehingga mereka tidak cepat berpuas diri.  Selanjutnya penting bagi Anda untuk mengakui upaya individu. Setiap Individu yang berprestasi sangat menginginkan penghargaan individual, dan Anda perlu tahu siapakah mereka.

Napoleon Bonaparte pernah berkata , ” Seorang tentara akan berjuang keras untuk sebuah pita berwarna “.  Anda publikasikan setiap Individu yang berprestasi dan ini sangat mengangkat moral mereka, menjadi dorongan yang luar biasa agar tetap berkontribusi.

Leave a Reply