Apa yang menjadi Motivasi Kerja setiap Karyawan

Motivasi Kerja setiap Karyawan
Motivasi Kerja setiap Karyawan

Motivasi Kerja setiap karyawan akan berbeda-beda.  Tiap individu memiliki alasan motivasi yang berbeda untuk bekerja.  Sebagaimana berbedanya masing-masing personal, maka motivasi pun juga bersifat individual.  Namun demikian, alasan setiap orang bekerja adalah karena tempat kerja mereka menyediakan apa yang dibutuhkannya dengan bekerja. Sesuatu yang Anda cari dari pekerjaan akan berpengaruh pada Moral, Motivasi dan Kualitas Hidup Anda.

Bekerja adalah tentang Uang

Beberapa orang bekerja karena mereka suka dengan pekerjaannya, dan lainnya karena alasan pemenuhan pribadi dan profesional.  Orang juga bekerja karena ingin mencapai goals dan merasakan jika mereka berkontribusi kepada sesuatu yang lebih besar dari diri mereka atau sesuatu yang lebih penting.  Ada juga beberapa orang yang bekerja karena misi pribadi yang diraih dengan melakukan pekerjaan yang berarti (meaningful work).

Lainnya sungguh mencintai pekerjaan atau klien yang mereka layani.  Ada juga yang suka dengan persahabatan dan interaksi kepada konsumen atau rekan kerja.  Orang lain suka mengisi waktu mereka dengan beraktivitas. Beberapa pekerja menyukai adanya Perubahan, Tantangan, dan beragam Masalah yang harus diselesaikan. Seperti yang bisa Anda lihat, Motivasi Kerja karyawan bersifat individual dan sangat beragam.

Apapun alasan pribadi Anda untuk bekerja, intinya, bagaimanapun hampir setiap orang bekerja untuk mendapatkan uang. Apa pun definisi yang Anda sebut itu: Kompensasi, Gaji, Bonus, Tunjangan atau Remunerasi.  Uang akan selalu menjadi alat bayar tagihan.

Uang menyediakan rumah, memberi pakaian dan makanan, mengirim remaja ke perguruan tinggi, dan mengizinkan kegiatan rekreasi, dan akhirnya, pensiun. Kecuali Anda kaya secara mandiri karena warisan, maka Anda perlu bekerja untuk mengumpulkan gaji (baca:uang).  Meremehkan pentingnya uang dan tunjangan sebagai motivasi bagi orang yang bekerja adalah sebuah kesalahan.

Mungkin uang bukan motivator yang paling signifikan atau bahkan bukan faktor motivasi yang pertama kali mereka sebutkan dalam wawancara, akan tetapi mencari nafkah adalah faktor dalam semau diskusi tentang Motivasi Kerja.

Benefit dan Gaji yang adil adalah dasar dari sebuah perusahaan sukses dalam merekrut dan mempertahankan pekerja mereka yang berkomitmen. Jika Anda memberikan upah layak untuk karyawan Anda, maka Anda kemudian dapat bekerja pada masalah motivasi tambahan lainnya. Tanpa upah yang adil, bagaimanapun, Anda berisiko kehilangan orang terbaik kepada perusahaan yang membayar lebih baik.

Sebenarnya, penelitian dari Watson Wyatt Worldwide menjelaskan praktik Manajemen yang harus dilaksanakan Perusahaan (atau dihindari) demi memaksimalkan nilai shareholder adalah merekomendasikan untuk menarik karyawan terbaik, dan Anda harus membayar lebih dari harga rata-rata di pasar. Uang memberikan motivasi dasar.

Setelah Uang? Apa Motivasi Kerja Selanjutnya?

Survei dan studi yang dimulai pada awal tahun 1980an menunjukkan bahwa orang menginginkan lebih dari pekerjaan mereka daripada sekedar uang. Sebuah studi awal tentang ribuan pekerja dan manajer oleh American Psychological Association jelas menunjukkan hal ini.

Banyak manajer memperkirakan bahwa aspek motivasi kerja yang paling penting bagi seseorang dari pekerjakan mereka adalah menghasilkan uang.  Sebaliknya, ternyata Waktu dan Perhatian Pribadi dari manajer atau supervisor mereka dianggap para pekerja sebagai yang paling Bermanfaat dan Memotivasi mereka di tempat kerja.

Dalam artikel “The Ten Ironies of Motivation” Bob Nelson, mengatakan, “Lebih dari segalanya, karyawan ingin dihargai atas pekerjaannya yang dilakukan dengan baik oleh orang-orang yang mereka hargai (atasan). Bob menambahkan bahwa orang ingin diperlakukan seolah-olah mereka adalah manusia dewasa yang Berpikir, membuat Keputusan, mencoba melakukan hal yang benar, dan tidak memerlukan orang yang mengawasi mereka.

