Menjadi Profesional dalam Pekerjaan

Profesional berarti Anda menempatkan Diri sebagai seorang yang Mengerti dan Paham akan Tugas dan Tanggung Jawab Pekerjaan, Hubungan dan Relasi Kerja dengan Tim Lain, Serta Fokus dan Konsisten dengan Target serta Tujuan Organisasi.  Perilaku yang cenderung Individu semakin dieliminir karena tidak hanya merugikan Pribadi Sendiri namun dapat pula menjatuhkan Performa Tim.  Inilah inti dari perilaku Profesional.

Persaingan Kerja makin ketat, tidak hanya antar perusahaan namun pula diinternal perusahaan bahkan antar individu dalam sebuah Departemen.  Masing-masing Anda tentu sangat ingin Menonjol dan Menjadi Terbaik dalam Bidangnya, serta menjadi Andalan bagi Perusahaan.  Profesional menjadi kata pertama yang selalu dikedepankan dalam sebuah Konteks Pekerjaan.  Profesional mutlak menjadi Senjata Utama Anda dalam “Menjual Diri” selain Kemampuan dan Ketrampilan atau Kualitas Kerja yang Mumpuni.

be profesionalPerilaku Profesional dalam Pekerjaan tidak hanya memiliki Pengalaman dan Sertifikasi dalam sebuah Bidang Kerja.  Profesional merupakan Passion dan Energi dalam Pekerjaan untuk Memberikan dan Melayani dengan sebaik mungkin.  Memenuhi Peran dan Fungsi sehari-hari terhadap Pekerjaan adalah Implementasi arti Profesional.  Beberapa hal yang dapat Anda kembangkan lebih lanjut untuk memiliki Perilaku Profesional yakni:

1.  Miliki Pengetahuan dan Ketrampilan Khusus yang menjadikan Anda seorang Ahli.

Tingkatkan Kualitas Diri Anda dalam sebuah Bidang Pekerjaan, dan selalu ber-Komitmen untuk melakukan Pengembangan Diri.  Pada akhirnya Anda memiliki sebuah Pengetahun Khusus yang mana hanya Anda sendiri yang Cakap dan Hebat dalam urusan tersebut.

2.  Miliki Kompetensi yang membuat Anda Terampil secara Mental dan Pengetahuan.              

Kompoten artinya Anda mempunyai Ketrampilan dan Pengetahuan yang mampu menjawab Tantangan dan Tanggung Jawab Perusahaan.  Anda tidak harus memiliki banyak Pengetahuan, namun sebuah Bidang Terbaik dalam Pekerjaan cukup menjadikan Anda seorang dengan Kompetensi Tinggi.

3.  Jujur, Integritas dan Santun kepada semua Stakeholder.

Kehancuran Karir Anda tidak terjadi hanya karena tidak adanya Pengembangan Diri dan Pengetahuan mengikuti Tren Pasar, namun cenderung karena Perilaku dan Sifat Anda yang tidak sesuai Aturan dan Norma yang Berlaku.  Jujur dan Integritas dalam Pekerjaan mencerminkan Perilaku Profesional Sejati.  Anda menjaga Diri Sendiri dan Tim untuk selalu menjunjung Nilai-Nilai Perusahaan kepada Rekan, Kolega, Atasan, Pelanggan dan semua Stake holder lainnya.

4.  Bertanggung Jawab terhadap semua aspek Kehidupan.

Anda bertanggung jawab dengan semua aspek yang akan terkait Pekerjaan Anda, baik Pikiran, Perasaan dan Perilaku yang berhubungan terhadap orang lain maupun diri sendiri.  Sikap Rendah Hati dan Santun kepada Lingkungan Sekitar membuat Anda mencerminkan Profesionalisme Kerja yang Tinggi.  Alasan tidaklah menjadi Pokok Utama Anda dalam Bekerja, melainkan Pencapaian dan Kinerja sebagai Tujuan Akhir.

5.  Miliki Tujuan Pribadi.

Selain menggiring Tujuan Perusahaan tercapai, tentu dalam sebuah Pekerjaan pun Anda perlu Memiliki Hasrat dan Cita-cita yang Personal atau Pribadi.  Tujuan Pribadi membuat Anda lebih Terpacu dan Termotivasi mencapai Hasil Maksimal.  Anda akan melakukan Persiapan dan Pengaturan untuk menraih Tujuan.

6.  Miliki Gambaran Visi dan Misi tentang Pekerjaan.

Perencanaan yang baik membuat Anda siap dengan Risiko yang mungkin dihadapi.  Gambaran Jelas dari sebuah Visi Misi Kerja memberikan Anda Prioritas Waktu, Perhatian dan Fokus terhadap Tugas dan Tanggung Jawab.

Menjadi Profesional dalam Pekerjaan adalah sebuah Perilaku dan Sikap Pribadi yang secara Langsung juga akan mencerminkan Diri Anda.  Profesional dalam Bekerja tidak berarti Anda mengesampingkan Faktor Pribadi atau Tujuan Pribadi dalam Bekerja. Profesional membuat Anda Proporsional dalam Sikap dan Tanggung Jawab.

ikhtisar.com

Leave a Reply