Bagaimana Anda bisa Memicu Motivasi Kerja

memicu motivasi kerja
memicu motivasi kerja

Bagaimana Anda bisa Memicu Motivasi Kerja terlebih pada hari Senin. Dimana hari ini menjadi hari pertama yang menuntut USAHA Besar dan NIAT Kuat selepas berakhir pekan. Motivasi kerja Anda sangat berperan mengangkat moral tim dan kinerja perusahaan pada umumnya. Jika Anda tampak tidak menikmati Senin pagi, tampak lesu dan kuyu, tentu memberikan ASPEK NEGATIF pada rekan kerja atau anak buah Anda.

Terkadang untuk membuat staf terlibat aktif, mungkin Anda sering tergoda untuk sekadar ‘menjual’ alasan kepada mereka agar bergairah tentang PERAN kerjanya. Namun demikian pendekatan ini sangat tidak mungkin berhasil. “Karyawan terbaik terbaik dimotivasi oleh pekerjaan yang ada MANFAAT baginya: pekerjaan yang memberi MAKNA pada kehidupan mereka atau mengembangkan KETRAMPILAN mereka, “Profesor Randall S Peterson, Ahli dalam Perilaku Organisasi di London Business School.

Beberapa hal tersebut diatas yang mendasari Motivasi Kerja tim Anda adalah sangat penting. Dimana saat ini mengingat pertumbuhan pada bidang jasa ekonomi: orang menjadi benar-benar ASET organisasi yang paling penting. Jadi untuk sukses, keterlibatan karyawan tidak pernah lebih penting dari lainnya.

Sebuah studi kasus yang dilakukan oleh London Business School, yang dipimpin oleh Profesor Peterson, menemukan bahwa di antara 1200 lebih manajer dan pemimpin bisnis dari seluruh dunia yang ikut serta, keterlibatan karyawan adalah masalah terbesar yang membuat para pemimpin terbangun di malam hari.

Jadi untuk sukses, KETERLIBATAN KARYAWAN tidak pernah lebih penting dari lainnya

Sebagai langkah awal, para manajer dapat memfokuskan diskusi tim pada hal disekitar:

  • Bagaimana setiap Proyek Kerja bisa bermakna;
  • Bagaimana masing-masing INDIVIDU memberikan KONTRIBUSI unik bagi tim; dan,
  • Peran yang dimainkan tim dalam sebuah organisasi dalam mencapai tujuan organisasi secara keseluruhan.

Pendekatan semacam itu bisa sangat penting dalam mengembangkan apa yang disebut ‘Motivasi Intrinsik’, yaitu jenis motivasi yang memanfaatkan dorongan INTERNAL, ENERGI dan DEDIKASI alami orang-orang. Dorongan dari dalam lebih EFEKTIF membangun kinerja tim dalam jangka panjang. Meski sebagai seorang pemimpin Anda perlu membuat STIMULAN agar mereka tetap mampu MOTIVATIF dalam bekerja.

“Jika orang benar-benar percaya pada NILAI PEKERJAAN yang mereka lakukan, mereka akan memegang kekuasaan di tangan mereka. Namun cerjemahan sederhananya adalah, karyawan HARUS merasa nyaman dengan pekerjaan dan kontribusi mereka terhadap sesuatu yang lebih BESAR dan BERMAKNA, “jelas Profesor Peterson.

Sesuatu yang hanya menjadi sebuah GUGUR KEWAJIBAN, tidak akan berdampak signifikan bagi keterlibatan dan kontribusi mereka. Peranan manajemen organisasi sangat krusial mencari tahu pola dan formula mengembangkan MOTIVASI KERJA secara menyeluruh.

Terdapat tujuh LANGKAH KUNCI berdasarkan penelitian yang ada dan TERBUKTI dapat meningkatkan kinerja tim dan orang-orang kunci di dalamnya.

#1. DESAIN PEKERJAAN

Dapatkah Anda merancang ulang atau menyesuaikan pekerjaan agar sesuai dengan setiap INDIVIDU dan NILAI serta PREFERENSI mereka? Dapatkah Anda menambahkan atau mengurangi bagian pekerjaan dan menetapkannya kembali agar sesuai dengan individu yang berada dalam peran sekarang? Anda perlu memahami apa yang memotivasi setiap individu anggota tim dalam pekerjaannya.

