Memahami Pengertian Mitos Posisi dalam Kepemimpinan Anda

Kepemimpinan mungkin menurut Anda adalah Posisi atau Jabatan Tinggi dalam Struktur Organisasi Perusahaan.  Terkadang Mitos ini tidak dapat hilang begitu saja, “Saya tidak bisa memimpin jika saya tidak berada pada posisi teratas”.  Demikian pernyataan yang pasti banyak Anda dengar dari rekan kerja, bawahan bahkan Atasan Anda.  Mungkin Anda pun berpikiran sama ketika menghadapi sebuah Kasus dan Problematika Kerja, akan cenderung Reaktif berkata hal yang sama.  Namun demikian posisi puncak tidak secara otomatis menjadikan seseorang sebagai Pemimpin.  Hukum Kepemimpinan Sejati menyatakan dengan jelas: “Ukuran yang sesungguhnya dari Kepemimpinan adalah Pengaruh, tidak lebih tidak kurang”.

Orang dengan potensi kepemimpinan yang cukup tinggi namun ditempatkan dalam posisi yang tidak mempunyai jabatan yang dipandang orang lain, akan merasakan ketidaknyamanan dalam semua tindakannya.  Orang yang berperilaku seperti ini cenderung pasif dengan menunggu seorang pemimpin yang akan mendelegasikan Tugas dan Jabatan kepada mereka.  Bukannya berusaha membangun Pengaruh dan Hubungan Baik dengan orang sekitarnya, tetapi justru keluar mencari Tim lainnya yang dipimpin orang lain.

Kepemimpinan adalah Dinamis dan hak setiap orang untuk memimpin harus diraih sendiri dengan setiap orang yang ditemui.  Posisi Anda di tangga kepemimpinan tergantung sejauh mana  sejarah Anda dengan orang tersebut, dan dengan semua orang kita selalu memulai dari tangga terbawah.

myth position1.  POSISI, Right (Hak)

Anda berhak dengan Posisi yang diberikan dan Orang lain mengikuti Anda karena mereka harus melakukannya.  Pengaruh Anda tidak melebihi batas Deskripsi Pekerjaan.  Pada posisi ini jika Anda bertahan dalam jangka waktu lama, maka akan semakin banyak perputaran karyawan dan semakin rendah semangat juang.  Anda dapat meningkatkan pengaruh yang melebihi Jabatan dan Posisi Anda sehingga bergerak naik ke tangga berikutnya.

2.  IZIN, Relationship (Hubungan)

Anda diikuti karena telah berhasil membangun Hubungan dengan orang lain, sehingga mereka ingin melakukannya.  Kepedulian dan Penghargaan Anda telah menjadikan mereka respek dan hormat akan apa yang Anda lakukan.  Mereka mengizinkan Anda untuk memimpinnya karena mulai percaya.

3.  PRODUKSI, Result (Hasil)

Level ini adalah kesuksesan yang dirasakan sebagian besar orang.  Mereka menyukai Anda karena kontribusi Anda kepada Perusahaan, dan kontribusi kepada mereka sehingga pekerjaan dapat selesai.  Mereka mengikuti Anda dan tergantung pada Anda karena kemampuan untuk menuntu jalan.

4.  PENGEMBANGAN MANUSIA, Reproduction (Reproduksi)

Level ini mengajarkan Anda untuk fokus pada pengembangan diri orang lain.  Agenda Anda adalah mencurahkan pikiran kepada Individu yang dipimpin, dengan membimbing, membantu mengembangkan ketrampilan dan mengasah kemampuan kepemimpinannya.  Mereka mengikuti karena Anda telah membantu mereka berkembang, memberikan nilai tambah dan membuat mereka lebih berharga.

5.  KEDIRIAN, Respect (Hormat)

Tangga ini bukan level yang dapat dicapai, karena berada diluar jangkauan Anda.  Anda ditempatkan pada posisi ini karena orang lain.  Orang mengikuti Anda karena Siapa Anda dan Apa yang Anda Representasikan.  Langkah ini ditujukan kepada Pemimpin yang telah bertahun-tahun dalam Pengembangan Individu.

Mitos Posisi adalah Mitos Pertama dalam Kepemimpinan, dan selalu menjadi sandungan jika Anda ingin meningkatkan Kepemimpinan.  Jika Anda paham Dinamika Kemampuan Mempengaruhi orang lain, maka semakin jelas bahwa Posisi tidak ada kaitannya dengan kepemimpinan sejati.  Kepemimpinan atau Mempengaruhi orang lain bukan perkara POSISI melainkan DISPOSISI.  Anda hanya perlu mengubah Watak dan Sifat dalam mengembangkan Kepemimpinan.

ikhtisar.com

Leave a Reply