Menjadi Favorit Nomer 1 bagi Karyawan Anda, Bolehkah…??

menjadikan Karyawan penggemar favorit Anda

Menjadikan Karyawan penggemar favorit Anda

Menggelitik rasanya saat ini para calon-calon pemimpin berusaha mencuri perhatian pengikutnya dengan berbagai macam gaya dan ragam usaha.  Mereka yang notabene belumlah dikukuhkan sebagai pemimpin sebuah organisasi akan berebut mendapatkan suara para pencari sosok pemimpin impian.  Hal ini menjadi sebuah kebiasaan yang sering Anda lihat dalam dunia politik khususnya, namun tidak pula lepas akan tampak pada sebuah organisasi bisnis.  Calon pemimpin bisnis dalam posisi mereka saat ini pun akan berupaya membangun sebuah Personal Branding untuk mempertahankan status quo dalam bisnis.  Tak jarang pula berbagai macam cara akan dilakukan agar mereka menjadi seorang dengan sosok yang diidamkan atau diandalkan.  Apakah salah jika seorang pemimpin bisnis ingin tampak berwibawa dihadapan timnya…?  Dan untuk membangun sebuah personal branding yang baik, pemimpin bisnis ingin menjadi favorit bagi karyawan dan tim mereka.  Dengan demikian diharapkan segala visi misi tim akan terbentuk dan berjalan selaras.

Perilaku Pemimpin yang hebat adalah hal yang bebas diakomodir, seperti misalkan :

  1. Mencari peluang untuk mendapatkan karyawan mereka berada pada posisi dan tindakan yang tepat, dan mengucapkan “Terima Kasih” atas kinerja mereka. Hal ini adalah sebuah kesederhanaan yang murah namun sangat berdampak kepada perhatian khusus seorang pemimpin kepada pengikutnya.
  1. Menjadi pendengar yang baik, dan ini tidak menambah sedikitpun biaya. Mendengarkan dengan perhatian yang peuh, akan membangun lingkungan saling respek dan menguntungkan.
  1. Sering berbagi pengalaman yang positif dari pelanggan, mengakui adanya kontribusi positif dari setiap karyawan dan tim.

Adanya keterikatan antara pemimpin dengan karyawan mereka akan otomatis membangun personal branding sang pemimpin tersebut.  Kondisi ini pula yang akan mengangkat moral tim menjadikan mereka sebagai penggemar pertama terhadap pemimpin tersebut.  sang pemimpin adalah favorit bagi karyawan mereka, dan hal ini tercipta secara generik bukan kondisional.  Menjadi favorit bagi karyawan Anda adalah hal yang lumrah, agar tercipta sinkronisasi dalam kinerja tim.

Leave a Reply