Apakah Motivasi dalam Dunia Kerja Seseorang

Motivasi dalam Dunia Kerja Seseorang
Apakah motivasi dalam dunia kerja seseorang

Motivasi dalam dunia kerja seseorang beragam macamnya. Berbeda bagi setiap orang, dan pada akhirnya perlakuan kepada masing-masing karyawan juga harus berbeda.  Motivasi kerja menjadi ENERGI dari dalam diri seseorang, dan mempunyai cara kerja yang berbeda satu dan lainnya.

Sebagai ATASAN dengan pengalaman kerja bertahun-tahun tentu motivasi akan BERTOLAK BELAKANG dengan bawahan yang baru bergabung. Pentingnya Anda pahami Motivasi apa yang mendasari orang dalam dunia kerja akan MEMPERMUDAH Anda membangun tim yang solid.

#KERJA adalah UANG

Tak dapat dipungkiri kalau UANG menjadi motivasi utama, hampir semua pekerja.  Karena buat apa bekerja kalau tidak menghasilkan uang.  Uang merupakan motivasi tak terbantahkan dari setiap pekerjaan.  Mengapa demikian, karena saat ini uang telah menjadi ALAT TUKAR semua kebutuhan seseorang.  Sehingga motivasi kerja seseorang akan menempatkan uang sebagai yang pertama.

Setelah itu mungkin beberapa orang bekerja karena SENANG, SUKA atau CINTA.  Dan banyak pula orang bekerja demi pemenuhan PRIBADI.  Aktualisasi Diri, namanya.  Orang bekerja demi pemenuhan MISI pribadi mereka yang hanya dapat dilakukan jika mendapatkan uang dari hasil kerja.  Motivasi uang menempati urutan teratas dalam pencarian JATI DIRI seseorang.  Dampak utama dengan adanya motivasi dalam bekerja adalah :

  • Orang akan mau untuk BERUBAH,
  • Mau melakukan penyelesaian MASALAH dan
  • Selalu mencari tantangan.

Motivasi sifatnya INDIVIDUAL dan UNIK.  Setiap orang mempunyai cara dan penilaian tersendiri mengenai motivasi dalam dunia kerja mereka.

Uang atau kita sebut KOMPENSASI menjadi dasar KINERJA seseorang. Artinya dengan penghasilan yang mereka dapatkan, akan mendorong dirinya berkontribusi sesuai kesepakatan kerja.  Terlepas mereka sebut istilah uang adalah KOMPENSASI, GAJI, BONUS, REMUNERASI atau lainnya, yang jelas uang adalah dasar mereka termotivasi dalam bekerja.

Kerja adalah Uang, adalah stigma yang masih menjadi LEGENDA hingga akhir zaman.  Dengan masih digdayanya UANG sebagai alat perdagangan, maka sampai saat ini motivasi dalam dunia kerja seseorang akan tetap menomorsatukan uang.  Uang yang akan bekerja memenuhi KEBUTUHAN dan KEINGINAN mereka setelahnya.

#WAKTU dan PERHATIAN setelah Uang

Setelah mendapatkan uang, dan terpenuhinya kebutuhan dasar hidup seseorang, maka akan muncul motivasi turunan lain.  Motivasi dalam dunia kerja bagi seseorang yakni KESEMPATAN dan PENGHARGAAN.

Setelah memperoleh uang, setelah Anda mampu mengelola keuangan dengan baik, memenuhi kewajiban dan tugasnya tentu ada unsur lainnya setelah itu.  Yakni WAKTU dan PERHATIAN dari atasan dan manajemen.

Seorang pekerja setelah terpenuhi kebutuhan FISIKI (uang) akan berlanjut pada pemenuhan kebutuhan MENTAL.  Diantaranya seperti perhatian organisasi atas kinerja mereka. Disinilah letak motivasi kerja pada level berikutnya, yakni uang bukan segalanya.

Tentu dengan catatan Anda sudah mampu mengatasi masalah dasar keuangan, seperti kebutuhan hidup HARIAN, MINGGUAN atau BULANAN, dan mungkin sudah mampu menabung.  Jenis penghargaan atau pengakuan apa saja yang menjadi motivasi dalam dunia kerja?  Berikut ringkasannya :

