Cara Menjaga Motivasi Tidak Menunda Pekerjaan

Menjaga Motivasi Tidak Menunda Pekerjaan
Menjaga Motivasi Tidak Menunda Pekerjaan

Pekerjaan menumpuk, deadline yang sudah DEKAT, dan berbagai tugas lain dalam pekerjaan seringkali membuat Anda MALAS. Mungkin Anda sering menunda pekerjaan dikarenakan tak memiliki GAIRAH atau MOTIVASI. Inilah mengapa Anda sesungguhnya memerlukan cara menjaga motivasi tidak menunda pekerjaan agar performa tetap terjaga dengan baik.

Motivasi itu datang dari dalam diri sendiri? Benarkah? Ternyata ada juga faktor eksternal yang berpengaruh pada motivasi Anda.  Ini yang perlu Anda cari tahu, sehingga pekerjaan yang bertumpuk tidak akan mempengaruhinya.

Pekerjaan mungkin dapat ditunda, namun tak selamanya pekerjaan tersebut bisa Anda tunda karena akan ada EFEK yang TIMBUL dari menundanya.  Efek seperti WAKTU yang semakin mepet akan membuat Anda kurang maksimal.  Ditambah lagi dengan faktor HUMAN ERROR karena waktu terbatas. Oleh karenanya Anda perlu motivasi diri untuk segera menyelesaiakn pekerjaan. Berikut ini adalah beberapa motivasi agar Anda tidak lagi menunda pekerjaan:

1.  ALASAN Mengapa menunda Pekerjaan

Cari alasan mengapa pekerjaan tersebut Anda tunda. Kenapa pekerjaan tersebut tidak langsung Anda kerjakan? Jika MALAS adalah jawabannya, tentu Anda harus berpikir apa KONSEKUENSI yang didapatkan ketika menunda pekerjaan. Masalah baru akan muncul kemudian, dan Anda akan kewalahan ketika ada pekerjaan baru.

Menunda pekerjaan harus jelas alasannya.  Alasan yang LOGIS dan ETIS boleh jadi menjadi alasan tepat.  Misalkan, Data yang kurang tepat, Relasi yang belum siap, Waktu presentasi yang diundur, dan lainnya.  Lain dari alasan itu maka sebaiknya selesaikan pekerjaan Anda lebih CEPAT.

Seumpama memang Anda harus menunda pekerjaan, maka cobalah Anda beralih kepada pekerjaan lainnya.  Pastikan pekerjaan ini mudah terselesaikan. Jangan sampai Anda menunda satu pekerjaan namun akhirnya menunda pekerjaan lainnya.  Pekerjaan ringan yang SELESAI akan membantu membangkitkan MINAT dan SEMANGAT serta MOTIVASI Kerja Anda.

Pekerjaan ringan yang SELESAI akan membangkitkan MINAT, SEMANGAT dan MOTIVASI Kerja

2.  Cobalah MEMULAI

Ketika malas mulai melanda, Anda harus berusaha untuk memulainya meskipun hanya 5 menit. Cobalah untuk mulai BERGERAK, memulai mengerjakan tugas tersebut. Jika sudah ada ritmenya, Anda pun tidak akan memiliki alasan untuk menunda-nunda pekerjaan.  Pekerjaan yang didiamkan akan cenderung membuat Anda makin enggan melihat atau menyentuhnya.

Lihat kembali pekerjaan yang “mungkin” sulit itu, kemudian perhatikan dengan seksama bagian mana yang bisa Anda selesaikan lebih dulu.  Sebuah pekerjaan terbagi dalam beberapa TAHAPAN, dan pasti ada tahapan yang bisa lebih MUDAH diselesaikan.

Jika Anda mulai mengerjakan sebuah tugas, maka tidak ada kesempatan bagi PIKIRAN Anda untuk menundanya.  Alam bawah sadar Anda akan otomatis berusaha menyelesaikannya segera.  Gerakkan tangan Anda, guratkan tulisan Anda, maka pekerjaan akan menyenangkan.

3.  Bayangkan HASIL yang akan diperoleh

Anda mendapat tugas karena dipercaya atasan.  Dan jika tugas itu selesai, yang pertama SENANG dan BANGGA adalah diri sendiri.  Artinya Anda mampu UNJUK GIGI kepada manajemen, mampu menyelesaikan tugas tanggungjawab.

