Paham dan Mengerti tentang Mitos Kebebasan dalam Kepemimpinan

“Saat saya sampai di posisi puncak, maka saya tidak akan dibatasi lagi”.  Banyak orang berpikiran bahwa dengan posisi sebagai Pemimpin maka Kebebasan akan datang kepada mereka.  Kepemimpinan adalah solusi dari Persoalan Profesional dan Karir mereka.  Namun berada di puncak tidak menjadi penyelesaian masalah Anda.  Apakah Anda berpikiran ketika memegang Tampuk Pimpinan akan mengubah hidup Anda?  Pernahkah Anda muncul dengan pemikiran berikut ini:

  • Jika saya di puncak maka saya akan membuatnya
  • Jika saya sampai di tangga puncak, maka waktu saya makin senggang
  • Jika saya menjadi pemilik perusahaan ini, maka saya bebas mengaturnya
  • Jika saya pemimpin hanya langitlah batasannya. 

myth freedomPernyataan tersebut adalah fantasi belaka dari seseorang yang belum pernah duduk sebagai Pemimpin Puncak atau Pemilik Perusahaan.  Pemimpin Teratas tidak berarti lepas dari Batasan, karena jenis pekerjaan apapun dan posisi apa yang telah diraih selalu memiliki batasan.  Itulah bagaimana hidup bekerja.  Apa sajakah konsekuensi menjadi Pemimpin dalam sebuah Organisasi, berikut ringkasannya :

1.  Seorang Pemimpin akan mempunyai Tanggung Jawab jauh lebih besar daripada Wewenang yang mungkin diterimanya.
2.  Makin tinggi posisi Anda, maka akan semakin banyak pengharapan yang diminta dan tekanan yang datang.
3.  Keputusan Anda akan menjadi sorotan dan mempunyai bobot besar bagi semua orang, sehingga perlu diperhatikan.

Contoh gambaran yang mensederhanakan pemikiran Anda akan Mitos Kebebasan dalam Kepemimpinan adalah sebagai berikut:

1. Anda seorang tenaga penjualan yang bekerja dengan cakap dan selalu memberikan kontribusi baik bagi departemen.  Klien yang menjadi tanggung jawab Anda merasa diperlukan dengan sempurna, kapanpun dan dimanapun.  Anda akan mampu mengatur waktu pertemuan dengan klien, dan waktu kerja Anda sedemikian rupa.  Anda melakukan semuanya dengan gaya sendiri dan jika terjadi kesalahan, akan dengan mudah diperbaiki.

2. Selanjutnya Anda menjadi seorang Manajer Pemasaran dengan enam orang anak buah, yang juga bertanggung jawab dengan angka penjualan.  Target Anda menjadi makin besar, tanggung jawab Anda akan berada pada semua anggota tim, dan pastinya Anda memiliki lebih banyak keterbatasan daripada sebelumnya.  Jadwal kerja dan bertemu klien tidak bisa diatur lagi sebagaimana sebelumnya, karena akan mencocokkan terhadap jadwal anggota tim dan klien mereka.

3. Ketika Anda naik menjadi Kepala Divisi, tentu akan menjadikan Anda sebagai motor bagi banyak departemen dan banya tenaga pemasaran, dan pasti makin besar pula klien yang harus dihadapi.  Masing-masing departemen dengan persoalan, ketrampilan dan kemampuan serta budaya mereka, tentu menuntut Anda menjadi seorang yang Fleksibel dan Adaptif.  Pemimpin yang baik akan memperhatikan para bawahannya, mencari kesamaan, berhubungan baik dan mendorong setiap tim untuk sukses.

Dalam artian tertentu seorang Pemimpin akan mempunyai lebih banyak Keterbatasan ketika posisinya makin tinggi, bukan semakin Bebas dan Lepas Tanggung Jawab.  Inilah pengertian Mitos Kebebasan dalam Kepemimpinan.  Anda tidak akan makin bebas dalam setiap tindakan dan perilaku ketika menapaki posisi yang makin tinggi sebagai Pemimpin.

Semakin tinggi posisi Anda dalam sebuah Organisasi maka akan semakin kecil Hak Anda sebagai Pribadi, karena Kewajiban Anda makin Besar dan Tanggung Jawab semakin Luas.  Dalam hirarki Kepemimpinan, seorang Pelanggan adalah orang yang paling Ber-HAK atas keinginan mereka dan pemimpin adalah yang paling ber-TANGGUNG JAWAB kepada Organisasinya.  Mitos Kebebasan dalam Kepemimpinan mengajarakan Anda untuk belajar menggunakan Efektivitas Kepemimpinan dalam Organisasi.

ikhtisar.com

Leave a Reply