Menjadi Superstar, Lakukan Hal ini dalam Pekerjaan Anda

Tidak ada yang lebih menarik daripada bekerja sejak dari awal proyek dan menjadi hebat dan sukses karenanya, namun butuh Kemampuan dan Ketrampilan untuk menjadi satu diantaranya.

Siapapun Anda yang bekerja dalam sebuah proyek start-up dapat memberitahu Anda pengalaman yang tidak dirasakan dalam pekerjaan lainnya.  Proyek baru berjalan begitu Cepat dan Tidak Terduga, dan akan terjadi perubahan Deskripsi Kerja dengan cepatnya.  Ide dan Pemikiran besar akan terpampang dalam coretan papan tulis tidak dalam slide presentasi.  Diskusi dan Pertemuan akan terjadi dimana saja tanpa harus melalui protokoler dan prosedur meeting yang rumit.  Anda mungkin bekerja dengan talenta muda nan Kreatif dan Inovatif.  Dan berikut beberapa Perilaku Penting Talenta Muda dalam Pencapaian Target sehingga mereka Menjadi Superstar dalam Pekerjaannya.

1. Visi 80-20
Anda tentu sangat paham bahwa Prioritas dalam Pekerjaan selalu memberikan Hasil lebih Optimal daripada mengerjakan semuannya Tanpa Arahan yang Jelas dan Tegas.  Tetapkan Standar Prioritas setiap Proyek dan Pekerjaan.  Anda mungkin dapat berfokus pada puluhan bahkan ratusan hal, namun hanya beberapa saja yang dapat memberikan Perbedaan untuk Produk dan Jasa yang Anda miliki.

Ketika Anda fokus pada 20% maka akan berkontribusi pada 80% Performa Anda dan ketika setiap individu dalam organisasi mempunyai Kemampuan dan Ketrampilan sesuai aturan 80-20 dapat dipastikan Organisasi akan bekerja lebih Cepat dan Cerdas.  Seorang Superstar selalu memiliki Prioritas dengan Visi 80-20.

2. Kulit Badak (Thick Skin).

Pengertian hal ini bukan menyuruh Anda berlaku sembrono dan tanpa perhitungan.  Sebagai Superstar Anda akan berani “Berjuang” untuk sebuah ide baik dan berani berkata “Tidak” bagi prioritas rendah sebuah pekerjaan.  Anda fokus pada hasil akhir daripada wacana tidak jelas dalam sebuah proyek pekerjaan.  Anda tidak perlu khawatir dengan Ketidaksopanan, Kekurangajaran yang mungkin dirasa orang lain dan tidak perlu khawatir dengan Perasaan Personal.  Berlaku Profesional hanya mempertimbangkan sisi Logika dan Nalar dan menjauhi Kepentingan Pribadi.

Orang yang berlaku Result Oriented tidak mempedulikan konflik pribadi, karena kemampuan mereka bekerjasama dengan siapapun dalam tim dan tidak melihat sisi popularitas sebagai tujuan akhir.

3. Gaya Pegas (Resilience)
Kegagalan tidak menjadikan seorang Superstar untuk mundur dan jatuh mental. Mereka akan selalu bangkit setiap menghadapi kegagalan sebuah proses A atau proses B.  Mereka memiliki kemampuan untuk kembali bergerak cepat dengan gaya sedikit santai serta menjadikan kesalahan sebagai pengalaman untuk tidak berlama-lama menghabiskan waktu introspeksi.  Ketika Anda jatuh maka hanya bangkit yang dapat membawa Anda makin Matang dan Bijaksana mencapai Kesuksesan.  Jadikan perilaku Gaya Pegas dalam setiap tindakan kesalahan Anda, artinya Kembali Bangkit dan Mencoba lagi dan lagi.

4. Rasa Memiliki (Ownership).
Kepemilikan bukan semata share saham, sehingga timbul rasa tanggung jawab dalam mengembangkan organisasi.  Ownership lebih kepada Sikap Mental setiap Individu dalam Tim untuk membangun dan mengembangkan organisasi.  Visi dan Misi Perusahaan telah menjadi prinsip kerja, Produk dan Jasa perusahaan sangat mereka pedulikan, dan Pelanggan menjadi acuan utama dalam Pikirannya.  Rasa memiliki setiap karyawan akan membawa sukses individu dan berdampak pada organisasi khususnya.  Karyawan tidak lagi berpikir 9 to 5 atau 5/7 setiap menjalani Pekerjaannya.

5. Rasa Humor (Sense of Humor)
Stress sangat mengganggu kinerja, sehingga sedikit canda dan humor dalam bekerja dapat meregangkan Tekanan Komunikasi masing-masing Individu.  Orang terbaik yang menjadi Superstar selalu membawa aura Gembira dan Canda dalam aktivitas kerja mereka.  Mereka mampu meredakan suasana tegang dan berpengaruh cukup besar terhadap Budaya Perusahaan.  Setiap Tantangan Kerja akan dilakoni dalam lingkungan Senang dan Ceria dan memberikan Semangat Positif terhadap orang sekitarnya.  Mereka membawa orang lain ingin bekerja dengan Semangat dan Rasa Humornya dalam Pekerjaan.

ikhtisar.com

Leave a Reply