Meramu Formula untuk Meningkatkan Prestasi Kerja Karyawan Anda

penilaian kinerjaPerformance Appraisal atau Penilaian Kinerja sering menjadi sebuah ketakutan tersendiri bagi karyawan sebagai yang dinilai atau atasan sebagai penilai.  Terlebih jika faktor penilaian mengandung faktor subyektivitas, seperti kepemimpinan, ketertiban, perilaku dan lainnya.  Banyak faktor penilaian yang bersifat kualitatif yang menjadi rancu pada akhirnya, karena tergantung siapa yang menilai dan dinilai.

Penilaian tahunan oleh para manajer, juga merupakan tantangan bagaimana cara Anda untuk menyampaikan kepada karyawan yang kurang berhasil mencapai target dan prestasi kerja yang kurang baik?.  Sebagai pimpinan Anda perlu memberikan semangat kepada bawahan mengenai target yang sudah ditentukan. Dan Anda harus dapat merubah karyawan yang kurang produktif menjadi lebih menghasilkan, dengan cara mengetahui motivasi mereka.  Adakan sebuah sesi perbincangan empat mata dengan karyawan, dan Anda akan melihat bahwa ketulusan adalah kekuatan untuk membuat seseorang berpikir positif dan mampu meningkatkan prestasi kerjanya.

Yang Harus Anda Katakan

Jika Anda mempunyai kemampuan untuk memahami karyawan, maka mulailah dengan percakapan yang bersifat personal, dimana hal ini akan menggiring arah pembicaraan kepada target kinerja yang kurang baik.  Perbincangan dapat dimulai dengan bertanya kepada karyawan tentang perasaan mereka pada saat target tercapai.  Ini sangat penting untuk mengerti seseorang sebelum dapat mengetahui alasan apa yang membuat mereka tidak berhasil.

Jika karyawan tersebut merasa mereka sudah menyelesaikan pekerjaan dengan baik maka sangat jelas bahwa orang tersebut tidak mengerti tujuan dan tugas yang harus mereka selesaikan, atau mereka benar-benar tidak paham mengenai apa yang harus mereka lakukan.

Dengarkan secara objektif sudut pandang dari karyawan tersebut dan usahakan untuk tidak menyalahkan mereka dengan cara apapun. Buatlah keputusan mengenai apakah alasan yang mereka sampaikan pantas diterima atau tidak, baru Anda dapat menjelaskan kepada mereka sudut pandang Anda.

Mengatasi Tantangan Pribadi

Ketika seseorang tidak mencapai target saat bekerja, mungkin saja ada alasan pribadi yang dihadapi seseorang. Mungkin saja mereka memiliki masalah pribadi dengan Anda, orang lain di perusahaan, atau dengan rekan kerja satu tim.

Dalam beberapa kasus, mungkin juga ada masalah pribadi di luar pekerjaan yang mempengaruhi kehidupan bekerja seseorang. Biasanya hal ini dialami oleh beberapa orang yang kurang berpendidikan, memiliki pengalaman buruk, atau tidak memiliki emosi yang stabil. Sering kali mereka melihat hidup secara umum dan bagi mereka cukup sulit untuk mengatasi hal ini. Masalah pribadi yang belum terselesaikan memiliki pengaruh besar dalam prestasi kerja seseorang.

Satu hal lagi yang harus diperhatikan dari sisi seorang manajer adalah motivasi. Sangat bijak untuk mengetahui masalah pribadi karyawan Anda, hal ini sangat membantu ketika Anda hendak memberikan sebuah tugas kepada karyawan Anda sehingga Anda akan mengetahui apa yang dapat dan tidak dapat mereka  laksanakan.

Anda juga dapat memberikan saran kepada karyawan Anda untuk sejenak melupakan masalah pribadi yang dimiliki saat bekerja sehingga Ia dapat fokus bekerja, Anda perlu duduk bersama dan membantu mereka agar dapat membuat sebuah keputusan, termasuk untuk menyelesaikan masalah pribadi yang mereka miliki.

Dengarkan dengan Seksama

Jadilah Atasan Teman, dimana Anda berposisikan secara struktural sebagai atasan namun berlaku layaknya teman.  Sering kali seseorang sulit berbagi ide ketika akan menyelesaikan sebuah masalah karena tidak adanya orang yang dapat dipercaya.  Jika Anda dapat menyisihkan waktu untuk bawahan, sangat mungkin bagi mereka untuk menceritakan hal tersebut, karena mereka merasa bekerja kepada seseorang yang peduli.

Anda dapat menjadi seorang yang sukses merubah karyawan, departemen atau bahkan perusahaan yang tidak mencapai target menjadi sangat berhasil dengan menyisihkan waktu untuk mengerti motivasi setiap orang. Untuk dapat mewujudkan hal ini, sediakanlah waktu untuk setiap karyawan sekedar bercerita seputar masalah pekerjaan dan pribadi sehingga dapat mengarahkan target jangka pendek dan jangka panjang mereka. Anda melaksanakan sesi ini setiap semester sebagai bagian dari performance appraisal.

Leave a Reply