Cara Mengembangkan Metode Pelatihan yang tepat bagi Organisasi Anda

training metodeSebagai seorang pemimpin perusahaan atau departemen, Anda berkeinginan mempunyai Tim yang solid dan penuh inisiatif dalam pekerjaannya.  Tanpa banyak instruksi dan perintah, mereka akan bekerja dengan antusias dan memberikan hasil yang diharapkan.  Namun demikian sebagaimana layaknya sebuah mesin, manusia pun mempunyai batas toleransi secara emosional dan mental, dimana hal ini cukup berpengaruh pada keberhasilan dalam mencapai performa kerja.  Untuk itulah diperlukan pembinaan mental khususnya dengan pemberian pelatihan, baik softskill ataupun hardskill.  Proses pelatihan dapat berlangsung secara outdoor atau inhouse training, dan dapat pula berlangsung secara reguler.  Sudah berbagai macam metode pelatihan yang dilakukan oleh banyak konsultan, atau pusat pelatihan internal perusahaan.  Dan dari semua ragam pelatihan, yang paling utama adalah bagaimana Anda sebagai pemimpin perusahaan mampu melihat Metode Pelatihan yang paling menentukan keberhasilan kinerja setelahnya.  Materi pelatihan adalah penting, namun Metode penyampaian dan Peserta terlibat sangat krusial untuk mencapai tujuan.

Metode penyampaian pelatihan tergantung dari tujuan yang diinginkan, dan menurut Karen Lawson, penulis The Trainers Handbook, secara ringkas tujuan pelatihan adalah :

1.  Menambah Pengetahuan
2.  Meningkatkan Ketrampilan
3.  Menumbuhkan Sikap (Perilaku)

Dengan memahami tujuan pelatihan tersebut, Anda sebagai pemimpin perusahaan dapat mencari tahu Metode Pelatihan yang paling tepat dalam sebuah sesi training.  Secara singkat berikut bagaimana Anda dapat mengembangkan metode pelatihan yang tepat sasaran bagi peserta pelatihan.

1.  Menambah Pengetahuan.

Tujuan pelatihan Anda adalah memberikan tambahan Pengetahuan dan Wawasan kepada peserta.  Setelah selesainya pelatihan diharapkan setiap peserta akan makin luas pengetahuan dan wawasannya sehingga berdayaguna dalam peningkatan kinerja untuk mencari ide-ide dan pemikiran baru.  Menambah pengetahuan dapat dilaksankan dengan metode berikut :

  • Buku Teks/Materi Tertulis.
  • Kuliah dan Presentasi
  • Permainan
  • Diskusi Terpadu
  • Tayangan

2.  Meningkatkan Ketrampilan.

Jika tujuan pelatihan Anda untuk menambah ketrampilan peserta, maka aktivitas lapangan menjadi landasan sebuah keberhasilan pelatihan.  Praktek di lapangan merupakan cara efektif untuk meningkatkan ketrampilan, karena begitu banyaknya kasus yang akan dihadapi.  Kasus aktual yang terjadi merupakan pembelajaran yang tepat untuk tujuan pelatihan tersebut.  Bentuk pelatihan ini diantaranya dengan cara sebagai berikut :

  • Role Play
  • Simulasi
  • On The Job Training
  • Aktivitas sesuai Arahan

3.  Menumbuhkan Sikap (Perilaku).

Sikap atau Perilaku merupakan salah satu paramater yang cukup penting dalam membangun keberhasilan sebuah tim.  Perilaku efektif, positif dan lainnya menjadi dasar sebuah komunikasi dan berujung pada sebuah solusi win-win jika melibatkan beberapa pihak.  Cara pelatihan ini dapat Anda lakukan dengan metode berikut :

  • Diskusi Terpadu
  • Diskusi Kelompok
  • Debat
  • Studi Kasus

Pelatihan adalah cara Anda mempertahankan dan meningkatkan performa masing-masing individu dalam tim.  Pelatihan perlu dilakukan secara periodik, baik didalam ruangan ataupun pelatihan diluar ruangan.  Konsep pelatihan cukup banyak variasinya, namun Anda perlu menentukan Metode Pelatihan yang paling tepat, karena menjadi penentu keberhasilan sebuah Pelatihan.

Leave a Reply