Sementara apa yang orang inginkan dari pekerjaan bersifat situasional, tergantung pada orangnya, kebutuhan dan imbalan yang berarti baginya, memberikan apa yang orang inginkan dari pekerjaan benar-benar terang-terangan. Orang bertindak karena Motivasi Kerja berikut ini:

  • Kendali terhadap pekerjaan akan menginspirasi Motivasi Kerja seseorang

Termasuk kemampuan (ability) untuk membuat keputusan dan dampaknya; Menetapkan tujuan yang jelas dan terukur; Tanggung jawab yang jelas untuk tugas yang lengkap, atau paling tidak didefinisikan; Pengayaan Pekerjaan (Job Enrichment); Tugas yang dilakukan dalam pekerjaan itu sendiri; dan Pengakuan atas Prestasi (Recognition).

  • Menjadi bagian dari Tim Kerja akan menciptakan Motivasi

Termasuk item seperti menerima informasi dan komunikasi tepat waktu; Memahami formula manajemen dalam pengambilan keputusan; Partisipasi dalam tim atau pertemuan; dokumentasi visual dan laporan kemajuan kerja dan prestasi.

  • Kesempatan untuk Tumbuh dan Berkembang adalah Motivasi Kerja

Mencakup diantaranya pendidikan dan pelatihan; Career Path; Partisipasi dalam Tim; Perencanaan Suksesi; dan kunjungan lapangan ke tempat kerja yang sukses.

  • Kepemimpinan adalah kunci dalam Motivasi

Orang menginginkan harapan yang jelas yang memberi gambaran dari hasil yang diinginkan dengan adanya Tujuan dan Umpan Balik dan Struktur atau Kerangka Kerja yang sesuai.

Pengakuan terhadap Kinerja Menciptakan Motivasi

Di The Human Capital Edge, penulis Bruce Pfau dan Ira Kay mengatakan bahwa orang menginginkan pengakuan atas kinerja individual mereka dengan gaji yang terkait dengan kinerjanya.

Karyawan menginginkan orang yang tidak perform diberhentikan; Kenyataannya adalah kegagalan perusahaan untuk mendisiplinkan dan memecat orang-orang yang tidak berkinerja adalah salah satu tindakan yang paling diminimalisir atau dihindari sebuah organisasi – atau perusahaan gagal untuk melakukannya. Kondisi ini menjadi daftar teratas yang mengempiskan Motivasi Kerja, sama halnya dengan membayar upah orang berkinerja buruk.

Selain itu, ada gap antara apa yang menurut pengusaha diinginkan orang di tempat kerja dan apa yang orang inginkan untuk motivasi kerja mereka. Banyak majikan mengurangi kepentingan karyawan seperti jadwal kerja fleksibel atau peluang kemajuan dalam keputusan mereka untuk bergabung atau meninggalkan perusahaan.

“Itu berarti banyak perusahaan bekerja sangat keras (dan menggunakan sumber daya yang langka) pada alat yang salah,” kata Pfau dan Kay. Karyawan ingin pengusaha membayarnya di atas harga pasar. Karyawan mencari jadwal kerja yang fleksibel. Karyawan menginginkan opsi saham, kesempatan belajar, dan pembagian di balik keputusan dan arahan manajemen.

Yang Bisa Anda Lakukan untuk Motivasi Kerja dan Semangat Positif

Anda memiliki banyak informasi tentang apa yang orang inginkan dari pekerjaan. Kunci untuk menciptakan lingkungan kerja yang menumbuhkan motivasi adalah keinginan dan kebutuhan masing-masing karyawan. Rekomendasi paling penting untuk Anda adalah perlu mulai meminta karyawan Anda apa yang mereka inginkan dari pekerjaan dan apakah mereka sudah mendapatkannya.

Dengan informasi ini, Anda akan terkejut melihat betapa banyak peluang sederhana dan murah yang harus Anda ciptakan untuk menciptakan lingkungan kerja yang motivasional dan diinginkan.  Perhatikan apa yang penting bagi orang yang Anda pekerjakan untuk motivasi tinggi dan semangat positif. Bila Anda menumbuhkannya untuk orang-orang ini, Anda akan mencapai kesuksesan bisnis yang mengagumkan.

Motivasi Kerja lain yang dapat menumbuhkan Semangat

Motivasi terbesar selalu berasal dari diri sendiri, dan orang lain akan mendorong menumbuhkannya.  Banyak orang mempunyai keinginan dari hasil kerja mereka.  Motivasi kerja lainnya yang mampu menumbuhkan semangat seseorang diantaranya adalah :

  1. Bekerja demi Mendapatkan Gaji bulanan

Dengan bekerja sebagai karyawan maka setiap bulan seseorang akan memiliki penghasilan tetap, dan mereka mempunyai gambaran apa saja yang akan dilakukan dengan gaji tersebut.  motivasi dasar berupa gaji bulanan ini merupakan salah satu alasan dasar seseorang bekerja.

