Menjadi Manajer yang Lebih Baik dengan Cara Sederhana

Menjadi Manajer yang Lebih Baik dengan Cara Sederhana

Menjadi Manajer yang Lebih Baik dengan Cara Sederhana

Seorang profesor dari Stanford menjelaskan mengapa Anda harus segera mematikan pola Konsensus.  Menjadi manajer yang baik tidak akan mencari konsensus dalam pekerjaannya dan tidak akan berusaha memprediksi masa depan.  Banyak orang secara alamiah takut tampak bodoh, alih-alih mereka ingin tampak pintar.  Dengan demikian banyak orang akan berusaha mengikuti konsensus (yes-man) dibandingkan menyuarakan ide mereka yang terkadang kontroversial, ide yang berdampak buruk pada strategi bisnis atau lainnya.  Menjadi manajer yang lebih baik dapat Anda lakukan dengan cara sederhana, tidak perlu takut memperkaya wawasan tim Anda agar berani berpendapat berbeda dari konsensus.

Mencari Kebodohan

Jenius membuat kesalahan, Einstein misalnya, terdapat kesalahan aritmatika dalam formulanya. Banyak pula para jenius lainnya melakukan beberapa kesalahan yang mungkin mendasar.  Tapi kejeniusan mereka diakui pada akhirnya. Dalam mencari kejeniusan, carilah sistem yang menciptakan kebodohan.

Melalui sebuah kebodohan, ide-ide akan muncul jauh dari pandangan konsensus. Jika sebuah perusahaan hanya menyetujui ide-ide yang berada koridor norma umum, mungkin ide-ide yang tidak konvensional tetapi berpotensi inovatif akan hilang.

Jika Anda menemukan kebodohan dalam sebuah sistem, mungkin itulah kesempatan menjadi jenius, sebaliknya jika Anda menemukan sebuah sistem yang tidak pernah melakukan sesuatu yang bodoh, maka tidak ada cara Anda untuk mendapatkan kejeniusan.”

Carilah Argumen, Bukan Konsensus

Ketika datang kompetisi antara beberapa rencana bisnis, maka menghindari konsensus adalah pilihan terbaik. Kompetisi yang baik dalam sebuah rencana bisnis adalah rencana bisnis yang menghasilkan argumen terbesar bukan penerimaan terbesar. Misalkan, Irwin Jacobs sang pendiri Qualcomm, pembuat chip untuk aplikasi mobile, tidak ada yang berpikir bahwa chip dapat menjadi dasar teknologi yang kontroversial yakni CDMA (Code Division Multiple Access). Ini adalah sebuah ide non-konsensus dan sebuah rencana bisnis yang kontroversial. Namun hal itu berhasil, dan sekarang CDMA adalah salah satu sistem radio utama yang digunakan di setiap ponsel.

Hubungkan Titik Sejarah dan Melihat ke belakang

Steve Jobs saat berbicara di depan siswa Stanford tahun 2005 berpesan dalam ceramahnya: “Pemimpin besar adalah orang-orang yang paham bahwa bukan pekerjaan mereka untuk mengetahui masa depan, namun adalah pekerjaan mereka untuk menciptakan sistem yang menemukan masa depan itu. “

Mencoba menghubungkan titik-titik masa lalu adalah sebuah resep paralysis, tidak mudah melakukannya.  Namun inilah yang mengangkat Apple menjadi perusahaan dunia dengan mampu menyambungkan titik demi titik analisis setiap peristiwa lalu.  Jika eksekutif Apple hanya terhubung pada titik-titik ke depan dan terus berfokus pada penjualan komputer, mereka akan melewatkan kesempatan besar ini.

Mengelola beberapa Varian

Mengelola beberapa varians, memungkinkan terjadinya perubahan dan tindakan tak terduga, dan sering merupakan strategi yang baik. Jelas contohnya adalah Apple.  Anda akan melihat apa yang terjadi ketika kita mencoba untuk mengontrol proses inovasi.  

Tentu saja, mengelola beberapa varians tidak akan tepat di setiap lingkungan. Misalkan orang yang naik pesawat Anda, tentunya mereka perlu mengikuti tata cara lepas landas dan mendarat yang ditentukan.

Leave a Reply