Berikut Petunjuk bagi Perusahaan Anda dalam Membuat Manajemen Kinerja

Ketika Anda berbicara mengenai performance management, tentu tidak mudah dikaitkan dengan istilah sederhana atau simpel. Bukan berarti tidak bisa, namun hal yang jauh lebih penting daripada berpikir menyederhanakan performance management, adalah mempraktikkan teori, atau eksekusi dan implementasi di lapangan. Suatu strategi hanya akan berhasil ketika Anda melibatkan kerja keras, program yang terdesain baik, pemimpin dengan keterampilan dan tanggung jawab dalam mengembangkan talenta dan kinerja.

Untuk membuat sistem performance management menjadi lebih simpel, hal pertama yang harus dilakukan adalah fokus pada fondasi dasar. Apakah fondasi tersebut? Di antaranya adalah hard work, alignment, knowledge design, implementasi yang hati-hati, pengukuran dan peningkatan yang berkelanjutan. Adanya fondasi tersebut dimaksudkan untuk memastikan bahwa program yang direncanakan berjalan sesuai dengan hasil yang diinginkan.

Setelah fundamental terbentuk dengan baik, selanjutnya adalah langkah tepat yang dapat diimplementasikan untuk membuat performance management menjadi lebih simpel sebagaimana dikutip dari portalhr.com, yaitu:

1. Tetapkan Tujuan (Set Goals)

Anda perlu memastikan goal dari performance Anda secara jelas dan intensif. Apakah Anda hanya akan mengisi sepanjang tahun dengan program, atau lebih dari itu, meningkatkan kinerja? Hanya dengan menentukan tujuan yang jelas maka hasilnya dapat diukur.

manajemen kinerja2. Komunikasi yang Intensif (Intensive Communication)

Performance Management adalah sebuah proses komunikasi, mengomunikasikan ekspektasi kinerja, values, behavior dan reward. Ada satu hal yang sangat penting untuk diingat, yang pertama adalah memprioritaskan hal-hal yang penting dan dengan jelas mengomunikasikan ekspektasi Anda akan kinerja mereka.

3. Mulai dari Hal kecil, lalu Bertumbuh (Small Things then Growth)

Membangun pondasi yang kuat memang perlu waktu yang panjang, tapi tanpa itu semua, semua program yang Anda rencanakan akan kolaps. Jadi, tidak ada memulainya dari hal kecil, misalnya memberikan guidance atau mengajari karyawan, mengevaluasi hasilnya dan pelan-pelan membangun seiring berjalannya waktu.

4. Pengembangan Ketrampilan Anggota Team (Skill Development)

Performance management adalah proses dua arah, jadi karyawan pun harus terlibat secara aktif dan sebagai pimpinan Anda harus memberdayakan mereka. Jika hal itu tidak terjadi, maka proses performance management tidak akan efektif. Lihatlah apa yang menjadi ekspektasi dari karyawan yang aktif dan ajarkan pada mereka bagaimana meraihnya. Mereka akan melihat Anda sebagai seorang pemimpin yang bertanggung jawab.

5. Pengembangan Ketrampilan Kepemimpinan (Leadership Skills)

Bagaimanapun juga, seorang performance manager harus memiliki skill untuk memberikan bimbingan dan mengajari anak buahnya ketika mereka memerlukan bantuan. Dari pengalaman, seorang leader akan belajar, baik mengenai cara mengelola talent maupun hal-hal teknis mengenai program yang dicanangkan perusahaan.

6. Keterlibatan Pemimpin Atas (Leader Engagement)

Dalam sebuah perusahaan , terdapat beberapa level manager yang paling dekat dengan staff yakni line manager atau supervisor. Supervisor ini harus memastikan bahwa manager di level atasnya juga tahu apa yang dilakukan staffnya. Sehingga, kesalahan-kesalahan yang dilakukan bisa diperbaiki bersama dan staff memiliki standar kualitas sesuai kebutuhan.

7. Pengukuran terhadap Program (Monitoring and Measurement)

Jika Anda sudah menetapkan tujuan yang jelas untuk program-program yang ingin Anda raih, maka akan lebih mudah bagi Anda untuk mengukurnya. Tujuan akhirnya bukan semata-mata untuk mendapatkan data, tetapi untuk melihat apakah kinerja talent Anda bertumbuh atau tidak.

Seorang leader yang baik akan terus melakukan obeservasi, mencari insight dari kolega maupun konsumen, dan terlibat dalam program-program yang dicanangkan perusahaan. Jarang sekali ada kepemimpinan yang berhasil dengan menciptakan program-program yang tidak memerlukan keterlibatan pemimpin.

ikhtisar.com

Leave a Reply