  1. Bekerja untuk Mencapai Karir Idaman

Dengan bekerja sebagai karyawan, tentu banyak orang yang ingin meraih posisi impiannya.  Dimulai dari level manajemen terendah seperti supervisor hingga menjadi senior manajemen atau bahkan top manajemen. Saat Anda bekerja, pastinya Anda tidak tinggal diam pada posisi tertentu, dan menerima apa adanya hasil kerja Anda.

  1. Bekerja untuk Berkarya

Motivasi Kerja lainnya yang mungkin terjadi adalah Berkarya.  Biasanya ini terjadi pada orang-orang yang sudah purna tugas.  Sementara fisik dan mental mereka masih mendukung, mereka tetap ingin berkarya dan memberikan apa yang mereka bisa berikan.

  1. Bekerja karena Mencari Pengalaman

Ada juga motivasi seseorang bekerja karena mencari pengalaman.  Hal ini terjadi pada orang-orang yang baru lulus dari dunia pendidikan, sehingga mereka perlu meraba-raba dunia kerja itu seperti apa.  Dengan adanya kesempatan kerja berupa magang, maka seorang lulusan perguruan tinggi memiliki pemikiran yang lebih luas mengenai dunia kerja profesional.

  1. Bekerja sebagai Cara Beribadah

Mungkin motivasi ini adalah motivasi bawaan atau motivasi turunan saat Anda bekerja.  Dengan mempunyai pekerjaan Anda berharap dapat makin meningkatkan ibadah kepada Sang Kuasa, dengan sering berbagi, sering membantu, bersedekah atau lainnya.  Motivasi Ibadah adalah tingkatan yang cukup tinggi dalam Motivasi Kerja seseorang.

Bekerja adalah hakikat bagi setiap insan kehidupan dan mereka akan melakukan apapun untuk menggapai hasil maksimal.  Mendapatkan uang, Karir yang Cemerlang, Karya yang diapresiasi dan Pengalaman yang Tak terlupakan serta niat ibadah menjadi sekian banyak Motivasi setiap orang dalam bekerja.

Kata-kata Inspiratif bagi Motivasi Kerja seseorang

Apakah Anda termasuk salah seorang yang memiliki keinginan untuk menjadi dan kaya raya? Dapat memenuhi semua keinginan dan kebutuhan yang diperlukan, serta memiliki apapun yang Anda suka? Semua hal besar memang berawal dari sebuah impian. Dengan memiliki impian seperti itu, tentunya ambisi untuk dapat menghasilkan uang yang lebih banyak tumbuh dalam diri Anda.

Semua orang tentunya memiliki impian untuk dapat menjadi lebih baik dan mempunyai masa depan yang lebih cerah. Namun, tak jarang perasaan putus asa menghampiri di tengah perjalanan menuju kesuksesan yang mereka impikan tersebut, terlebih ketika mengalami kegagalan atau kerugian yang besar, sehingga mereka akhirnya menyerah dan tidak melanjutkan perjalanan mengejar impiannya.

Ketika rasa putus asa datang karena kegagalan, maka secepatnya Anda harus bangkit. Jangan biarkan rasa tersebut ada hingga berlarut-larut, bahkan sampai menghambat Anda untuk tetap maju. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk tetap memiliki semangat dan mengembalikan kepercayaan diri Anda dalam menggapai apapun yang Anda impikan. Salah satu cara mudah yang dapat Anda lakukan adalah belajar dari pengalaman orang lain yang juga pernah merasakan kegagalan, dan bangkit sampai kini mereka menjadi sukses.

Anda tidak perlu mengenal orang-orang sukses itu secara langsung untuk bisa mendapatkan pelajaran dari pengalaman mereka. Membaca cukup dari kutipan (baca : quotes) yang mereka bagikan, Anda dapat memetik pelajaran dan mengaplikasikannya dalam kehidupan pribadi.  Anda juga dapat membaca berbagai kata-kata motivasi positif yang membangkitkan semangat dan membangun rasa percaya diri Anda kembali. Berikut terangkum kata-kata motivasi yang dapat menginspirasi Anda untuk meraih kesuksesan Anda.