  1. Lingkungan Kerja yang KONDUSIF, sehingga mampu berbuat atas tanggungjawab sendiri, mempunyai goals, timeline, performa kerja dan pengakuan.  Lingkungan kerja yang penuh kekeluargaan akan mendorong prestasi seseorang.
  2. Keterbukaan INFORMASI untuk memudahkan alur proses kerja mereka. Informasi adalah dasar komunikasi dan pembuatan keputusan baik secara TIM ataupun INDIVIDU.  Informasi terbatas sangat menganggu ruang gerak seseorang dalam bekerja.  Dan informasi yang tidak lengkap akan menjadi unsur KETIDAKPERCAYAAN seseorang dengan organisasi kerja mereka.
  3. Ketersediaan Kesempatan untuk TUMBUH dan BERKEMBANG meliputi training atau pelatihan, jenjang karir, dan lainnya yang membangun dan memetakan perjalanan karir mereka.  Jika kebutuhan dasar sudah terpenuhi, tentu seorang karyawan ingin menunjukkan EKSISTENSI mereka dalam pekerjaan.  Jika mereka merasa sudah tidak mendapatkan tempat dan kesempatan, maka tidak tertutup kemungkinan mereka mencari tempat lain.
  4. KEPEMIMPINAN yang yang INSPIRATIF, dimana setiap pekerja dapat bekerja tenang sebab mempunyai role model yang mampu mengakomodir PERUBAHAN dan PERKEMBANGAN tim. Umpan balik positif adalah salah satu cara efektif dalam kepemimpinan yang inspiratif ini.  Pemimpin perlu tahu banyak setiap kegiatan timnya, meski bukan AHLI dalam bidang tersebut.

#PENGAKUAN terhadap PERFORMA

Motivasi kerja dasar selain MATERI dan WAKTU, berlanjut pada PENGAKUAN atas kinerja.  Baik atau buruk pencapaian kinerja seorang individu sangat berpengaruh langsung kepada motivasi mereka.  Sekiranya Anda mempunyai performa yang mentereng namun tidak dianggap oleh atasan, sementara ada rekan kerja lainnya dengan performa kurang baik akan tetapi masih diberikan maaf oleh atasan, maka hal ini sangat merusak motivasi kerja Anda tentunya.  Itulah mengapa pengakuan menjadi motivasi dalam dunia kerja.

Pengakuan sama dengan uang, dimana Anda dihargai sesuai hasil kerja Anda.  Baik atau buruk tentu Anda telah BEKERJA.  Dan apresiasi atas USAHA ini yang dibutuhkan banyak orang.  Sebab hasil baik, pasti akan memberikan kompensasi lebih, sementara hasul buruk tentu berdampak pada penilaian kinerja akhir periode.

Seorang atasan tidak perlu menghakimi buruk kerja seseorang, disaat performa memang menunjukkan angka yang buruk.  Atasan yang bijak justru akan melakukan Coaching and Counseling, dan bahkan memberikan MENTORING.  Sehingga karyawan mereka tetap diapresiasi meski kinerja mereka kurang baik.  Dan jika pada akhirnya karyawan memilih mundur karena performa, maka mereka mundur dengan TERHORMAT dan BANGGA, sebab atasan yang sudah memberikan KESEMPATAN, bukan atasan yang memberikan HUKUMAN.

#MORAL Positif

Motivasi dalam dunia kerja seseorang yang terakhir adalah adanya MORAL POSITIF.  Lingkungan kerja menjadi faktor penentu terciptanya moral positif.  Tanyakanlah kepada karyawan Anda, apa yang mereka inginkan dari pekerjaannya dan bagaimana mereka ingin mendapatkannya.  Moral positif ini merupakan bentuk dari KEPEMIMPINAN seorang atasan kepada bawahannya.

Mora positif terkait dengan pola kepemimpinan dan pola manajemen dalam mengelola organisasi.  Organisasi yang berisikan orang-orang perlu diperlakukan selayaknya.  Aturan dan prosedur adalah mutlak dalam sebuah bisnis proses, namun hubungan komunikasi, kerjasama dan koordinasi adalah fundamental dalam membangun MORAL POSITIF.

Dengan adanya informasi lengkap mengenai keinginan dan harapan mereka terhadap Anda dan pekerjaannya, maka dapat diprediksi bahwa betapa SEDERHANA cara membangun motivasi kerja seseorang.  Dunia kerja akan berlangsung menyenangkan bagi semua lini, meski target dan tantangan sangat besar dan berat, jikalau motivasi masing-masing pihak dapat diakomodir.  Atasan mengerti cara memperlakukan bawahannya, dan bawahan paham bagaimana bekerja EFEKTIF dan EFISIEN.

Motivasi memang sumber energi dalam diri, namun Anda sebagai pemimpin organisasi dapat membuat lingkungan yang KONDUSIF untuk membangunnya.  Berikan perhatian lebih atas cara kerja karyawan Anda dan ciptakan lingkungan moral positif, dan dipastikan waktu menjadi saksi sukses organisasi bisnis Anda.

Leave a Reply