Mendorong Inovasi dari Karyawan Anda, tambahkan Angin dalam Balon mereka

tambahkan angin dalam balon karyawan andaBerdasarkan hasil penelitian dijelaskan bahwa 20 sampai 67 persen budaya atau iklim kreativitas dalam organisasi selalu disebabkan oleh perilaku kepemimpinan.  Tanpa adanya perilaku pemimpin yang mendukung kegiatan kreatif maka jangan diharapkan akan banyak terjadi inovasi yang dilakukan karyawan Anda.  Sebagai seorang manajer Anda tidak dapat menyalahkan perusahaan, terlebih jika Anda sendiri belum memberikan ruang kreativitas bagi tim Anda.

Mendorong inovasi karyawan harus dimulai dari keinginan Anda menambahkan angin bagi balon mereka, sehingga dengan caranya masing-masing mereka akan memperbesar balon tersebut.  Berikut dikutip dari about.com bagaimana cara Anda mendorong budaya inovasi karyawan.

1.  Jangan Letuskan, namun tambahkan angin bagi balon mereka

Saat karyawan datang dengan sebuah ide, maka jangan Anda langsung menentang dan menolak masukan mereka.  Hal ini sama dengan meletuskan balon yang mereka pegang.  Sebagai pemimpin organisasi, Anda perlu tambahkan angin dalam balon mereka, sehingga mereka akan bekerja membuat balonnya semakin besar.

2.  Berikan waktu kepada mereka untuk berinovasi

Banyak cara meningkatkan kemampuan inovasi, diantaranya dengan memberikan waktu untuk bekerja atau terlibat proyek diluar tugas utama mereka.  Semisal Anda dapat melibatkan karyawan dalam proyek Customer Services, meski mereka adalah seorang yang ahli dalam bidang Informasi Teknologi.

3.  Dorong karyawan Anda untuk bergaul dengan orang lain

Dengan melibatkan mereka kepada tim lain, selain membuka wawasan baru karyawan, cara ini juga akan mendorong mereka mau bergaul dan beradaptasi dengan orang lain.  Pergaulan diluar lingkungan mereka akan menambah pola piker, sudut pandang dan ide-ide baru.  Dan akhirnya akan membangkitkan gairah melakukan perubahan yang positif, yakni inovasi.

4.  Biasakan menggunakan ungkapan positif

Anda sebagai supervisor dari tim perlu melatih ungkapan dan pernyataan yang positif, semisal pernyataan “Hal ini tidak akan berhasil..!” dapat digantikan dengan ungkapan “Sampai saat ini masih belum berhasil, kira-kira bagaimana…?”.  Ungkapan positif tidak akan mematikan karakter karyawan Anda, namun akan menambah semangat mereka untuk melihat lebih jauh factor keberhasilan yang harus dicari.

5.  Tetapkan ekspektasi yang realistis agar inovasi tercapai

Inovasi tidak mudah diterima, dan hal ini perlu ditegaskan kepada karyawan Anda, sehingga dapat menerima kenyataan bahwa hanya 1 dari 5 ide mereka yang diakui.  Dengan meyakinkan target realistis terhadap inovasi yang mereka lakukan, akan membuat karyawan tidak mudah frustasi dengan penolakan, dan akan tetap melakukan kegiatan kreatif dan inovatif.

6.  Jadikan kegagalan sebagai pembelajaran

Keberhasilan atau kesuksesan jarang terjadi dalam sekali percobaan, dan kesuksesan merupakan rangkaian langkah-langkah gagal yang tidak berhenti, namun bangkit dan kembali mencoba dengan cara lain.  Jika karyawan Anda gagal dengan usaha mereka, tanyakan apakah yang sudah mereka pelajari dari pengalaman tersebut, dan dorong mereka melakukan perbaikan dimasa mendatang.

7.  Berikan wewenang kepada karyawan Anda

Wewenang dan delegasi merupakan cara paling efektif membangun sebuah budaya inovatif. Karyawan Anda akan termotivasi jika memperoleh otonomi dalam melakukan sesuatu dengan cara mereka. Setiap manajer perlu belajar memberikan wewenang kepada tim mereka bekerja sebaik mungkin dengan cara masing-masing, karena bukan tidak mungkin cara tersebut akan menjadi lebih baik.

8.  Berikan Pelatihan

Inovasi tidak lahir begitu saja sebagai anugerah, namun merupakan sebuah perilaku yang dapat dilatih.  Untuk itulah Anda perlu memberikan kesempatan pelatihan yang mendorong sikap dan perilaku inovasi kepada karyawan Anda.

9.  Tanyakan sesuatu yang dapat mendorong inovasi

Berikanlah pertanyaan-pertanyaan yang menjadi sebuah alasan bagi mereka untuk berpikir dan berlaku inovatif dan kreatif. Pertanyaan seperti “Apakah yang ingin Anda raih dalam tahun ini?”, “Apakah manfaatnya jika Anda meraih apa yang diimpikan?”.  Pertanyaan tersebut akan membuat karyawan Anda tertantang melakukan sebuah inovasi.

10.  Berikan kesempatan pada mereka hadir dalam seminar

Seminar akan menambah wawasan karyawan Anda menghadapi orang-orang selain lingkungan mereka.  Ini menjadi sebuah stimulus bagi pencarian ide dan saran baru dengan semakin dalamnya mereka menggali perspektif lain.

11.  Dorong karyawan Anda mengamati pelanggan

Cara ini adalah untuk melatih konsep “Design Thinking”, yakni Anda memberikan kesempatan kepada karyawan untuk memperbaiki kemampuan analisa terhadap pelanggan.

Inovasi adalah sebuah budaya, yang dimulai dari masing-masing individu. Perilaku ini akan menjadi sebuah budaya perusahaan manakala masing-masing pemimpin menjadikannya sebagai perilaku masing-masing.  Mendorong inovasi karyawan Anda dimulai dengan memberikan angin tambahan pada balon mereka.

Leave a Reply