  1. “Success is stumbling from failure to failure with no loss of enthusiasm.”– ‘Kesuksesan adalah perjuangan dari kegagalan demi kegagalan tanpa kehilangan antusiasme.’ -Winston S. Churchill

Kesuksesan dan kegagalan adalah sebuah rangkaian yang tidak terpisahkan, karena sebelum Anda mendapatkan kesuksesan pasti telah mengalami banyak kegagalan sebelumnya. Ketika merasa kegagalan demi kegagalan terus menghampiri, jangan biarkan hal tersebut menyurutkan semangat Anda. Jangan pula merasa khawatir, karena dapat dipastikan bahwa Anda adalah orang yang sebenarnya sudah sangat dekat dengan sebuah kesuksesan dan sudah berada tepat di jalan Anda menuju kesuksesan.

  1. “In order to succeed, your desire for success should be greater than your fear of failure.”– ‘Dalam meraih sukses, Kemauan Anda untuk sukses harus lebih besar dari ketakutan Anda akan gagal.’ – Bill Cosby

Anda mungkin merasa takut akan risiko kegagalan yang mungkin dialami ketika berusaha untuk meraih kesuksesan, karena ketakutan merupakan musuh terbesar. Bila Anda selalu takut gagal dan tidak pernah mencobanya, maka Anda tidak akan pernah bergerak dan akan tetap berada di satu titik yang tentunya titik di mana Anda sudah jauh tertinggal dari teman-teman yang mungkin sudah berhasil melawan rasa takut mereka dan melangkah maju dalam menggapai impian mereka Jadi, tunggu apa lagi? Mulailah melangkah dari sekarang, kalahkan rasa takut Anda dan raihlah kesuksesan.

  1. “The best revenge is massive success.” – ‘Pembalasan terbaik adalah dengan kesuksesan besar.’ -Frank Sinatra

Dalam setiap kisah, pasti terdapat sebuah tokoh antagonis. Begitu pula dalam hidup yang Anda jalani, pastinya ada kompetitor yang tidak menyukai Anda dan mereka selalu mencoba untuk menjatuhkan. Namun, perlakuan seperti itu sebaiknya tidak dibalas dengan cara yang sama. Terima tantangan mereka dengan cara yang sportif, yaitu mencapai kesuksesan di atas mereka. Tunjukkan bahwa mereka memiliki penilaian yang keliru terhadap diri Anda, serta tunjukkan bahwa semua orang memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk menjadi seorang yang besar.

  1. “Success is no accident, it is hard work, perseverance learning, sacrifice and most of all love what you do.” – ‘Sukses bukanlah suatu kebetulan, sukses merupakan kerja keras, belajar giat, berkorban dan yang terpenting ialah mencintai pekerjaan Anda.’ –Pele

Uang jatuh dari langit memang terdengar sangat menyenangkan. Tetapi hal tersebut tak akan pernah menjadi kenyataan. Tidak ada kesuksesan yang terjadi karena sebuah kebetulan, karena kesuksesan merupakan buah hasil dari kerja keras yang Anda lakukan untuk meraihnya. Kerja keras juga perlu diimbangi dengan belajar dan menambah wawasan dengan terus menerus. Memang hal tersebut terasa sulit untuk dilakukan, tetapi sebuah pengorbanan besar untuk meraih kesuksesan akan setara dengan hasil yang akan didapat nantinya. Dan semua itu bisa menjadi menyenangkan bila Anda mencintai pekerjaan Anda.

  1. “Failure is not the opposite of success, it’s part of success.” – ‘Kegagalan bukanlah lawan dari kesuksesan, namun menjadi bagian dari sukses itu sendiri.’ –Ariana Huffington.

ada anggapan bahwa kegagalan merupakan sebuah pertanda untuk mengakhiri suatu perjuangan. Padahal faktanya, kegagalan adalah bagian dari kesuksesan itu sendiri. Oleh sebab itu, mulailah untuk mengubah pola pikir Anda tentang kegagalan. Jangan pernah merasa putus asa dan terpuruk ketika menghadapi kegagalan. Sebaliknya, Anda harus tetap merasa optimis, dan berusaha untuk bangkit kembali. Karena pasti ada hikmah yang bisa diambil dari sebuah kegagalan dan bisa dijadikan sebagai pelajaran hidup yang sangat berharga.

Jangan Takut Gagal

Mulailah melakukan tindakan nyata dalam mewujudkan impian Anda meraih kesuksesan. Apa pun yang ingin Anda lakukan, perbanyak lah ilmu yang harus dimiliki, peran ilmu tersebut sangat penting untuk mengantar Anda menuju kesuksesan. Selain itu, jangan pernah takut gagal untuk mencoba, karena kegagalan memang merupakan sebuah harga yang patut dibayar untuk mencapai kesuksesan besar, dan kegagalan juga merupakan suatu proses belajar tiada henti. Semakin tinggi tingkat kegagalan yang Anda alami, maka semakin tinggi pula nilai pelajaran yang bisa Anda dapat. Kemudian tanpa disadari, kegagalan sebenarnya telah meningkatkan citra dan kualitas diri Anda.

Leave a Reply