Mendefinisikan Jenjang Karir untuk mencari Aktualisasi

mendefinisikan jenjang karir anda
Jenjang Karir Profesional Anda

Mendefinisikan Jenjang Karir bagi setiap karyawan adalah langkah awal membangun karir yang cermerlang.  Jenjang karir terdiri dari bermacam urutan posisi pekerjaan yang Anda lakukan.  Dengan adanya jenjang karir yang jelas seseorang akan mampu merangkai sebuah perencanaan karir.

Rencana Karir akan terdiri dari rencana jangka pendek dan tujuan jangka panjang yang mengarahkan Anda pada karir ideal, sementara Jenjang Karir meliputi berbagai pekerjaan yang melangkahkan diri Anda pada tujuan dan sasaran.  Mendefinisikan Jenjang Karir akan berpulang pada tujuan Anda dalam bekerja, entah sebagai karyawan profesional ataupun karyawan mandiri (wirausaha).  Pada kesempatan ini kita akan membahas jenjang karir dalam dunia kerja profesional (baca:karyawan)

Apakah yang termasuk dalam Jenjang Karir

Mendefinisikan Jenjang Karir tidak melulu harus seperti sebuah tangga yang lurus atau mengarah langsung pada tujuan.  Secara tradisional Jenjang Karir menyiratkan sebuah pertumbuhan vertikal atau keuntungan yang Anda peroleh pada tingkatan atau posisi lebih tinggi.  Jenjang karir bisa pula berupa pergerakan Anda didalam maupun diluar industri sejenis.

Jenjang Karir yang Anda tapaki bisa dimulai dari satu perusahaan dan berakhir pada perusahaan lain.  Bisa pula Anda memulainya sejak lulus sekolah, kemudian pensiun pada perusahaan yang sama. Rata-rata setiap individu dapat berganti pekerjaan sebanyak 10 sampai 15 kali dalam karir profesionalnya.

Hal tersebut akan melibatkan mereka dalam berbagai posisi yang berbeda pada industri yang mungkin berbeda pula.  Tak jarang pula seseorang merencanakan memulai kembali karir dari bawah setelah berada pada posisi tertentu.  Jenjang karir dirancang sedemikian untuk memberikan kepuasan dan nilai lebih kepada individu mencapai tujuan dari pilihan karir mereka.

Jenjang Karir dapat berupa Jabatan, Pangkat dan Golongan yang Anda peroleh saat ini.  Mungkin Jabatan Anda sama dengan rekan lainnya, namun karena Anda senior, maka Pangkat Anda bisa lebih tinggi dari mereka. Pun demikian dengan Golongan, dimana setiap pangkat mempunyai sub-golongan tertentu yang berbeda.

Jenjang Karir dalam Organisasi

Jenjang karir dalam organisasi kadang-kadang menjadi bagian dalam program pengembangan karyawan oleh perusahaan.  Seorang karyawan akan didampingi oleh supervisornya dan tim sumber daya manusia (Human Capital) untuk membahas pengembangan karir para pekerja.

Konteks yang akan dibahas dalam Pengembangan Karir akan meliputi Penilaian Kinerja, Kompetensi (Pengetahuan dan Ketrampilan), Pendidikan Tambahan dan Pelatihan.  Namun banyak pula kasus bahwa seseorang akan mengembangkan dan mengaktualisasikan jenjang karir tanpa bantuan dari atasan mereka.

Mereka melakukan eksplorasi secara mandiri atau melibatkan konsuler independen.  Mereka mampu melakukan assessment mandiri untuk persiapan promosi.  Garis besarnya dalam sebuah pencapaian karir ideal, dituntut inisiatif dan kreativitas Anda selaku pekerja.  Mentor atau Perusahaan hanya alat bantu yang menyediakan Platform untuk dimanfaatkan.

Beberapa contoh Jenjang Karir

Perlu Anda pahami bahwa setiap jenjang karir (baca : posisi dan fungsi) mempunyai berbagai macam perbedaan jenis pekerjaan.  Dan perlu dipahami pula bahwa jenjang karir seseorang akan mengarah langsung pada jenis pekerjaan tertentu yang membawa setiap individu tersebut pada tangga karir mereka.

Namun terkadang pula Anda akan bekerja pada beberapa jenis industri yang berbeda, dimana hal ini terjadi karena Anda memilih melakukan perubahan karir.  Mendefiniskan Jenjang Karir akan bergerak simultan sesuai posisi kerja Anda saat ini dan kelak.

Berikut beberapa jenjang karir yang dapat Anda jadikan acuan dalam membangun karir ideal, meski akan ada beberapa perbedaan pada jenis organisasi atau perusahaan tertentu.

  • Administration          : Administrative Assistant – Executive Assistant – Office Manager
  • Advertising                : Advertising Account Coordinator – Assistant Account Executive – Account Executive – Major Account Executive
  • Communications      : Public Relations Assistant – Public Relations Representative – Assistant Director of Public Relations – Director of Communications
  • Customer Services   : Customer Service Representative – Inside Salesperson – Outside Salesperson – Major Account Salesperson – Regional Sales Manager
  • Editorial                     : Editorial Assistant – Assistant Editor – Associate Editor – Editor – Senior Editor – Editorial Director
  • Education                  : Teacher – Master Teacher – Curriculum Coordinator – Assistant Principal – Principal
  • Engineering               : Junior Engineer – Senior Engineer – Project Manager – Engineering Consultant
  • Human Resources    : Human Resources Assistant – Interviewer – Benefits Assistant – Benefits Specialist – Assistant Director of Human Resources – Director of Human Resources
  • Sales to Marketing    : Salesperson – MBA – Assistant Brand Manager – Brand Manager – Group Manager – Marketing Director

Mendefinisikan Jenjang Karir sejak awal akan memudahkan Anda membuat Perencanaan Karir.  Career Path yang sudah didefinisikan akan memberikan gambaran yang jelas apa yang harus Anda lakukan, seperti :

  • 1. Jenis Pelatihan Ketrampilan
  • 2. Posisi dan Fungsi Jabatan yang Ideal
  • 3. Proyek Inisiatif Kerja yang dapat dikembangkan
  • 4. Manajemen dan Kepemimpinan

Semakin jelas Anda mendefinisikan jenjang karir idaman, akan semakin gamblang rencana kerja Anda selanjutnya.  Baik rencana kerja pribadi maupun tim yang Anda pimpin.

Leave a Reply