Inilah Cara Anda Memotivasi Diri Bekerja Lebih Keras

Cara memotivasi diri bekerja lebih keras
Cara memotivasi diri bekerja lebih keras

Kerja keras adalah SYARAT utama dalam sebuah keberhasilan atau sukses, INDIVIDU ataupun ORGANISASI.  Inilah cara Anda memotivasi diri bekerja lebih keras, agar TUJUAN dapat diraih sesuai HARAPAN.

Hampir dapat dipastikan seluruh orang sukses di dunia akan berujar bahwa TIDAK ADA JALAN PINTAS meraih SUKSES atau KARIR puncak.  Pertanyaannya adalah : Sejauh mana Anda mampu melakukan hal-hal KREATIF, INOVATIF dan EFEKTIF agar tidak banyak energi terbuang percuma.

Kerja keras atau lebih tepatnya kerja cerdas butuh MOTIVASI DIRI.  Dan sifatnya KERJA KERAS adalah WAJIB serta KERJA CERDAS itu adalah PERLU.  Kerja keras artinya Anda tetap KONSISTEN dan KOMITMEN dengan alur proses.  Sedangkan kerja cerdas artinya Anda melakukannya dengan BAIK dan BENAR.

Dengan adanya kerja keras nan cerdas maka Anda cukup mengalokasikan 20% WAKTU untuk mencapai 80% HASIL.  Cara ini tentunya sudah tidak asing, yakni dikenal dengan : Konsep PARETO.  Alokasikan sumber daya terbaik Anda sebanyak 20% untuk mengejar hasil 80%.

Selanjutnya Bagaimana Anda memotivasi diri bekerja lebih keras demi hasil lebih OPTIMAL.  Semua berpulang kepada masing-masing individu untuk memulainya.  Berikut beberapa saran sederhana yang dapat Anda berdayakan mencapai KINERJA terbaik.

1.  Perjelas TUJUAN (Goals) Anda

Sudah bukan teori asing lagi, jika Anda ingin memulai sesuatu maka selalu diawali dengan TUJUAN atau GOALS.  Tujuan perlu diinterpretasikan secara JELAS, agar arahan kerja keras Anda berada pada jalur yang tepat.  Pekerjaan yang tidak ada arah tujuan, hanya akan mubadzir dan sia-sia.

Perilaku EFEKTIF satu diantaranya berguna untuk memperjelas tujuan akhir Anda.  Tanpa tujuan yang jelas maka Anda hanya melakukan hal yang sia-sia.  Tujuan yang jelas, sebagaimana ajaran dari Stephen Covey mengenai Perilaku Efektif Manusia, “Memulai dari Tujuan Akhir”, akan memperjelas gambaran Road Map Anda mencapai tujuan.  Pada akhirnya tujuan akan memperkuat MOTIVASI kerja Anda.

2.  Jaga JASMANI Anda

Proses adalah perjalanan WAKTU dan PIKIRAN.  Mungkin berlangsung singkat, namun terkadang harus berjalan hingga bertahun lamanya.  Ini mengapa Anda perlu menjaga jasmani agar tetap FIT dan BUGAR.  Jasmani adalah pondasi dasar berpikir SEHAT dan CERDAS.

Terkadang masalah dalam bekerja bukan MENTAL, namun kondisi fisik Anda.   Mungkin Anda termasuk orang dengan fisik yang tidak cukup mendukung bekerja dalam waktu lama.  Atau kondisi fisik yang belum maksimal dapat juga berpengaruh pada motivasi Anda bekerja lebih keras.

Menjaga performa FISIK atau jasmani akan sangat menunjang kinerja Anda lebih baik.  Memotivasi diri bekerja lebih keras dimulai dengan menjaga tubuh Anda tetap sehat.  Dapat dijelaskan bahwa dalam Jasmani yang Sehat akan terdapat Jiwa yang Kuat, Mens Sana in Corpore Sano.

3.  Pikirkan PERILAKU daripada Motivasi

Motivasi adalah sumber daya yang terbatas, artinya bisa datang dan pergi kapan saja.  Sehingga lebih bijak jika Anda menjadikan sebuah kebiasaan atau PERILAKU dalam bekerja dibandingkan mencari motivasi.  Anda dapat memulai dengan KEBIASAAN kecil yang berpengaruh pada PRODUKTIVITAS Anda, dibandingkan membangun motivasi untuk mengerjakan sesuatu yang besar.

Kebiasaan yang Anda lakukan secara rutin lebih mampu menunjang performa dibandingkan sekedar membaca buku atau mendengar pengalaman sukses orang lain. Lakukan tindakan NYATA, jangan hanya BERMIMPI dengan lamunan.  Secara tidak langsung rutinitas (gerakan OTOT dan OTAK) Anda memotivasi diri bekerja lebih baik dan lebih efisien.

4.  Carilah KETIDAKNYAMANAN

Aneh rasanya jika Anda keluar dari zona nyaman.  Dan banyak orang yang akan berkomentar sinis jika Anda meninggalkan zona nyaman Anda.  Namun dalam konteks membangun diri dan memotivasi diri bekerja lebih cerdas, tentu Anda perlu keluar dari ZONA NYAMAN.  Comfort Zone sangat mematikan KREATIVITAS Anda dalam jangka panjang.

Keluarlah dari zona nyaman Anda.  Dengan begitu jalan menuju SUKSES akan lebih terbuka dibandingkan Anda bertahan pada situasi kondisi sekarang.  Saat Anda keluar dari kenyamanan, ALAM BAWAH SADAR mendorong Anda berpikir lebih CERDAS.

Ketidaknyamanan akan melatih pola pikir KREATIF dan PRODUKTIF, dan “memaksa” Anda bertahan mencapai tujuan akhir. Comfort Zone hanya akan mematikan paradigma Anda secara pasti meski perlahan.  Carilah zona nyaman Anda dalam ketidaknyamanan. Hal ini akan selalu membuat sel otak kreatif Anda berkembang dan berpikir.

5.  APRESIASI atau HUKUM diri Anda

Sebuah cara memotivasi diri bekerja yang cukup antimainstream.  Jika Anda selesai dengan sebuah pekerjaan, wajar jika Anda melakukan SELEBRASI.  Nonton, Beli Buku, Makan atau Traktiran Teman, adalah hal yang biasa.  Namun, bagaimana jikalau Anda gagal mencapai target?  Apakah Anda siap dengan “hukuman” dari diri sendiri?  Ini menjadi sebuah pertanyaan yang perlu dipahami.

Meski Anda bekerja untuk diri sendiri, namun tidak ada salahnya jika Anda memberikan Reward atau Punishment.  Reward and Punishment tidak hanya berlaku bagi perusahaan atau organisasi, namun dapat diterapkan pada diri sendiri, dan ini salah satu cara efektif melatih diri Anda terhadap sikap KONSISTEN dan KOMITMEN.

Jika Anda sukses maka Anda berhak atas hadiah, dan jika Anda gagal, maka Anda wajib menerima sanksi.  Komitmen pada diri sendiri sangat sulit dan berat diterapkan,  sehubungan banyak alasan bisa menjadi dasarnya.  Akan tetapi saat Anda membangun sebuah sukses sejati, maka KOMITMEN adalah formula pastinya.

Leave a Reply