#2. PELATIHAN

Keterampilan apa yang dibutuhkan atau diinginkan orang ini yang bisa Anda berikan? Berpikirlah berbeda tentang latihan yang dimaksud: tidak harus formal. Ada cara bagus untuk melatih tim Anda – coba pikirkan, misalnya, seperti Mentoring Terbalik (Reverse Mentoring) dan Kerja Bayangan (Job Shadowing).

Berpikirlah berbeda tentang latihan yang dimaksud: TIDAK HARUS FORMAL

#3. PARTISIPASI dalam pengambilan KEPUTUSAN

Dapatkah Anda menyertakan anggota tim dalam pengambilan keputusan untuk kelompok atau organisasi? Atau paling tidak berkonsultasi dengan mereka tentang keputusan penting? Apakah Anda menggunakan hasil survei karyawan? Dengan adanya keterlibatan karyawan dalam sebuah pengambilan keputusan, sedikit banyak membuat karyawan merasa berperan dalam perusahaan. Dan ini secara tidak langsung mengangkat MORAL dan MOTIVASI KERJA mereka.

#4. SELEKSI yang KUAT

Apakah mereka menghormati, menghargai atau bahkan mengagumi teman tim mereka dan ingin bekerja dengan mereka? Apakah karyawan baru berbagi NILAI yang sama dengan karyawan yang ada? Jika Anda ingin membangun Tim Kerja yang Solid, maka proses pemilihan calon karyawan perlu disikapi dengan seksama. Karyawan baru bisa menambah motivasi kerja rekan kerjanya, namun bisa juga membawa kemunduran bagi Budaya Perusahaan.

#5. PERLAKUAN terhadap KINERJA BURUK

Apakah ada proses yang memungkinkan Anda untuk memindahkan orang-orang yang kurang produktif? Mereka dapat menjadi sandungan dalam kinerja tim secara keseluruhan, maka harus ada perlakuan khusus terhadap mereka dengan kinerja buruk.

Penilaian kinerja adalah salah satu MOMEN penting bagi karyawan. Mereka berharap mendapatlkan nilai apresiasi terbaik, sehingga berharap bisa naik gaji cukup tinggi atau BONUS lebih dari kinerja mereka. Dan ketika ada penilaian yang tidak seimbang karena kinerja buruk seseorang, maka bisa dikhawatirkan terjadi KONFLIK atau ISU KEPERCAYAAN terhadap manajemen.

#6. Aturan yang JELAS dan TRANSPARAN

Apakah semua orang memiliki peraturan yang sama dengan imbalan yang diberikan? Disinilah kebijakan Sumber Daya Manusia yang jelas (HR) berperan. Apakah orang-orang Anda merasakan KEADILAN di dalam kantor? Jika tidak, temukan mengapa mereka menganggapnya tidak adil dan lakukan apa yang Anda bisa untuk memperbaiki ketidaksetaraan yang NYATA atau yang DIHARAPKAN. Persepsi bahwa SISTEM’ itu wajar sangat penting.

#7. Bayaran KOMPETITIF

Apakah gaji mereka sejajar dengan apa yang bisa mereka dapatkan di tempat lain? Ini bukan berarti Anda harus, atau bahkan ingin, menjadi pembayar terbaik di industri Anda. Ingat, uang bukanlah satu-satunya kekuatan yang memotivasi, dan bagi kebanyakan orang yang berpenghasilan baik, ternyata penghasilan pun bukanlah yang sangat efektif.

Motivasi Kerja bermacam sumbernya, dan kebanyakan dari hasil penelitian memang tidak menempatkan Uang atau Salary sebagai nomer satu. Banyak hal lain yang lebih dari sekedar uang menjadi faktor utama Motivasi Kerja seseorang.

Baca juga : Apa yang menjadi Motivasi Kerja setiap Karyawan

Survei yang dilakukan oleh London Business School terhadap 1248 direktur senior dan eksekutif, benar menegaskan bahwa kebanyakan pemimpin perusahaan sering terbangun di tengah malam demi untuk kelangsungan bisnis sebab faktor manusia. Survei ini berasal hampir tiga perempatnya dari organisasi global, perusahaan multinasional dan perusahaan besar.

Jelas bahwa MANUSIA menjadi menjadi aset terpenting seiring dengan KONTRIBUSI dan KETERLIBATAN mereka dalam perusahaan. Sebagai pemimpin tim, Anda perlu menyikapi tujuh langkah diatas untuk membangun tim yang solid dimulai dengan membuat setiap individu punya Motivasi Kerja yang kuat.

Leave a Reply