Jika waktu malas dapat menghampiri, entah karena data, hasil analisa, laporan pendukung dan lainnya, coba bayangkan jika pekerjaan ini selesai.  Selesai seperti apa yang ingin Anda dapatkan. Apabila Anda menginginkan hasil yang BAIK, maka segeralah untuk MULAI dan CICIL pekerjaan tersebut.

Jangan mencoba untuk menunda pekerjaan hanya karena malas, sebab semakin cepat Anda bekerja hasilnya bisa jadi sesuai HARAPAN. Bayangkan pekerjaan tersebut adalah PENCAPAIAN yang diinginkan ATASAN, dan akan mengangkat citra diri Anda setelahnya.  Tentu pujian dan apreasi adalah sesuatu yang sangat menyenangkan.

4.  Cari sesuatu yang MENYENANGKAN dari Pekerjaan Anda

Jika Anda mulai merasa malas, bosan atau jenuh bekerja, pada akhirnya pekerjaan akan ditunda. Jangan menunda pekerjaan karena emosi sesaat. Cari tahu hal apa yang menyenangkan didalamnya. Buat diri Anda TERTANTANG untuk melakukannya.

Misalnya pekerjaan Anda cukup SULIT dan BERAT, Anda bisa mengerjakannya sedikit demi sedikit. Pasti ada kemudahan dan kesenangan yang Anda temukan.

  • Jika Anda senang dengan ANALISA DATA, maka coba fokus dengan kumpulan data yang bisa di analisa.
  • Jika Anda senang dengan PROJECT CHAPTER maka buatlah timeline kerja Anda dalam bentuk tabel.
  • Jika Anda suka dengan BISNIS PROSES, mungkin Anda bisa mulai membuat SOP dan POLICY.

Lakukan sesuatu yang menyenangkan yang bisa Anda kerjakan.  Itu cara paling efektif mengatasi penundaan kerja.

Atau juga bisa mengganti suasana kerja. Jika selama ini Anda bekerja di ruangan tertutup, sesekali cobalah untuk bekerja ditempat lain seperti kafe atau lobi kantor. Suasana yang baru otomatis membawa PIKIRAN Anda menjadi lebih segar dan bersemangat dalam menyelesaikan pekerjaan.

5.  Pikirkan KEBAHAGIAN Orang lain

Anda bekerja tentu ada manfaat bagi orang lain.  Mulai dari Atasan, atau Bawahan hingga orang yang ada di rumah.  Anda selesai bekerja, maka waktu Anda akan lebih lapang untuk berkumpul bersama pasangan dan keluarga.  Bayangkan jika pekerjaan tertunda, dan harus Anda bawa pulang, apakah mereka akan senang?  Tentu tidak.

Coba pikirkan sekali lagi dampak pada seseorang yang akan Anda bahagiakan karena pekerjaan tersebut. Jadikan mereka motivasi tidak menunda pekerjaan. Bayangkan saat seseorang SENYUM dan BANGGA atas hasil kerja Anda. Tentu Anda akan merasa puas dan bahagia.

Oleh karenanya mulai dari sekarang jangan pernah menunda pekerjaan, karena bisa jadi kebahagiaan orang lain tertunda pula karenanya.

Cara menjaga motivasi tidak menunda pekerjaan dimulai dengan cari tahu ALASANNYA, kemudian KERJAKAN tugas Anda.  BAYANGKAN hasilnya dengan mencari hal yang MENYENANGKAN dari pekerjaan Anda.  Pada akhirnya Anda akan membuat BAHAGIA orang lain saat bekerja maksimal.

Semangat dan gairah menyelesaikan pekerjaan perlu dijaga dan dipertahankan. Yang terpenting Anda mau memulainya terlebih dahulu dan tidak memanjakan diri dengan rasa MALAS. Keinginan untuk menunda pekerjaan hanya akan menjadi BEBAN berikutnya, dan sangat berpengaruh pada KINERJA. Anda perlu menumbuhkan cara menjaga motivasi tidak menunda pekerjaan.

Leave a Reply