6 Strategi untuk Membentuk Motivasi Kerja Tinggi

Strategi untuk Membentuk Motivasi Kerja Tinggi
Strategi untuk Membentuk Motivasi Kerja Tinggi

Motivasi kerja tinggi menjadi HARAPAN dan KEINGINAN semua karyawan.  Dengan adanya motivasi kerja maka rasa BOSAN akan teratasi.  Manusia pasti memiliki titik JENUH dalam tiap aktivitas rutin mereka. Contohnya karena pekerjaan yang berulang dilakukan setiap hari. Hal ini bila dibiarkan akan mengakibatkan seseorang tidak cocok lalu berusaha BERHENTI dari pekerjaannya tanpa alasan jelas. 6 Strategi membentuk motivasi kerja tinggi ini diharapkan bisa membantu Anda tetap PRODUKTIF bekerja.

Anda bisa mengerjakan beberapa hal yang dapat meningkatkan MOTIVASI. Beberapa tips strategi untuk meningkatkan motivasi kerja yang disarankan wisebread akan menjadi pemahaman Anda :

(1) Melihat TUJUAN Kerja

Kembali kepada TUJUAN Anda bekerja untuk apa. Apakah pemenuhan kehidupan hidup keluarga, memberikan fungsi kepada masyarakat, atau mengembangkan POTENSI daerah. Pilihan itu menjadi HAK dan KEWAJIBAN Anda diawal.

Jika tujuan sudah jelas, maka hal itu langsung menciptakan MOTIVASI yang lebih tinggi agar tetap semangat untuk bekerja.  Tanpa tujuan yang jelas, motivasi Anda pun tidak akan GAMBLANG.  Perhatikan tujuan dan CITA-CITA Anda bekerja dan jadikan itu sebagai landasan BERPIKIR dan BERTINDAK setiap harinya.  Niscaya Anda akan selalu tampil penuh semangat dalam bekerja meski menjadi rutinitas harian.

(2) Memberikan PENGHARGAAN kepada Diri Sendiri

Meskipun telah bekerja, beberapa orang terkadang mencoba menghemat BIAYA dengan alasan masih tinggal di kosan atau biaya hidup tinggi sehingga tidak bisa MENABUNG. Keadaan ini juga bisa membuat Anda jenuh dalam bekerja.

Agar dapat mengatasinya, cobalah untuk membuat APRESIASI terhadap diri sendiri.  Anda pantas untuk mendapatkan pelayanan spesial dengan makan enak, melakukan terapi, dan segala bentuk penghargaan diri lainnya.  Me Time adalah salah satu bagian dari penghargaan kepada diri sendiri.  Dengan waktu luang Anda dapat melakukan INTROSPEKSI terhadap pekerjaan Anda, dan dampaknya akan membuka wawasan.  Wawasan yang terbuka pasti menjadi jalan untuk berkembang dalam pekerjaan.

(3) Buat Sesuatu itu MENYENANGKAN

Rutinitas membuat seseorang merasa jenuh dan bosan. Tugas Anda adalah bagaimana melakukan rutinitas dengan semangat dan ceria.  Untuk mengatasinya Anda bisa membuat hal-hal tersebut menjadi menyenangkan dan menantang.

Misalnya, membuat persaingan sendiri antara Anda dengan rekan kerja. Tentu dalam konteks POSITIF, dan ada kesepakatan bahwa ini hanya “permainan”.  Anda juga bisa bersenda gurau sejenak untuk menghilangkan kejenuhan dengan rekan sembari “menjadikan” pekerjaan sebagai bahan candaan.  Dan banyak lainnya, semata agar Anda tetap ENJOY dalam bekerja.

(4) Ingat ALASAN Bekerja Anda

Membentuk motivasi kerja tinggi setiap saat adalah PR berat bagi semua karyawan.  Situasi INTERNAL dan EKSTERNAL pasti berubah kapanpun.  Diperlukan adanya strategi mengatur RITME dan IRAMA kerja bagi setiap orang untuk tetap termotivasi.

Hampir sama dengan nomor (1) tentang tujuan bekerja, ALASAN bekerja adalah hal yang lebih FILOSOFIS untuk menggugah semangat bekerja. Alasan seperti agar tidak MALU bertemu dengan mertua, IRI dengan orang lain atau ingin hidup NYAMAN merupakan alasan yang terlalu NAIF.

Ciptakan alasan yang lebih kuat misalnya, mampu berdayaguna bagi KELUARGA, atau KARIR sebagai aktualisasi diri, atau BELAJAR membangun perusahaan sendiri kelak.

(5) KONTROL Apa yang Anda Bisa

Kejenuhan juga berasal dari pekerjaan itu sendiri, padahal seharusnya dikerjakan secara tim. Untuk mengatasinya, Anda bisa memulai MEMILIH dan MEMILAH apa yang jadi tanggungjawab Anda dan mana yang bisa dilimpahkan.

Hal ini akan mendorong Anda tetap punya motivasi kerja tinggi dengan cara yang benar.  INSTRUKSI dan DELEGASI dalam pekerjaan memudahkan Anda BERPIKIR dan BERTINDAK lebih efektif atau strategis.  Pekerjaan Anda dan tim akan lebih terkontrol dan termonitor lebih baik.  Masing-masing fungsi punya PERAN seimbang dan sebanding.

(6) Buat RENCANA “B”

Tidak semua rencana dapat berhasil Anda realisasikan. Bahkan beberapa rencana membawa Anda pada kerugian, sehingga jenuh melakukan pekerjaan yang sama.

Jangan berhenti pada satu rencana proyek kerja, ketika Anda bisa menjalankan beberapa rencana.  Tidak semua PLANNING berjalan mulus, adakalanya Anda perlu melakukan perubahan.  Perubahan ini pun harus dibuatkan RENCANA “B” sebagai bahan cadangan.  Hal tersebut akan memberikan harapan baru dan mempertahankan motivasi kerja tinggi Anda.

Leave a Reply