Belajar Menghadapi Tantangan Ketegangan dalam Kepemimpinan Tengah

Tantangan Ketegangan bagi pemimpin tengah akan memberikan beberapa pilihan untuk bertahan, keluar atau berkembang pesat.  Anda yang berada di tengah perlu belajar bagaimana meringankan ketegangan tersebut, sehingga memperjelas visi sebagai Pemimpin Tengah.  Berikut cara menghadapi tantangan ketegangan dalam Kepemimpinan 360 Derajat.

nyaman dengan posisi1.  Nyaman dengan Posisi Tengah.

Pemimpin yang bagus akan membuka jalan bagi bawahan mereka dan menciptakan momentum bagi organisasi.  Jika Anda mendapati Pemimpin Atas yang terbuka dan supportif, maka nikmatilah posisi tersebut, karena jalan kemudahan akan terbuka.  Bukankah sudah banyak kolega Anda yang berprestasi pada saat pemimpin mereka yang membuka jalan kemudahan? Selama berada di posisi tengah akan menjadi tempat yang hebat jika Anda meyakini visi dan percaya pemimpinnya.  Semakin besar pemisah antara harapan dan realitas akan makin tinggi ketegangan Anda dalam memimpin.

2.  Ketahui Apa yang harus dimiliki dan direlakan.

Cari tahu apa yang diharapkan dari Anda, sehingga akan ditemukan apa yang perlu anda pertahankan sebagai kekuasaan dan wewenang serta mana porsi yang perlu dilepaskan.  Ibarat pembagian wewenang, maka Anda akan dengan tulus menerima porsi kepemimpinan tengah, meski Anda seorang CEO sebuah perusahaan.  Belajar untuk selalu berkomunikasi dengan pemimpin Anda dan akan menyingkirkan ketegangan yang senantiasa berubah-ubah.

3.  Temukan Akses Jawaban Cepat jika terjebak di tengah.

Pemimpin tengah ibarat asisten pribadi yang harus bisa menjawab cepat jika ada pertanyaan, terlebih jika ekspektasi orang lain adalah pemimpin Anda sendiri.  Belajar mencari tahu orang yang tepat yang dapat membantu Anda sangat penting dalam hal ini, terlebih jika pemimpin Anda kurang komunikatif.  Anda akan membutuhkan waktu, akan tetapi mencari orang yang tepat untuk membantu menjadi bahan pembelajaran dalam berhubungan dengan orang lain.

4.  Jangan melanggar Posisi dan Kepercayaan Pemimpin Anda.

Ketika Anda menjadi pemimpin tengah, maka wewenang dan kekuasaan yang ada turut mencerminkan pemimpin atas.  Jika tindakan dan perilaku Anda melampaui batasan yang ada, dipastikan tingkat ketegangan akan makin kuat.  Penyalahgunaan dan pendiskreditan pemimpin Anda akan meruntuhkan kepercayaan yang telah dibangun.  Kemampuan Anda melayani pemimpin atas mengajak untuk tidak tergoda bertindak yang merugikan.

5.  Temukan cara mengurangi Ketegangan.

Anda tidak akan pernah bisa menghapus tekanan dari ketegangan, jadi perlu mempelajari untuk menguranginya. Menjadi pemimpin tengah mengajarkan kepada Anda untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak ingin Anda terima dari Pemimpin Atas.  Jika perasaan dan emosi yang tinggi secara alamiah menggoda Anda, maka tuangkan dalam sebuah observasi dan arsip tulisan.  Hal ini akan menjernihkan pikiran, mencegah pelanggaran kepercayaan pemimpin, dan mengingatkan Anda akan hikmah dan manfaat dari kesalahan pemimpin.  Carilah sarana pelyaluran yang akan mengurangi ketegangan Anda dalam memimpin, seperti olah raga, jogging, rekreasi dan lainnya.

Tidak ada yang mengatakan Kepemimpinan Tengah akan mudah, namun yang perlu dilakukan adalah belajar mengatasi ketegangannya, menanggulangi rintangan dan memanfaatkan keuntungan dan pekuang yang ada.

ikhtisar.com

Leave a Reply